<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serukan Boikot 25 Produk Terafiliasi Israel, PMII Tegaskan Dukungan untuk Palestina</title><description>PMII menyerukan aksi boikot terhadap 25 merek global asing yang dinilai memiliki afiliasi terhadap Israel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/26/1/3126231/serukan-boikot-25-produk-terafiliasi-israel-pmii-tegaskan-dukungan-untuk-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/26/1/3126231/serukan-boikot-25-produk-terafiliasi-israel-pmii-tegaskan-dukungan-untuk-palestina"/><item><title>Serukan Boikot 25 Produk Terafiliasi Israel, PMII Tegaskan Dukungan untuk Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/26/1/3126231/serukan-boikot-25-produk-terafiliasi-israel-pmii-tegaskan-dukungan-untuk-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/26/1/3126231/serukan-boikot-25-produk-terafiliasi-israel-pmii-tegaskan-dukungan-untuk-palestina</guid><pubDate>Rabu 26 Maret 2025 20:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/26/1/3126231/pmii-dK5l_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PMII menyerukan aksi boikot terhadap 25 merek global yang dinilai memiliki afiliasi terhadap Israel. (Foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/26/1/3126231/pmii-dK5l_large.jpg</image><title>PMII menyerukan aksi boikot terhadap 25 merek global yang dinilai memiliki afiliasi terhadap Israel. (Foto: dok ist)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;&amp;ndash; Dukungan solidaritas bela Palestina terus mengalir dari masyarakat Indonesia. Baru-baru ini, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII),&amp;nbsp;organisasi mahasiswa Islam terkemuka, menyerukan aksi boikot terhadap 25 merek global&amp;nbsp; asing yang dinilai memiliki afiliasi terhadap&amp;nbsp;Israel.&#13;
&#13;
Seruan ini disampaikan dalam forum &amp;ldquo;Ngaji Pergerakan&amp;rdquo; yang digelar di Sekretariat PB PMII, Jakarta, pada Selasa (25/03/2025). Aksi tersebut merupakan respons atas meningkatnya agresi Israel di Jalur Gaza selama bulan Ramadan.&#13;
&#13;
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PMII, M. Irkham Tamrin menuturkan di saat kita sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan, terjadi kembali serangan Israel terhadap saudara-saudara kita di Jalur Gaza.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irkham menyesalkan tindakan Israel yang dianggap melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Hamas di Gaza yang berlaku sejak 15 Januari 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasa solidaritas kami langsung terbangun, dan kami mengajak kita semua untuk sama-sama mengecam kejahatan ini dan memboikot produk-produk yang mendukung kejahatan ini,&amp;quot; kata Irkham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, boikot ini tak hanya sekadar aksi simbolis, melainkan langkah konkret untuk memberikan tekanan ekonomi kepada perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan Israel.&#13;
&#13;
PMII menyusun daftar 25 merek yang dinilai berkontribusi terhadap ekonomi Israel, berdasarkan kriteria yang disebutkan dalam Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023.&#13;
&#13;
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Arif Fahruddin, mendukung gerakan ini. Menurutnya, seruan tersebut sejalan dengan MUI perihal kewajiban bagi umat Islam untuk ikut serta dalam gerakan boikot produk-produk Israel dan yang terafiliasi dengan Israel.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irkham juga menjelaskan bahwa daftar 25 merek layak boikot itu sudah melalui kajian dan diskusi, baik di internal PMII maupun dengan berbagai pihak lain.&#13;
&#13;
PMII menetapkan lima kriteria produk terafiliasi Israel dari MUI, seperti (1) saham mayoritas dan pengendali berafiliasi dengan Israel; (2) pemegang saham pengendali adalah entitas asing dengan bisnis aktif di Israel; (3) pengendali perusahaan mendukung politik genosida dan agresi Israel; (4) nilai produsen bertentangan dengan nilai luhur agama, Pancasila, dan UUD 1945, seperti LGBT, terorisme, ultraliberalisme); (5) perusahaan dan induk globalnya mempertahankan investasi di Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengeluarkan daftar boikot dan mendesak umat Islam di seluruh Indonesia, dari kota hingga desa, dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk bersatu memboikot produk-produk global yang kami identifikasi berkontribusi pada perekonomian Israel dan kebijakan luar negeri negara-negara Barat,&amp;quot; ujar Irkham.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;&amp;ndash; Dukungan solidaritas bela Palestina terus mengalir dari masyarakat Indonesia. Baru-baru ini, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII),&amp;nbsp;organisasi mahasiswa Islam terkemuka, menyerukan aksi boikot terhadap 25 merek global&amp;nbsp; asing yang dinilai memiliki afiliasi terhadap&amp;nbsp;Israel.&#13;
&#13;
Seruan ini disampaikan dalam forum &amp;ldquo;Ngaji Pergerakan&amp;rdquo; yang digelar di Sekretariat PB PMII, Jakarta, pada Selasa (25/03/2025). Aksi tersebut merupakan respons atas meningkatnya agresi Israel di Jalur Gaza selama bulan Ramadan.&#13;
&#13;
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PMII, M. Irkham Tamrin menuturkan di saat kita sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan, terjadi kembali serangan Israel terhadap saudara-saudara kita di Jalur Gaza.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irkham menyesalkan tindakan Israel yang dianggap melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Hamas di Gaza yang berlaku sejak 15 Januari 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasa solidaritas kami langsung terbangun, dan kami mengajak kita semua untuk sama-sama mengecam kejahatan ini dan memboikot produk-produk yang mendukung kejahatan ini,&amp;quot; kata Irkham.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, boikot ini tak hanya sekadar aksi simbolis, melainkan langkah konkret untuk memberikan tekanan ekonomi kepada perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan Israel.&#13;
&#13;
PMII menyusun daftar 25 merek yang dinilai berkontribusi terhadap ekonomi Israel, berdasarkan kriteria yang disebutkan dalam Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023.&#13;
&#13;
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Arif Fahruddin, mendukung gerakan ini. Menurutnya, seruan tersebut sejalan dengan MUI perihal kewajiban bagi umat Islam untuk ikut serta dalam gerakan boikot produk-produk Israel dan yang terafiliasi dengan Israel.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Irkham juga menjelaskan bahwa daftar 25 merek layak boikot itu sudah melalui kajian dan diskusi, baik di internal PMII maupun dengan berbagai pihak lain.&#13;
&#13;
PMII menetapkan lima kriteria produk terafiliasi Israel dari MUI, seperti (1) saham mayoritas dan pengendali berafiliasi dengan Israel; (2) pemegang saham pengendali adalah entitas asing dengan bisnis aktif di Israel; (3) pengendali perusahaan mendukung politik genosida dan agresi Israel; (4) nilai produsen bertentangan dengan nilai luhur agama, Pancasila, dan UUD 1945, seperti LGBT, terorisme, ultraliberalisme); (5) perusahaan dan induk globalnya mempertahankan investasi di Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengeluarkan daftar boikot dan mendesak umat Islam di seluruh Indonesia, dari kota hingga desa, dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk bersatu memboikot produk-produk global yang kami identifikasi berkontribusi pada perekonomian Israel dan kebijakan luar negeri negara-negara Barat,&amp;quot; ujar Irkham.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
