<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wartawan Perempuan Diduga Dibunuh, DPR: Usut Tuntas!</title><description>Dave meminta agar seluruh pihak bersabar untuk menunggu hasil penyidikan dari aparat kepolisian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/26/337/3126051/wartawan-perempuan-diduga-dibunuh-dpr-usut-tuntas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/26/337/3126051/wartawan-perempuan-diduga-dibunuh-dpr-usut-tuntas"/><item><title>Wartawan Perempuan Diduga Dibunuh, DPR: Usut Tuntas!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/26/337/3126051/wartawan-perempuan-diduga-dibunuh-dpr-usut-tuntas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/26/337/3126051/wartawan-perempuan-diduga-dibunuh-dpr-usut-tuntas</guid><pubDate>Rabu 26 Maret 2025 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/26/337/3126051/pembunuhan-C41R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wartawan Perempuan Tewas Diduga Dibunuh, DPR: Usut Tuntas!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/26/337/3126051/pembunuhan-C41R_large.jpg</image><title>Wartawan Perempuan Tewas Diduga Dibunuh, DPR: Usut Tuntas!</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyoroti meninggalnya Juwita (23), wartawan perempuan di tepi Jalan Kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Korban tewas diduga dibunuh.&#13;
&#13;
Politikus&amp;nbsp;Partai Golkar ini mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hinagga tuntas. Tujuannya, kata dia, agar tak ada kecurigaan terhadap meninggalnya wartawati tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para APH wajib untuk mengusut hingga tuntas hingga tdk ada kecurigaan dan saling tuduh,&amp;quot; terang Dave saat dihubungi, Rabu (26/3/2026).&#13;
&#13;
Namun demikian, Dave meminta agar seluruh pihak bersabar untuk menunggu hasil penyidikan dari aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebaiknya tunggu dulu sampai ada penyidikan yang menunjukan kemana arah tindakan ini,&amp;quot; pungkas Dave.&#13;
&#13;
Sebelumnya, seorang wartawati ditemukan tewas di tepi jalan Kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.&#13;
&#13;
Korban Juwita (23) merupakan jurnalis salah satu media online yang bertugas di wilayah Kota Banjarbaru. Jasad korban ditemukan Sabtu (22/3/2025) dengan posisi tergeletak di samping sepeda motornya.&#13;
&#13;
Tidak ada bekas luka bekas kecelakaan. Diperoleh informasi, barang pribadi seperti tas dan handphone korban hilang.&#13;
&#13;
Kapolres Banjarbaru, AKP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, masih menyelidiki kematian korban yang dinilai penuh kejanggalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap terang kasus kematian jurnalis ini,&amp;rdquo; katanya, selasa (25/3).&#13;
&#13;
Sementara itu, Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) persiapan Banjarmasin, Rendy Tisna mendesak polisi bekerja maksimal dan terbuka dalam menangani kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menyeru kepada semua jurnalis di Kalimantan Selatan agar berkolaborasi dalam mengungkap fakta yang sebenarnya sebagai nilai kontrol sosial,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyoroti meninggalnya Juwita (23), wartawan perempuan di tepi Jalan Kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Korban tewas diduga dibunuh.&#13;
&#13;
Politikus&amp;nbsp;Partai Golkar ini mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hinagga tuntas. Tujuannya, kata dia, agar tak ada kecurigaan terhadap meninggalnya wartawati tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para APH wajib untuk mengusut hingga tuntas hingga tdk ada kecurigaan dan saling tuduh,&amp;quot; terang Dave saat dihubungi, Rabu (26/3/2026).&#13;
&#13;
Namun demikian, Dave meminta agar seluruh pihak bersabar untuk menunggu hasil penyidikan dari aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebaiknya tunggu dulu sampai ada penyidikan yang menunjukan kemana arah tindakan ini,&amp;quot; pungkas Dave.&#13;
&#13;
Sebelumnya, seorang wartawati ditemukan tewas di tepi jalan Kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.&#13;
&#13;
Korban Juwita (23) merupakan jurnalis salah satu media online yang bertugas di wilayah Kota Banjarbaru. Jasad korban ditemukan Sabtu (22/3/2025) dengan posisi tergeletak di samping sepeda motornya.&#13;
&#13;
Tidak ada bekas luka bekas kecelakaan. Diperoleh informasi, barang pribadi seperti tas dan handphone korban hilang.&#13;
&#13;
Kapolres Banjarbaru, AKP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, masih menyelidiki kematian korban yang dinilai penuh kejanggalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap terang kasus kematian jurnalis ini,&amp;rdquo; katanya, selasa (25/3).&#13;
&#13;
Sementara itu, Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) persiapan Banjarmasin, Rendy Tisna mendesak polisi bekerja maksimal dan terbuka dalam menangani kasus tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menyeru kepada semua jurnalis di Kalimantan Selatan agar berkolaborasi dalam mengungkap fakta yang sebenarnya sebagai nilai kontrol sosial,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
