<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat M6,6 Guncang Papua Nugini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia&amp;nbsp;</title><description>Belum diketahui dampak akibat gempa besar tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/05/337/3128363/gempa-dahsyat-m6-6-guncang-papua-nugini-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/05/337/3128363/gempa-dahsyat-m6-6-guncang-papua-nugini-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia-nbsp"/><item><title>Gempa Dahsyat M6,6 Guncang Papua Nugini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/05/337/3128363/gempa-dahsyat-m6-6-guncang-papua-nugini-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/05/337/3128363/gempa-dahsyat-m6-6-guncang-papua-nugini-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 05 April 2025 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/05/337/3128363/gempa-L6yT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Dahsyat M6,6 Guncang Papua Nugini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia&amp;nbsp;</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/05/337/3128363/gempa-L6yT_large.jpg</image><title>Gempa Dahsyat M6,6 Guncang Papua Nugini, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia&amp;nbsp;</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi dengan kekuatan 6,6 magnitudo mengguncang wilayah Papua Nugini pada Sabtu (5/4/2025) dini hari. Belum diketahui dampak akibat gempa besar tersebut.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa bumi tersebut tidak memicu potensi tsunami di wilayah perairan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini, berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan pengamatan muka air laut yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempabumi tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,&amp;quot; ujar Daryono.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa M6,6 Papua Nugini menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo update M6,8 dengan episenter terletak pada koordinat 6.25 LS ; 151.77&amp;deg; BT pada kedalaman 26 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal yang dipicu aktivitas Deformasi Kerak Bumi,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa bumi Papua Nugini ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;quot; sambung Daryono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Daryono menyebut hingga pukul 03:55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi dengan kekuatan 6,6 magnitudo mengguncang wilayah Papua Nugini pada Sabtu (5/4/2025) dini hari. Belum diketahui dampak akibat gempa besar tersebut.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa bumi tersebut tidak memicu potensi tsunami di wilayah perairan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini, berdasarkan hasil pemodelan tsunami dan pengamatan muka air laut yang dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempabumi tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,&amp;quot; ujar Daryono.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa M6,6 Papua Nugini menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo update M6,8 dengan episenter terletak pada koordinat 6.25 LS ; 151.77&amp;deg; BT pada kedalaman 26 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal yang dipicu aktivitas Deformasi Kerak Bumi,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa bumi Papua Nugini ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;quot; sambung Daryono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Daryono menyebut hingga pukul 03:55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
