<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO Media Online Tewas Misterius di Hotel D&amp;#039;Paragon, Ini Hasil Autopsinya&amp;nbsp;</title><description>Mantan Kapolres Jakarta Selatan ini menjelaskan hasil autopsi ini masih bersifat sementara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/07/338/3128737/ceo-media-online-tewas-misterius-di-hotel-d-039-paragon-ini-hasil-autopsinya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/07/338/3128737/ceo-media-online-tewas-misterius-di-hotel-d-039-paragon-ini-hasil-autopsinya-nbsp"/><item><title>CEO Media Online Tewas Misterius di Hotel D&amp;#039;Paragon, Ini Hasil Autopsinya&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/07/338/3128737/ceo-media-online-tewas-misterius-di-hotel-d-039-paragon-ini-hasil-autopsinya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/07/338/3128737/ceo-media-online-tewas-misterius-di-hotel-d-039-paragon-ini-hasil-autopsinya-nbsp</guid><pubDate>Senin 07 April 2025 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/07/338/3128737/mayat-13aw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Media Online Tewas Misterius di Hotel D&amp;#039;Paragon, Ini Hasil Autopsinya&amp;nbsp;</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/07/338/3128737/mayat-13aw_large.jpg</image><title>CEO Media Online Tewas Misterius di Hotel D&amp;#039;Paragon, Ini Hasil Autopsinya&amp;nbsp;</title></images><description>JAKARTA - Polisi mengungkapkan hasil sementara autopsi yang dilakukan terhadap Situr Wijaya&amp;nbsp;(32) wartawan asal Palu yang ditemukan tewas di dalam kamar hotel D&amp;#39;Paragon di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dari hasil autopsi sementara korban diduga meninggal dunia karena sakit&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil otopsi sementara, terdapat indikasi adanya infeksi pada paru-paru (dugaan dokter yaitu penyakit TBC),&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Senin (7/4/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, mantan Kapolres Jakarta Selatan ini&amp;nbsp;menjelaskan bahwa hasil autopsi ini masih bersifat sementara.&#13;
&#13;
Dia menyebut untuk lebih akurat dalam memastikan penyebab kematian korban yang juga CEO media online insulteng.id itu&amp;nbsp;diperlukan pemeriksaan lanjutan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun guna memastikannya masih harus menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan histopatologi,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Ade Ary menerangkan, hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah menunjukkan luka lecet pada bagian bibir yang diduga akibat benturan ke lantai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pada paru kanan korban ditemukan kondisi perlengketan hebat pada hampir seluruh permukaan ke dinding dada, yang merupakan indikasi infeksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terdapat massa dugaan infeksi pada paru kanan baga atas, adanya perbendungan pada hampir seluruh organ-organ tubuh,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, terdapat lebam pada tubuh korban, namun dipastikan bahwa itu adalah kondisi normal pada jenazah dan bukan disebabkan oleh kekerasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada tanda-tanda kekerasan, baik luka jeratan maupun luka sayatan. Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mengungkapkan hasil sementara autopsi yang dilakukan terhadap Situr Wijaya&amp;nbsp;(32) wartawan asal Palu yang ditemukan tewas di dalam kamar hotel D&amp;#39;Paragon di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dari hasil autopsi sementara korban diduga meninggal dunia karena sakit&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil otopsi sementara, terdapat indikasi adanya infeksi pada paru-paru (dugaan dokter yaitu penyakit TBC),&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Senin (7/4/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, mantan Kapolres Jakarta Selatan ini&amp;nbsp;menjelaskan bahwa hasil autopsi ini masih bersifat sementara.&#13;
&#13;
Dia menyebut untuk lebih akurat dalam memastikan penyebab kematian korban yang juga CEO media online insulteng.id itu&amp;nbsp;diperlukan pemeriksaan lanjutan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun guna memastikannya masih harus menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dan histopatologi,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Ade Ary menerangkan, hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah menunjukkan luka lecet pada bagian bibir yang diduga akibat benturan ke lantai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pada paru kanan korban ditemukan kondisi perlengketan hebat pada hampir seluruh permukaan ke dinding dada, yang merupakan indikasi infeksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terdapat massa dugaan infeksi pada paru kanan baga atas, adanya perbendungan pada hampir seluruh organ-organ tubuh,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, terdapat lebam pada tubuh korban, namun dipastikan bahwa itu adalah kondisi normal pada jenazah dan bukan disebabkan oleh kekerasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada tanda-tanda kekerasan, baik luka jeratan maupun luka sayatan. Adanya memar pada bagian tubuh akibat lebam mayat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
