<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target Rampung Tahun Ini, Wamendagri Sebut Dewan Kawasan Aglomerasi Masih Digodok</title><description>Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menyampaikan perkembangan terkini terkait Dewan Kawasan Aglomerasi. Ia menyebutkan, konsep Dewan Kawasan Aglomerasi masih digodok.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/02/337/3127841/target-rampung-tahun-ini-wamendagri-sebut-dewan-kawasan-aglomerasi-masih-digodok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/02/337/3127841/target-rampung-tahun-ini-wamendagri-sebut-dewan-kawasan-aglomerasi-masih-digodok"/><item><title>Target Rampung Tahun Ini, Wamendagri Sebut Dewan Kawasan Aglomerasi Masih Digodok</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/02/337/3127841/target-rampung-tahun-ini-wamendagri-sebut-dewan-kawasan-aglomerasi-masih-digodok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/02/337/3127841/target-rampung-tahun-ini-wamendagri-sebut-dewan-kawasan-aglomerasi-masih-digodok</guid><pubDate>Rabu 02 April 2025 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/02/337/3127841/kemendagri-g1Il_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamendagri Bima Arya (Foto: Riyan Rizki Roshali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/02/337/3127841/kemendagri-g1Il_large.jpg</image><title>Wamendagri Bima Arya (Foto: Riyan Rizki Roshali/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menyampaikan perkembangan terkini terkait Dewan Kawasan Aglomerasi. Ia menyebutkan, konsep Dewan Kawasan Aglomerasi masih digodok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedang digodok, sedang digodok di Kemendagri,&amp;rdquo; kata Bima Arya di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).&#13;
&#13;
Mantan Wali Kota Bogor itu mengungkapkan pemerintah sedang meminta masukan dari berbagai pihak dan pakar. Ia mengatakan, kewenangan Dewa Aglomerasi harus jelas dan tak berbenturan dengan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita minta masukan juga dari Pemerintah Provinsi Jakarta, Jawa Barat, karena kan terkait semua. Ini urgent sebetulnya, karena menangani masalah-masalah lingkungan, bencana, ini di sini. Perencanaan di sini. Tapi kan kewenangan harus jelas. Jangan juga berbenturan dengan pemerintah daerah sekitar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan proses audiensi juga belum dilakukan. Tetapi, dia menargetkan pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi rampung di tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tahun inilah mudah-mudahan,&amp;quot; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menyampaikan perkembangan terkini terkait Dewan Kawasan Aglomerasi. Ia menyebutkan, konsep Dewan Kawasan Aglomerasi masih digodok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sedang digodok, sedang digodok di Kemendagri,&amp;rdquo; kata Bima Arya di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).&#13;
&#13;
Mantan Wali Kota Bogor itu mengungkapkan pemerintah sedang meminta masukan dari berbagai pihak dan pakar. Ia mengatakan, kewenangan Dewa Aglomerasi harus jelas dan tak berbenturan dengan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita minta masukan juga dari Pemerintah Provinsi Jakarta, Jawa Barat, karena kan terkait semua. Ini urgent sebetulnya, karena menangani masalah-masalah lingkungan, bencana, ini di sini. Perencanaan di sini. Tapi kan kewenangan harus jelas. Jangan juga berbenturan dengan pemerintah daerah sekitar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan proses audiensi juga belum dilakukan. Tetapi, dia menargetkan pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi rampung di tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tahun inilah mudah-mudahan,&amp;quot; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
