<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg, 198 Ribu Kendaraan Melintas</title><description>Puncak arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg terjadi pada H-2 atau Sabtu (29/3/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/30/525/3127271/puncak-arus-mudik-di-jalur-nagreg-198-ribu-kendaraan-melintas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/03/30/525/3127271/puncak-arus-mudik-di-jalur-nagreg-198-ribu-kendaraan-melintas"/><item><title>Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg, 198 Ribu Kendaraan Melintas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/03/30/525/3127271/puncak-arus-mudik-di-jalur-nagreg-198-ribu-kendaraan-melintas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/03/30/525/3127271/puncak-arus-mudik-di-jalur-nagreg-198-ribu-kendaraan-melintas</guid><pubDate>Minggu 30 Maret 2025 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/30/525/3127271/arus_mudik_di_jalur_nagreg_meningkat-nNK5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arus Mudik di Jalur Nagreg Meningkat (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/30/525/3127271/arus_mudik_di_jalur_nagreg_meningkat-nNK5_large.jpg</image><title>Arus Mudik di Jalur Nagreg Meningkat (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Puncak arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg terjadi pada H-2 atau Sabtu (29/3/2025). Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, total kendaraan yang melintas mencapai 198.277 unit, meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 163.945 unit pada periode yang sama.&#13;
&#13;
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengatakan, bahwa lonjakan kendaraan mulai terasa sejak H-4 atau Kamis (27/3), dengan total 128.774 kendaraan. Kemudian, pada H-3 atau Jumat (28/3), angka ini naik drastis menjadi 193.998 kendaraan, sebelum mencapai puncaknya di H-2.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(Puncak arus mudik) sudah terjadi di H-2 kemarin dengan total 198.277 kendaraan dari dua arah, yakni 142.620 kendaraan ke arah Garut/Tasikmalaya dan 55.657 kendaraan ke arah Bandung,&amp;rdquo; ujar Eric saat dikonfirmasi, Minggu (30/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski puncak arus mudik telah terlewati, hingga H-1 atau Minggu (30/3) pagi, jalur Nagreg masih dipadati pemudik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut data terbaru menunjukkan 44.998 kendaraan masih melintas, meski volumenya mulai menurun dibandingkan hari sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi ini atau H-1 lebaran, jumlah total kendaraan yang melintas itu 44.998, dengan 36.618 kendaraan melintasi Nagreg menuju arah Garut atau Tasik, dan 8.380 kendaraan yang menuju ke Bandung yang terjadi penurunan volume kendaraan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Eric menyebut, saat volume arus lalu lintas mengalami lonjakan sempat terjadi kepadatan di jalur Nagreg lantaran adanya aktivitas pabrik dan pasar tumpah di daerah Limbangan, Kabupaten Garut.&#13;
&#13;
Kendati demikian, kondisi lalu lintas secara keseluruhan masih terkendali dengan pengaturan dari petugas di lapangan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Puncak arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg terjadi pada H-2 atau Sabtu (29/3/2025). Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, total kendaraan yang melintas mencapai 198.277 unit, meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 163.945 unit pada periode yang sama.&#13;
&#13;
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo mengatakan, bahwa lonjakan kendaraan mulai terasa sejak H-4 atau Kamis (27/3), dengan total 128.774 kendaraan. Kemudian, pada H-3 atau Jumat (28/3), angka ini naik drastis menjadi 193.998 kendaraan, sebelum mencapai puncaknya di H-2.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(Puncak arus mudik) sudah terjadi di H-2 kemarin dengan total 198.277 kendaraan dari dua arah, yakni 142.620 kendaraan ke arah Garut/Tasikmalaya dan 55.657 kendaraan ke arah Bandung,&amp;rdquo; ujar Eric saat dikonfirmasi, Minggu (30/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski puncak arus mudik telah terlewati, hingga H-1 atau Minggu (30/3) pagi, jalur Nagreg masih dipadati pemudik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut data terbaru menunjukkan 44.998 kendaraan masih melintas, meski volumenya mulai menurun dibandingkan hari sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi ini atau H-1 lebaran, jumlah total kendaraan yang melintas itu 44.998, dengan 36.618 kendaraan melintasi Nagreg menuju arah Garut atau Tasik, dan 8.380 kendaraan yang menuju ke Bandung yang terjadi penurunan volume kendaraan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Eric menyebut, saat volume arus lalu lintas mengalami lonjakan sempat terjadi kepadatan di jalur Nagreg lantaran adanya aktivitas pabrik dan pasar tumpah di daerah Limbangan, Kabupaten Garut.&#13;
&#13;
Kendati demikian, kondisi lalu lintas secara keseluruhan masih terkendali dengan pengaturan dari petugas di lapangan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
