<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Volume Kendaraan Meningkat Pasca-Lebaran, Dirlantas Polda Jateng Sebut Ada Anomali Arus Mudik</title><description>Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengungkap adanya anomali dalam arus mudik Lebaran 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/03/512/3127949/volume-kendaraan-meningkat-pasca-lebaran-dirlantas-polda-jateng-sebut-ada-anomali-arus-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/03/512/3127949/volume-kendaraan-meningkat-pasca-lebaran-dirlantas-polda-jateng-sebut-ada-anomali-arus-mudik"/><item><title>Volume Kendaraan Meningkat Pasca-Lebaran, Dirlantas Polda Jateng Sebut Ada Anomali Arus Mudik</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/03/512/3127949/volume-kendaraan-meningkat-pasca-lebaran-dirlantas-polda-jateng-sebut-ada-anomali-arus-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/03/512/3127949/volume-kendaraan-meningkat-pasca-lebaran-dirlantas-polda-jateng-sebut-ada-anomali-arus-mudik</guid><pubDate>Kamis 03 April 2025 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/02/512/3127949/ilustrasi-qhNY_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/02/512/3127949/ilustrasi-qhNY_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SEMARANG - Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengungkap adanya anomali dalam arus mudik Lebaran 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasalnya, volume kendaraan dari barat ke timur justru meningkat pasca-hari raya Idul Fitri.&#13;
&#13;
Sonny menduga fenomena ini diduga sebagai akibat mobilitas masyarakat antar-kabupaten yang meningkat tajam selama masa Syawalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masyarakat wilayah aglomerasi dinilai melakukan mudik lokal ke kabupaten sekitar setelah lebaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peningkatan ini terjadi hanya di wilayah aglomerasi (antar kabupatan) saja,&amp;rdquo; jelas Sonny di GT Kalikangkung, Rabu (2/4).&#13;
&#13;
Ia menambahkan kondisi serupa juga terlihat di GT Kalikangkung, di mana arus kendaraan masuk dan keluar cukup berimbang&#13;
&#13;
Data Polda Jateng, kendaraan yang keluar dari timur didominasi kendaraan dari Semarang, Kendal, dan Demak.&#13;
&#13;
Sementara itu, kendaraan yang masuk dari arah barat juga berasal dari wilayah aglomerasi sekitar.&#13;
&#13;
Meski demikian, ia memastikan bahwa secara umum arus mudik dan balik masih dalam kondisi aman dan terkendali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam penanganan bencana alam seperti genangan air di beberapa daerah,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sedianya, hingga Rabu (2/4) pukul 18:00 WIB, sebanyak 20,5 ribu kendaraan telah masuk GT Kalikangkung menuju arah Jakarta. Sementara 21,7 ribu kendaraan menuju arah timur.&#13;
</description><content:encoded>SEMARANG - Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Sonny Irawan mengungkap adanya anomali dalam arus mudik Lebaran 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasalnya, volume kendaraan dari barat ke timur justru meningkat pasca-hari raya Idul Fitri.&#13;
&#13;
Sonny menduga fenomena ini diduga sebagai akibat mobilitas masyarakat antar-kabupaten yang meningkat tajam selama masa Syawalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masyarakat wilayah aglomerasi dinilai melakukan mudik lokal ke kabupaten sekitar setelah lebaran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peningkatan ini terjadi hanya di wilayah aglomerasi (antar kabupatan) saja,&amp;rdquo; jelas Sonny di GT Kalikangkung, Rabu (2/4).&#13;
&#13;
Ia menambahkan kondisi serupa juga terlihat di GT Kalikangkung, di mana arus kendaraan masuk dan keluar cukup berimbang&#13;
&#13;
Data Polda Jateng, kendaraan yang keluar dari timur didominasi kendaraan dari Semarang, Kendal, dan Demak.&#13;
&#13;
Sementara itu, kendaraan yang masuk dari arah barat juga berasal dari wilayah aglomerasi sekitar.&#13;
&#13;
Meski demikian, ia memastikan bahwa secara umum arus mudik dan balik masih dalam kondisi aman dan terkendali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam penanganan bencana alam seperti genangan air di beberapa daerah,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Sedianya, hingga Rabu (2/4) pukul 18:00 WIB, sebanyak 20,5 ribu kendaraan telah masuk GT Kalikangkung menuju arah Jakarta. Sementara 21,7 ribu kendaraan menuju arah timur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
