<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musim Pancaroba, BMKG: Hati-Hati Hujan Deras dan Petir yang Datang Tiba-Tiba!</title><description>BMKG melaporkan sebanyak 403 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 57,7% wilayah di Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada periode bulan April hingga Juni 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/09/337/3129301/musim-pancaroba-bmkg-hati-hati-hujan-deras-dan-petir-yang-datang-tiba-tiba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/09/337/3129301/musim-pancaroba-bmkg-hati-hati-hujan-deras-dan-petir-yang-datang-tiba-tiba"/><item><title>Musim Pancaroba, BMKG: Hati-Hati Hujan Deras dan Petir yang Datang Tiba-Tiba!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/09/337/3129301/musim-pancaroba-bmkg-hati-hati-hujan-deras-dan-petir-yang-datang-tiba-tiba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/09/337/3129301/musim-pancaroba-bmkg-hati-hati-hujan-deras-dan-petir-yang-datang-tiba-tiba</guid><pubDate>Rabu 09 April 2025 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/09/337/3129301/ilustrasi-c1qd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/09/337/3129301/ilustrasi-c1qd_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 403 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 57,7% wilayah di Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada periode bulan April hingga Juni 2025.&#13;
&#13;
Kondisi ini, kata BMKG, menunjukan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, atau sering disebut sebagai masa pancaroba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama periode ini, hujan umumnya terjadi pada siang hingga menjelang malam hari, didahului oleh udara hangat pada pagi hingga siang yang menyebabkan kondisi atmosfer menjadi labil,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (9/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG pun mengatakan bahwa pemanasan permukaan yang kuat dapat memicu pembentukan awan-awan konvektif, terutama awan Cumulonimbus (Cb) yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya hujan es atau angin puting beliung. Karakteristik hujan pada masa pancaroba cenderung tidak merata dan berlangsung dalam durasi yang singkat.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa pancaroba, seperti hujan lebat disertai angin kencang, petir, dan puting beliung. &amp;ldquo;Pastikan untuk mengamankan benda-benda di luar rumah yang mudah terbawa angin, hindari berteduh di bawah pohon atau baliho yang sudah rapuh saat hujan deras, dan selalu perbarui informasi cuaca terkini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut prospek cuaca sepekan ke depan hingga 14 April 2025:&#13;
&#13;
Periode 9-10 April 2025&#13;
&#13;
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:&#13;
&#13;
Hujan Lebat : Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, dan Papua.&#13;
&#13;
Angin Kencang : Maluku.&#13;
&#13;
Periode 11 &amp;ndash; 14 April 2025&#13;
&#13;
Wilayah Indonesia masih didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berada di wilayah berikut:&#13;
&#13;
Hujan Lebat : Sumatra Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Angin Kencang : Aceh, Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 403 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 57,7% wilayah di Indonesia diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada periode bulan April hingga Juni 2025.&#13;
&#13;
Kondisi ini, kata BMKG, menunjukan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, atau sering disebut sebagai masa pancaroba.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selama periode ini, hujan umumnya terjadi pada siang hingga menjelang malam hari, didahului oleh udara hangat pada pagi hingga siang yang menyebabkan kondisi atmosfer menjadi labil,&amp;rdquo; kata BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (9/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG pun mengatakan bahwa pemanasan permukaan yang kuat dapat memicu pembentukan awan-awan konvektif, terutama awan Cumulonimbus (Cb) yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya hujan es atau angin puting beliung. Karakteristik hujan pada masa pancaroba cenderung tidak merata dan berlangsung dalam durasi yang singkat.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama masa pancaroba, seperti hujan lebat disertai angin kencang, petir, dan puting beliung. &amp;ldquo;Pastikan untuk mengamankan benda-benda di luar rumah yang mudah terbawa angin, hindari berteduh di bawah pohon atau baliho yang sudah rapuh saat hujan deras, dan selalu perbarui informasi cuaca terkini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut prospek cuaca sepekan ke depan hingga 14 April 2025:&#13;
&#13;
Periode 9-10 April 2025&#13;
&#13;
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:&#13;
&#13;
Hujan Lebat : Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, dan Papua.&#13;
&#13;
Angin Kencang : Maluku.&#13;
&#13;
Periode 11 &amp;ndash; 14 April 2025&#13;
&#13;
Wilayah Indonesia masih didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berada di wilayah berikut:&#13;
&#13;
Hujan Lebat : Sumatra Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.&#13;
&#13;
Angin Kencang : Aceh, Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
