<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OPM Bunuh 16 Warga Secara Brutal, Evakuasi Jasad Korban di Rimba Papua Berlangsung Dramatis!</title><description>Berdasarkan laporan,16 korban tewas dalam serangan brutal yang dilakukan OPM.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/11/337/3130094/opm-bunuh-16-warga-secara-brutal-evakuasi-jasad-korban-di-rimba-papua-berlangsung-dramatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/11/337/3130094/opm-bunuh-16-warga-secara-brutal-evakuasi-jasad-korban-di-rimba-papua-berlangsung-dramatis"/><item><title>OPM Bunuh 16 Warga Secara Brutal, Evakuasi Jasad Korban di Rimba Papua Berlangsung Dramatis!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/11/337/3130094/opm-bunuh-16-warga-secara-brutal-evakuasi-jasad-korban-di-rimba-papua-berlangsung-dramatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/11/337/3130094/opm-bunuh-16-warga-secara-brutal-evakuasi-jasad-korban-di-rimba-papua-berlangsung-dramatis</guid><pubDate>Jum'at 11 April 2025 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/11/337/3130094/kkb-0wAt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OPM Bunuh 16 Warga, Evakuasi Jasad Korban di Rimba Papua Dramatis!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/11/337/3130094/kkb-0wAt_large.jpg</image><title>OPM Bunuh 16 Warga, Evakuasi Jasad Korban di Rimba Papua Dramatis!</title></images><description>YAHUKIMO - Satuan Kodim 1715/Yahukimo bersama Polri mengevakuasi jenazah korban kekejaman yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM). Operasi kemanusiaan digelar&amp;nbsp;di Desa Muara Kum, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah serangan pada Minggu 6 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan,16 korban tewas dalam serangan brutal&amp;nbsp;yang dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM di wilayah terpencil tersebut.&#13;
&#13;
Evakuasi jenazah menghadapi kendala medan berat, mengingat lokasi kejadian berada di area hutan lebat dengan akses transportasi terbatas. Tim gabungan TNI-Polri harus menggunakan angkutan udara helikopter untuk mencapai ke lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama Polri bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga,&amp;rdquo; ujar Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo, Jumat (11/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerja sama dengan Polri dan dukungan masyarakat setempat memungkinkan evakuasi berjalan lancar, meski dalam kondisi yang sangat berat,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Serangan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang melibatkan KKB-OPM di Papua. Kelompok tersebut seringkali menargetkan warga sipil dan aparat dengan alasan penolakan terhadap integrasi Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi ini juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Salah satu kerabat menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota TNI yang mengevakuasi korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berterima kasih pada aparat yang telah membantu membawa pulang jenazah. Semoga ini menjadi akhir dari penderitaan kami,&amp;rdquo;ujar salah satu keluarga korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Upaya pemulangan jenazah menjadi pengingat betapa pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga perdamaian di Bumi Cendrawasih. Masyarakat berharap tragedi seperti ini tidak terulang, dan jalan damai segera terwujud.&#13;
</description><content:encoded>YAHUKIMO - Satuan Kodim 1715/Yahukimo bersama Polri mengevakuasi jenazah korban kekejaman yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM). Operasi kemanusiaan digelar&amp;nbsp;di Desa Muara Kum, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah serangan pada Minggu 6 April 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan,16 korban tewas dalam serangan brutal&amp;nbsp;yang dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM di wilayah terpencil tersebut.&#13;
&#13;
Evakuasi jenazah menghadapi kendala medan berat, mengingat lokasi kejadian berada di area hutan lebat dengan akses transportasi terbatas. Tim gabungan TNI-Polri harus menggunakan angkutan udara helikopter untuk mencapai ke lokasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama Polri bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga,&amp;rdquo; ujar Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo, Jumat (11/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerja sama dengan Polri dan dukungan masyarakat setempat memungkinkan evakuasi berjalan lancar, meski dalam kondisi yang sangat berat,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Serangan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang melibatkan KKB-OPM di Papua. Kelompok tersebut seringkali menargetkan warga sipil dan aparat dengan alasan penolakan terhadap integrasi Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Operasi ini juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Salah satu kerabat menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota TNI yang mengevakuasi korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berterima kasih pada aparat yang telah membantu membawa pulang jenazah. Semoga ini menjadi akhir dari penderitaan kami,&amp;rdquo;ujar salah satu keluarga korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Upaya pemulangan jenazah menjadi pengingat betapa pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga perdamaian di Bumi Cendrawasih. Masyarakat berharap tragedi seperti ini tidak terulang, dan jalan damai segera terwujud.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
