<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>29 WNI di Filipina Ditangkap Terkait Online Scam, Dipulangkan ke Indonesia</title><description>Sebanyak 29 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap otoritas keamanan Filipina diduga terlibat judi online dan online scam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/30/337/3127358/29-wni-di-filipina-ditangkap-terkait-online-scam-dipulangkan-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/30/337/3127358/29-wni-di-filipina-ditangkap-terkait-online-scam-dipulangkan-ke-indonesia"/><item><title>29 WNI di Filipina Ditangkap Terkait Online Scam, Dipulangkan ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/30/337/3127358/29-wni-di-filipina-ditangkap-terkait-online-scam-dipulangkan-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/30/337/3127358/29-wni-di-filipina-ditangkap-terkait-online-scam-dipulangkan-ke-indonesia</guid><pubDate>Minggu 30 Maret 2025 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/30/337/3127358/online_scam-DgnQ_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Online Scam</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/30/337/3127358/online_scam-DgnQ_large.JPG</image><title>Online Scam</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 29 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap otoritas keamanan Filipina diduga terlibat judi online dan online scam. Seluruh WNI itu dipulangkan ke Indonesia untuk dilakukan pendataan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam rangka melaksanakan penjemputan repatriasi 29 orang (Warga Negara Indonesia Bermasalah) yang merupakan pekerja judi online/online scam pada Perusahaan Kanlaon Tower, Pasay City, Metro Manila,&amp;rdquo; kata Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko melalui keterangannya, Minggu (30/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untung menjelaskan, pemulangan 29 WNI tersebut dilakukan pada Sabtu (29/3), pukul 23.00 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka semua ditangkap oleh otoritas keamanan Filipina karena melakukan aktivitas judi online dan online scam yang merupakan perbuatan illegal dan dilarang oleh Pemerintah Filipina,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, Polri akan melakukan pendataan atau asesmen guna mengetahui kronologi serta motif 29 orang tersebut pergi ke Filipina.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya terhadap ke 29 orang ini kami lakukan pendalaman dan memisahkan antara korban dan pelaku,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 29 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap otoritas keamanan Filipina diduga terlibat judi online dan online scam. Seluruh WNI itu dipulangkan ke Indonesia untuk dilakukan pendataan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam rangka melaksanakan penjemputan repatriasi 29 orang (Warga Negara Indonesia Bermasalah) yang merupakan pekerja judi online/online scam pada Perusahaan Kanlaon Tower, Pasay City, Metro Manila,&amp;rdquo; kata Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko melalui keterangannya, Minggu (30/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untung menjelaskan, pemulangan 29 WNI tersebut dilakukan pada Sabtu (29/3), pukul 23.00 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka semua ditangkap oleh otoritas keamanan Filipina karena melakukan aktivitas judi online dan online scam yang merupakan perbuatan illegal dan dilarang oleh Pemerintah Filipina,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, Polri akan melakukan pendataan atau asesmen guna mengetahui kronologi serta motif 29 orang tersebut pergi ke Filipina.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya terhadap ke 29 orang ini kami lakukan pendalaman dan memisahkan antara korban dan pelaku,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
