<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Sesar Sagaing Pemicu Gempa Dahsyat M7,7 yang Merusak Bangkok, Membentang 1.200 Km di Myanmar</title><description>Gempa bumi dahsyat mengguncang Myanmar yang turut dirasakan dan menghancurkan bangunan di Bangkok, Thailand pada Jumat 28 Maret 2025 waktu setempat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/29/337/3127143/mengenal-sesar-sagaing-pemicu-gempa-dahsyat-m7-7-yang-merusak-bangkok-membentang-1-200-km-di-myanmar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/29/337/3127143/mengenal-sesar-sagaing-pemicu-gempa-dahsyat-m7-7-yang-merusak-bangkok-membentang-1-200-km-di-myanmar"/><item><title>Mengenal Sesar Sagaing Pemicu Gempa Dahsyat M7,7 yang Merusak Bangkok, Membentang 1.200 Km di Myanmar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/29/337/3127143/mengenal-sesar-sagaing-pemicu-gempa-dahsyat-m7-7-yang-merusak-bangkok-membentang-1-200-km-di-myanmar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/29/337/3127143/mengenal-sesar-sagaing-pemicu-gempa-dahsyat-m7-7-yang-merusak-bangkok-membentang-1-200-km-di-myanmar</guid><pubDate>Sabtu 29 Maret 2025 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/29/337/3127143/gempa-zPoY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangunan runtuh di Thailand akibat gempa (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/29/337/3127143/gempa-zPoY_large.jpg</image><title>Bangunan runtuh di Thailand akibat gempa (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi dahsyat mengguncang Myanmar yang turut dirasakan dan menghancurkan bangunan di Bangkok, Thailand pada Jumat 28 Maret 2025 waktu setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa Sesar Sagaing menjadi pemicu gempa dahsyat tersebut. Sesar aktif itu membentang 1.200 kilometer dari Utara ke Selatan Myanmar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesar ini sangat aktif secara tektonik dan menjadi salah satu sumber gempa potensial di wilayah tersebut. Beberapa kota besar yang dilalui oleh Sesar Sagaing antara lain: Mandalay, Sagaing, Naypyidaw, Bago, dan Yangon. Sesar ini memberi risiko yang besar bagi kota-kota tersebut,&amp;quot; ujar Daryono kepada wartawan, Sabtu (29/3/2025).&#13;
&#13;
Daryono menambahkan Sesar Sagaing memiliki mekanisme geser manganan (dextral strike-slip) dengan laju pergeseran cukup signifikan sekitar 18&amp;ndash;22 mm per tahun. Sesar ini merupakan bagian dari sistem tektonik yang membatasi Lempeng India dan Lempeng Sunda, sehingga memiliki aktivitas seismik yang sangat signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesar Sagaing di Myanmar telah beberapa kali memicu gempa besar yang menyebabkan kerusakan signifikan dan korban jiwa sangat besar, yaitu gempa dahsyat pada: 1931 (M7,5) 1946 (M7,3 dan M7,7) 1956: (7,0) 2012: (M6,8) 2025: (M7,7),&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gempa kekuatan M7,6 mengguncang Mandalay, Myanmar pada Jumat 28 Maret 2025 pukul 13.20 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,6 dengan episenter terletak pada koordinat 21,76&amp;deg; LU; 95,83&amp;deg; BT, pada kedalaman 10 Km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sagaing,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi dahsyat mengguncang Myanmar yang turut dirasakan dan menghancurkan bangunan di Bangkok, Thailand pada Jumat 28 Maret 2025 waktu setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa Sesar Sagaing menjadi pemicu gempa dahsyat tersebut. Sesar aktif itu membentang 1.200 kilometer dari Utara ke Selatan Myanmar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesar ini sangat aktif secara tektonik dan menjadi salah satu sumber gempa potensial di wilayah tersebut. Beberapa kota besar yang dilalui oleh Sesar Sagaing antara lain: Mandalay, Sagaing, Naypyidaw, Bago, dan Yangon. Sesar ini memberi risiko yang besar bagi kota-kota tersebut,&amp;quot; ujar Daryono kepada wartawan, Sabtu (29/3/2025).&#13;
&#13;
Daryono menambahkan Sesar Sagaing memiliki mekanisme geser manganan (dextral strike-slip) dengan laju pergeseran cukup signifikan sekitar 18&amp;ndash;22 mm per tahun. Sesar ini merupakan bagian dari sistem tektonik yang membatasi Lempeng India dan Lempeng Sunda, sehingga memiliki aktivitas seismik yang sangat signifikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesar Sagaing di Myanmar telah beberapa kali memicu gempa besar yang menyebabkan kerusakan signifikan dan korban jiwa sangat besar, yaitu gempa dahsyat pada: 1931 (M7,5) 1946 (M7,3 dan M7,7) 1956: (7,0) 2012: (M6,8) 2025: (M7,7),&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Gempa kekuatan M7,6 mengguncang Mandalay, Myanmar pada Jumat 28 Maret 2025 pukul 13.20 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,6 dengan episenter terletak pada koordinat 21,76&amp;deg; LU; 95,83&amp;deg; BT, pada kedalaman 10 Km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sagaing,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
