<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Maut Ada Lagi di Pantai Carita, Sekali Lewat Bayar Rp5 Ribu</title><description>Sejumlah orang pun menyebutnya jembatan maut lantaran adanya pemalakan tersebut. Bagaimana tidak, sekali melintas wisatawan diminta bayar Rp5 ribu per orang&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/04/340/3128201/jembatan-maut-ada-lagi-di-pantai-carita-sekali-lewat-bayar-rp5-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/04/340/3128201/jembatan-maut-ada-lagi-di-pantai-carita-sekali-lewat-bayar-rp5-ribu"/><item><title>Jembatan Maut Ada Lagi di Pantai Carita, Sekali Lewat Bayar Rp5 Ribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/04/340/3128201/jembatan-maut-ada-lagi-di-pantai-carita-sekali-lewat-bayar-rp5-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/04/340/3128201/jembatan-maut-ada-lagi-di-pantai-carita-sekali-lewat-bayar-rp5-ribu</guid><pubDate>Jum'at 04 April 2025 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Iskandar Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/04/340/3128201/jembatan_maut_di_pantai_carita-3lrS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan Maut di Pantai Carita sekali lewat bayar Rp5 ribu (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/04/340/3128201/jembatan_maut_di_pantai_carita-3lrS_large.jpg</image><title>Jembatan Maut di Pantai Carita sekali lewat bayar Rp5 ribu (Foto : iNews)</title></images><description>PADEGLANG - Pemalakan ratusan wisatawan di Pantai Carita, Pandeglang, banten, semakin bikin resah. Salah satu modus pemalakan tersebut seperti menyeberangi jembatan bambu kecil, wisatawan dipaksa memberikan uang sebesar Rp5 ribu per orang.&#13;
&#13;
Wisatawan mengaku resah dengan aktivitas warga yang tidak bertanggung jawab tersebut dan terkesan dibiarkan oleh aparat setempat.&#13;
&#13;
Sejumlah orang pun menyebutnya jembatan maut lantaran adanya pemalakan tersebut. Bagaimana tidak, sekali melintas wisatawan diminta bayar Rp5 ribu per orang. Jembatan bambu sepanjang lebih kurang 5 meter dengan lebar 1 meter itu, sengaja diletakkan di lintasan air, dan banyak warga yang tidak mengira jika jembatan tersebut ternyata berbayar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Kebanyakan dari mereka tidak membaca tulisan di kardus kecil yang ditempel di dekatnya yaitu &amp;quot;Lewat Jembatan Bayar&amp;quot;.&#13;
&#13;
Biasanya, warga yang mengaku pemilik jembatan maut tersebut akan menghampiri warga yang telah melintasi jembatan. Dengan memaksa, mereka meminta uang Rp5 ribu per orang.&#13;
&#13;
Dalam sehari, ada ada ratusan hingga ribuan pengunjung yang melintasi jembatan tersebut. Ironisnya, kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.&#13;
&#13;
Protes warga berbuntut viralnya jembatan maut tersebut hingga sempat diamankan pihak kepolisian. Namun ternyata pelaku tidak jera, hingga saat ini para pelaku mengulangi perbuatannya dengan memasang perangkap jembatan maut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Saya tidak mengetahui jembatan bambu tersebut milik pribadi warga. Waktu lewat dipaksa membayar Rp5 ribu ,&amp;quot; ujar Kurniawan, seorang wisatawan dari Parung Panjang, Jumat (4/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Warga berharap pemerintah desa bisa membangun jembatan serupa dan membiarkan jembatan dilintasi pengunjung.&#13;
&#13;
Dengan kejadian itu, sejumlah tempat wisata di Pandeglang bisa tercoreng dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan kebutuhan wisatawan namun meminta sejumlah uang dengan paksaan.&#13;
</description><content:encoded>PADEGLANG - Pemalakan ratusan wisatawan di Pantai Carita, Pandeglang, banten, semakin bikin resah. Salah satu modus pemalakan tersebut seperti menyeberangi jembatan bambu kecil, wisatawan dipaksa memberikan uang sebesar Rp5 ribu per orang.&#13;
&#13;
Wisatawan mengaku resah dengan aktivitas warga yang tidak bertanggung jawab tersebut dan terkesan dibiarkan oleh aparat setempat.&#13;
&#13;
Sejumlah orang pun menyebutnya jembatan maut lantaran adanya pemalakan tersebut. Bagaimana tidak, sekali melintas wisatawan diminta bayar Rp5 ribu per orang. Jembatan bambu sepanjang lebih kurang 5 meter dengan lebar 1 meter itu, sengaja diletakkan di lintasan air, dan banyak warga yang tidak mengira jika jembatan tersebut ternyata berbayar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Kebanyakan dari mereka tidak membaca tulisan di kardus kecil yang ditempel di dekatnya yaitu &amp;quot;Lewat Jembatan Bayar&amp;quot;.&#13;
&#13;
Biasanya, warga yang mengaku pemilik jembatan maut tersebut akan menghampiri warga yang telah melintasi jembatan. Dengan memaksa, mereka meminta uang Rp5 ribu per orang.&#13;
&#13;
Dalam sehari, ada ada ratusan hingga ribuan pengunjung yang melintasi jembatan tersebut. Ironisnya, kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.&#13;
&#13;
Protes warga berbuntut viralnya jembatan maut tersebut hingga sempat diamankan pihak kepolisian. Namun ternyata pelaku tidak jera, hingga saat ini para pelaku mengulangi perbuatannya dengan memasang perangkap jembatan maut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Saya tidak mengetahui jembatan bambu tersebut milik pribadi warga. Waktu lewat dipaksa membayar Rp5 ribu ,&amp;quot; ujar Kurniawan, seorang wisatawan dari Parung Panjang, Jumat (4/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Warga berharap pemerintah desa bisa membangun jembatan serupa dan membiarkan jembatan dilintasi pengunjung.&#13;
&#13;
Dengan kejadian itu, sejumlah tempat wisata di Pandeglang bisa tercoreng dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan kebutuhan wisatawan namun meminta sejumlah uang dengan paksaan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
