<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Balik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati, 142 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari</title><description>Puncak arus balik Idulfitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung resmi terlewati pada Minggu (6/4), atau H+6 Lebaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/07/525/3128793/puncak-arus-balik-di-jalur-nagreg-sudah-terlewati-142-ribu-kendaraan-melintas-dalam-sehari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/07/525/3128793/puncak-arus-balik-di-jalur-nagreg-sudah-terlewati-142-ribu-kendaraan-melintas-dalam-sehari"/><item><title>Puncak Arus Balik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati, 142 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/07/525/3128793/puncak-arus-balik-di-jalur-nagreg-sudah-terlewati-142-ribu-kendaraan-melintas-dalam-sehari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/07/525/3128793/puncak-arus-balik-di-jalur-nagreg-sudah-terlewati-142-ribu-kendaraan-melintas-dalam-sehari</guid><pubDate>Senin 07 April 2025 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/07/525/3128793/arus_lalin_terkini_di_jalur_nagreg-fBob_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arus Lalin Terkini di Jalur Nagreg. Foto: Okezone/Agi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/07/525/3128793/arus_lalin_terkini_di_jalur_nagreg-fBob_large.jpg</image><title>Arus Lalin Terkini di Jalur Nagreg. Foto: Okezone/Agi.</title></images><description>BANDUNG - Puncak arus balik Idulfitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung resmi terlewati pada Minggu (6/4), atau H+6 Lebaran.&#13;
&#13;
Lonjakan volume kendaraan mencapai titik tertinggi pada malam hari, dengan total 142.530 kendaraan tercatat melintas dari arah timur menuju Bandung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, volume kendaraan ini menjadi yang tertinggi selama periode arus balik tahun ini di jalur selatan Nagreg,&amp;rdquo; ujar Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, Senin (7/4/2025).&#13;
&#13;
Menurut Eric, peningkatan signifikan mulai terjadi sejak petang hingga malam hari. Padatnya arus balik ini berasal dari pemudik yang kembali dari wilayah Tasikmalaya dan Garut menuju Bandung dan sekitarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski puncaknya sudah lewat, petugas Dishub masih bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi arus balik susulan yang diperkirakan tak sebesar hari sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini petugas masih berjaga dan mengantisipasi jika adanya arus balik susulan, meski diprediksi jumlahnya tidak akan banyak,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pantauan pada H+7 pagi menunjukkan penurunan lalu lintas dengan sekitar 3 ribu kendaraan per jam melintas, jumlah yang dinilai masih dalam kategori normal.&#13;
&#13;
Eric menambahkan, tren arus kendaraan diperkirakan terus menurun seiring semakin banyaknya pemudik yang telah kembali lebih awal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara trend grafik semakin menurun menjelang sore atau malam. Kebanyakan Menjelang siang dan sore masih banyak yang melakukan perjalanan balik,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Puncak arus balik Idulfitri 1446 Hijriah di jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung resmi terlewati pada Minggu (6/4), atau H+6 Lebaran.&#13;
&#13;
Lonjakan volume kendaraan mencapai titik tertinggi pada malam hari, dengan total 142.530 kendaraan tercatat melintas dari arah timur menuju Bandung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, volume kendaraan ini menjadi yang tertinggi selama periode arus balik tahun ini di jalur selatan Nagreg,&amp;rdquo; ujar Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, Senin (7/4/2025).&#13;
&#13;
Menurut Eric, peningkatan signifikan mulai terjadi sejak petang hingga malam hari. Padatnya arus balik ini berasal dari pemudik yang kembali dari wilayah Tasikmalaya dan Garut menuju Bandung dan sekitarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski puncaknya sudah lewat, petugas Dishub masih bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi arus balik susulan yang diperkirakan tak sebesar hari sebelumnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hari ini petugas masih berjaga dan mengantisipasi jika adanya arus balik susulan, meski diprediksi jumlahnya tidak akan banyak,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pantauan pada H+7 pagi menunjukkan penurunan lalu lintas dengan sekitar 3 ribu kendaraan per jam melintas, jumlah yang dinilai masih dalam kategori normal.&#13;
&#13;
Eric menambahkan, tren arus kendaraan diperkirakan terus menurun seiring semakin banyaknya pemudik yang telah kembali lebih awal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara trend grafik semakin menurun menjelang sore atau malam. Kebanyakan Menjelang siang dan sore masih banyak yang melakukan perjalanan balik,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
