<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dasco Tak Ingin Indonesia Jadi Pembuangan Produk, KSPSI: Genuine dan Cerdas!</title><description>Menurut Jumhur, respons yang dilontarkan Dasco perlu didukung agar agar seluruh elemen negara, baik pemerintah, legislatif, yudikatif, hingga sektor swasta bersinergi dalam menjaga kepentingan nasional.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/04/337/3128312/dasco-tak-ingin-indonesia-jadi-pembuangan-produk-kspsi-genuine-dan-cerdas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/04/337/3128312/dasco-tak-ingin-indonesia-jadi-pembuangan-produk-kspsi-genuine-dan-cerdas"/><item><title>Dasco Tak Ingin Indonesia Jadi Pembuangan Produk, KSPSI: Genuine dan Cerdas!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/04/337/3128312/dasco-tak-ingin-indonesia-jadi-pembuangan-produk-kspsi-genuine-dan-cerdas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/04/337/3128312/dasco-tak-ingin-indonesia-jadi-pembuangan-produk-kspsi-genuine-dan-cerdas</guid><pubDate>Jum'at 04 April 2025 21:48 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/04/337/3128312/kspsi-TQP4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/04/337/3128312/kspsi-TQP4_large.jpg</image><title>Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat (Foto: Dok)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, mengatakan, peringatan yang disampaikan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengenai kemungkinan negara-negara yang produk ekspornya kurang diminati di Amerika Serikat (AS) akan mencari pasar baru di Indonesia, sebagai pandangan yang sangat rasional dan cerdas. Sebab, sudah seharusnya melindungi produk dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa ini pernyataan yang genuine dan cerdas karena kita memang harus dan wajib melindungi produk dalam negeri kita&amp;quot;, ujar Jumhur dalam keterangannya, Jumat (4/42025).&#13;
&#13;
Menurut Jumhur, respons yang dilontarkan Dasco perlu didukung agar agar seluruh elemen negara, baik pemerintah, legislatif, yudikatif, hingga sektor swasta bersinergi dalam menjaga kepentingan nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kaum buruh pun siap berdiri digaris depan bersama-sama menjaga kepentingan nasional dalam hal ini kepentingan industri nasional karena bila gagal menjaga ini, kaum buruh lah yang paling pertama terdampak,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, AS merupakan mitra dagang penting untuk Indonesia. Hal itu diungkapkan Dasco menyusul kebijakan Presiden AS Donald Trump ihwal tarif barang impor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;AS adalah mitra dagang penting untuk Indonesia. Kita harus melaksanakan diplomasi perdagangan dengan baik,&amp;quot; kata Dasco, Kamis 3 April 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai penting untuk memastikan industri dalam negeri. Jangan sampai, kata dia, Indonesia menjadi negara menampung produk yang tak bisa masuk AS.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi, juga penting memperhatikan jangan sampai Indonesia menjadi sasaran &amp;#39;tempat pembuangan&amp;#39; barang barang produk negara lain yang tidak bisa dipasarkan di AS,&amp;quot; kata Dasco.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sangat berbahaya untuk produk industri Indonesia dan bisa mengagagalkan proses hilirisasi kita,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dasco pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga kepemtingan nasional. &amp;quot;Kita mesti jaga bersama kepentingan nasional ini bersama antara pemerintah, swasta, eksekitif, legislatif dan penegak hukum,&amp;quot; tutur Dasco.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, mengatakan, peringatan yang disampaikan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengenai kemungkinan negara-negara yang produk ekspornya kurang diminati di Amerika Serikat (AS) akan mencari pasar baru di Indonesia, sebagai pandangan yang sangat rasional dan cerdas. Sebab, sudah seharusnya melindungi produk dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa ini pernyataan yang genuine dan cerdas karena kita memang harus dan wajib melindungi produk dalam negeri kita&amp;quot;, ujar Jumhur dalam keterangannya, Jumat (4/42025).&#13;
&#13;
Menurut Jumhur, respons yang dilontarkan Dasco perlu didukung agar agar seluruh elemen negara, baik pemerintah, legislatif, yudikatif, hingga sektor swasta bersinergi dalam menjaga kepentingan nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kaum buruh pun siap berdiri digaris depan bersama-sama menjaga kepentingan nasional dalam hal ini kepentingan industri nasional karena bila gagal menjaga ini, kaum buruh lah yang paling pertama terdampak,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, AS merupakan mitra dagang penting untuk Indonesia. Hal itu diungkapkan Dasco menyusul kebijakan Presiden AS Donald Trump ihwal tarif barang impor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;AS adalah mitra dagang penting untuk Indonesia. Kita harus melaksanakan diplomasi perdagangan dengan baik,&amp;quot; kata Dasco, Kamis 3 April 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai penting untuk memastikan industri dalam negeri. Jangan sampai, kata dia, Indonesia menjadi negara menampung produk yang tak bisa masuk AS.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi, juga penting memperhatikan jangan sampai Indonesia menjadi sasaran &amp;#39;tempat pembuangan&amp;#39; barang barang produk negara lain yang tidak bisa dipasarkan di AS,&amp;quot; kata Dasco.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sangat berbahaya untuk produk industri Indonesia dan bisa mengagagalkan proses hilirisasi kita,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dasco pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga kepemtingan nasional. &amp;quot;Kita mesti jaga bersama kepentingan nasional ini bersama antara pemerintah, swasta, eksekitif, legislatif dan penegak hukum,&amp;quot; tutur Dasco.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
