<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Kedua Lebaran 1,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta</title><description>Jumlah tersebut kata dia, berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/01/337/3127630/hari-kedua-lebaran-1-9-juta-kendaraan-keluar-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/01/337/3127630/hari-kedua-lebaran-1-9-juta-kendaraan-keluar-jakarta"/><item><title>Hari Kedua Lebaran 1,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/01/337/3127630/hari-kedua-lebaran-1-9-juta-kendaraan-keluar-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/01/337/3127630/hari-kedua-lebaran-1-9-juta-kendaraan-keluar-jakarta</guid><pubDate>Selasa 01 April 2025 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/01/337/3127630/mudik-G0j4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hari Kedua Lebaran 1,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/01/337/3127630/mudik-G0j4_large.jpg</image><title>Hari Kedua Lebaran 1,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta</title></images><description>JAKARTA - Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryononugroho menyebut,&amp;nbsp;kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi hingga Selasa (1/4/2025) pagi. Tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar Jakarta pada masa mudik Lebaran Idul Fitri 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan,&amp;quot; kata Kakorlantas, Selasa (1/4/2025).&#13;
&#13;
Jumlah tersebut kata dia,&amp;nbsp;berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka tersebut meningkat 25,5% terhadap arus lalin pada hari normal.&#13;
&#13;
Kemudian, jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5% dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 726.565 kendaraan atau meningkat 139,1% dari lalu lintas di hari normal. Namun jumlah itu menurun 0,4% dibanding pada masa mudik 2024,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Kemudian, untuk lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak, lanjut dia, ada sebanyak 491.987 kendaraan pemudik. Jumlah tersebut lebih rendah -38% dibanding masa mudik 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedangkan lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan. Jumlah itu meningkat 3,3% dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibanding pada masa mudik 2024,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka tersebut lebih rendah 0,3% dibanding hari normal dan lebih tinggi 5,7% dibanding mudik Lebaran 2024.&#13;
&#13;
Agus menambahkan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat itu ada 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumlah tersebut 63,1% lebih tinggi dibanding hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibanding masa mudik 2024,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryononugroho menyebut,&amp;nbsp;kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi hingga Selasa (1/4/2025) pagi. Tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar Jakarta pada masa mudik Lebaran Idul Fitri 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan,&amp;quot; kata Kakorlantas, Selasa (1/4/2025).&#13;
&#13;
Jumlah tersebut kata dia,&amp;nbsp;berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka tersebut meningkat 25,5% terhadap arus lalin pada hari normal.&#13;
&#13;
Kemudian, jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5% dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 726.565 kendaraan atau meningkat 139,1% dari lalu lintas di hari normal. Namun jumlah itu menurun 0,4% dibanding pada masa mudik 2024,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Kemudian, untuk lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak, lanjut dia, ada sebanyak 491.987 kendaraan pemudik. Jumlah tersebut lebih rendah -38% dibanding masa mudik 2024.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedangkan lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan. Jumlah itu meningkat 3,3% dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibanding pada masa mudik 2024,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka tersebut lebih rendah 0,3% dibanding hari normal dan lebih tinggi 5,7% dibanding mudik Lebaran 2024.&#13;
&#13;
Agus menambahkan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat itu ada 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumlah tersebut 63,1% lebih tinggi dibanding hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibanding masa mudik 2024,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
