<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1.824 Aparat Gabungan Kawal Demo Tolak UU TNI di Gedung DPR Hari Ini</title><description>Sebanyak 1.824 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari mahasiswa dan sejumlah aliansi terkait penolakan pengesahan Undang-Undang TNI.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/27/338/3126330/1-824-aparat-gabungan-kawal-demo-tolak-uu-tni-di-gedung-dpr-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/27/338/3126330/1-824-aparat-gabungan-kawal-demo-tolak-uu-tni-di-gedung-dpr-hari-ini"/><item><title>1.824 Aparat Gabungan Kawal Demo Tolak UU TNI di Gedung DPR Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/27/338/3126330/1-824-aparat-gabungan-kawal-demo-tolak-uu-tni-di-gedung-dpr-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/27/338/3126330/1-824-aparat-gabungan-kawal-demo-tolak-uu-tni-di-gedung-dpr-hari-ini</guid><pubDate>Kamis 27 Maret 2025 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/27/338/3126330/1824_aparat_gabungan_kawal_demo_tolak_uu_tni_di_gedung_dpr_hari_ini-z9kb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">1.824 Aparat Gabungan Kawal Demo Tolak UU TNI di Gedung DPR Hari Ini (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/27/338/3126330/1824_aparat_gabungan_kawal_demo_tolak_uu_tni_di_gedung_dpr_hari_ini-z9kb_large.jpg</image><title>1.824 Aparat Gabungan Kawal Demo Tolak UU TNI di Gedung DPR Hari Ini (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 1.824 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari mahasiswa dan sejumlah aliansi terkait penolakan pengesahan Undang-Undang (UU) TNI di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari Mahasiswa dan beberapa Aliansi, kami melibatkan 1.824 personel gabungan,&amp;quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Kamis (27/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susatyo menuturkan, personel gabungan tersebut dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mencegah massa aksi masuk ke dalam Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Untuk pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI bersifat situasional. Susatyo menyebut, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan.&#13;
&#13;
Selain itu, Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak memprovokasi dan terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di sekitaran Gedung DPR RI,&amp;quot; ucap Susatyo.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata dan tetap menghargai massa aksi yang akan menyampaikan pendapatnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, pada Kamis 20 Maret 2025. DPR RI mengesahkan RUU TNI. Pengesahan itu pun menuai kritikan dan polemi di berbagai kalangan, termasuk mahasiswa.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 1.824 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari mahasiswa dan sejumlah aliansi terkait penolakan pengesahan Undang-Undang (UU) TNI di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat dari Mahasiswa dan beberapa Aliansi, kami melibatkan 1.824 personel gabungan,&amp;quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Kamis (27/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susatyo menuturkan, personel gabungan tersebut dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk mencegah massa aksi masuk ke dalam Gedung DPR RI.&#13;
&#13;
Untuk pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI bersifat situasional. Susatyo menyebut, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan.&#13;
&#13;
Selain itu, Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak memprovokasi dan terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di sekitaran Gedung DPR RI,&amp;quot; ucap Susatyo.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata dan tetap menghargai massa aksi yang akan menyampaikan pendapatnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, pada Kamis 20 Maret 2025. DPR RI mengesahkan RUU TNI. Pengesahan itu pun menuai kritikan dan polemi di berbagai kalangan, termasuk mahasiswa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
