<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korlantas Klaim Jumlah Kecelakaan Arus Mudik Menurun, Korban Tewas Turun Sampai 28%</title><description>Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso menyatakan jumlah kecelakaan dalam arus mudik 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/03/337/3128078/korlantas-klaim-jumlah-kecelakaan-arus-mudik-menurun-korban-tewas-turun-sampai-28</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/03/337/3128078/korlantas-klaim-jumlah-kecelakaan-arus-mudik-menurun-korban-tewas-turun-sampai-28"/><item><title>Korlantas Klaim Jumlah Kecelakaan Arus Mudik Menurun, Korban Tewas Turun Sampai 28%</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/03/337/3128078/korlantas-klaim-jumlah-kecelakaan-arus-mudik-menurun-korban-tewas-turun-sampai-28</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/03/337/3128078/korlantas-klaim-jumlah-kecelakaan-arus-mudik-menurun-korban-tewas-turun-sampai-28</guid><pubDate>Kamis 03 April 2025 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/03/337/3128078/kecelakaan_lalu_lintas-k1mG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan Lalu Lintas (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/03/337/3128078/kecelakaan_lalu_lintas-k1mG_large.jpg</image><title>Kecelakaan Lalu Lintas (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso menyatakan jumlah kecelakaan dalam arus mudik 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, jumlah korban meninggal dunia pun menunjukkan angka penurunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah untuk angka kecelakaan kan kita turun sampai 31 persen, baik itu jumlah kecelakaan maupun fatalitas, yang meninggal dunia sampai 28 persen,&amp;quot; kata Slamet kepada wartawan, Kamis (3/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, menurunnya jumlah kecelakaan ini tidak lepas dari tingginya kesadaran pengendara akan keselamatan mereka selama perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia mengungkapkan angka kecelakaan mayoritas berasal dari pemotor yang menggunakan jalur arteri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah kendaraan paling banyak adalah sepeda motor hampir 2334 kendaraan, kemudian mobil penumpang 107,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, salah satu penyebab kecelakaan selama ini lantaran kurangnya menjaga jarak antar kendaraan. Selain itu, faktor kelelahan juga berpengaruh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Rata-rata penyebabnya karena kurang konsentrasi, kurang bisa menjaga jarak antar kendaraan satu dengan kendaraan yang lain dan kedua adalah kelelahan, mengantuk,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso menyatakan jumlah kecelakaan dalam arus mudik 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, jumlah korban meninggal dunia pun menunjukkan angka penurunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah untuk angka kecelakaan kan kita turun sampai 31 persen, baik itu jumlah kecelakaan maupun fatalitas, yang meninggal dunia sampai 28 persen,&amp;quot; kata Slamet kepada wartawan, Kamis (3/4/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, menurunnya jumlah kecelakaan ini tidak lepas dari tingginya kesadaran pengendara akan keselamatan mereka selama perjalanan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia mengungkapkan angka kecelakaan mayoritas berasal dari pemotor yang menggunakan jalur arteri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah kendaraan paling banyak adalah sepeda motor hampir 2334 kendaraan, kemudian mobil penumpang 107,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengungkapkan, salah satu penyebab kecelakaan selama ini lantaran kurangnya menjaga jarak antar kendaraan. Selain itu, faktor kelelahan juga berpengaruh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Rata-rata penyebabnya karena kurang konsentrasi, kurang bisa menjaga jarak antar kendaraan satu dengan kendaraan yang lain dan kedua adalah kelelahan, mengantuk,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
