<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Rudal Balistik Rusia Tewaskan Setidaknya 21 Orang di Ukraina</title><description>Serangan ini terjadi beberapa saat setelah kunjungan utusan AS ke Rusia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/13/18/3130486/serangan-rudal-balistik-rusia-tewaskan-setidaknya-21-orang-di-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/13/18/3130486/serangan-rudal-balistik-rusia-tewaskan-setidaknya-21-orang-di-ukraina"/><item><title>Serangan Rudal Balistik Rusia Tewaskan Setidaknya 21 Orang di Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/13/18/3130486/serangan-rudal-balistik-rusia-tewaskan-setidaknya-21-orang-di-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/13/18/3130486/serangan-rudal-balistik-rusia-tewaskan-setidaknya-21-orang-di-ukraina</guid><pubDate>Minggu 13 April 2025 19:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/13/18/3130486/mobil_terbakar_akibat_serangan_rudal_balistik_rusia_di_sumy-h8VU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil terbakar akibat serangan rudal balistik Rusia di Sumy, Ukraina. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/13/18/3130486/mobil_terbakar_akibat_serangan_rudal_balistik_rusia_di_sumy-h8VU_large.jpg</image><title>Mobil terbakar akibat serangan rudal balistik Rusia di Sumy, Ukraina. (Foto: X)</title></images><description>KYIV &amp;ndash; Setidaknya 21 orang tewas dan 83 lainnya terluka akibat serangan rudal balistik Rusia di jantung kota Sumy, Ukraina utara, pada Minggu, (13/4/2025) pagi, kata menteri dalam negeri Ukraina Ihor Klymenko. Presiden Volodymyr Zelensky mengutuk serangan itu - salah satu serangan paling mematikan di Ukraina tahun ini - dan menyerukan reaksi internasional yang keras terhadap Moskow.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hanya bajingan yang bisa bertindak seperti ini. Merenggut nyawa orang biasa,&amp;quot; tulisnya di media sosial, sebagaimana dilansir Reuters. Zelensky juga mengunggah video mengerikan yang memperlihatkan mayat-mayat tergeletak di tanah, bus yang hancur, dan mobil-mobil yang terbakar di tengah jalan kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ini terjadi pada hari ketika orang-orang pergi ke gereja: Minggu Palem, hari raya Masuknya Tuhan ke Yerusalem,&amp;quot; kata Zelensky.&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri Klymenko mengatakan para korban berada di jalan, di dalam kendaraan, angkutan umum, dan di dalam gedung-gedung ketika serangan itu terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penghancuran warga sipil yang disengaja pada hari raya gereja yang penting,&amp;quot; tulisnya.&#13;
&#13;
Kunjungan Utusan AS&#13;
&#13;
Andriy Kovalenko, seorang pejabat keamanan yang mengelola Pusat Penanggulangan Disinformasi Ukraina, mencatat bahwa serangan itu terjadi setelah kunjungan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff ke Moskow.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rusia membangun semua yang disebut diplomasi ini ... di sekitar serangan terhadap warga sipil,&amp;quot; tulisnya di Telegram.&#13;
&#13;
Witkoff, utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Ukraina, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat, (11/4/2025) di St. Petersburg untuk mencari kesepakatan damai Ukraina, sementara Trump meminta Rusia untuk &amp;quot;bergerak&amp;quot;.&#13;
&#13;
Setelah serangan pada Minggu, Zelensky meminta AS dan Eropa untuk bersikap keras terhadap Rusia dalam menanggapi apa yang ia gambarkan sebagai terorisme.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rusia menginginkan teror seperti ini dan memperpanjang perang ini. Tanpa tekanan pada agresor, perdamaian tidak mungkin terjadi. Pembicaraan tidak pernah menghentikan rudal balistik dan bom udara,&amp;quot; tulisnya.&#13;
&#13;
Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada Februari 2022 dan saat ini menguasai sekira 20% wilayah negara itu di timur dan selatan. Pasukan Rusia telah perlahan maju di timur akhir-akhir ini, meskipun serangan rudal dan pesawat tak berawak sekarang mendominasi perang.&#13;
</description><content:encoded>KYIV &amp;ndash; Setidaknya 21 orang tewas dan 83 lainnya terluka akibat serangan rudal balistik Rusia di jantung kota Sumy, Ukraina utara, pada Minggu, (13/4/2025) pagi, kata menteri dalam negeri Ukraina Ihor Klymenko. Presiden Volodymyr Zelensky mengutuk serangan itu - salah satu serangan paling mematikan di Ukraina tahun ini - dan menyerukan reaksi internasional yang keras terhadap Moskow.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hanya bajingan yang bisa bertindak seperti ini. Merenggut nyawa orang biasa,&amp;quot; tulisnya di media sosial, sebagaimana dilansir Reuters. Zelensky juga mengunggah video mengerikan yang memperlihatkan mayat-mayat tergeletak di tanah, bus yang hancur, dan mobil-mobil yang terbakar di tengah jalan kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ini terjadi pada hari ketika orang-orang pergi ke gereja: Minggu Palem, hari raya Masuknya Tuhan ke Yerusalem,&amp;quot; kata Zelensky.&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri Klymenko mengatakan para korban berada di jalan, di dalam kendaraan, angkutan umum, dan di dalam gedung-gedung ketika serangan itu terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penghancuran warga sipil yang disengaja pada hari raya gereja yang penting,&amp;quot; tulisnya.&#13;
&#13;
Kunjungan Utusan AS&#13;
&#13;
Andriy Kovalenko, seorang pejabat keamanan yang mengelola Pusat Penanggulangan Disinformasi Ukraina, mencatat bahwa serangan itu terjadi setelah kunjungan utusan Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff ke Moskow.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rusia membangun semua yang disebut diplomasi ini ... di sekitar serangan terhadap warga sipil,&amp;quot; tulisnya di Telegram.&#13;
&#13;
Witkoff, utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Ukraina, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat, (11/4/2025) di St. Petersburg untuk mencari kesepakatan damai Ukraina, sementara Trump meminta Rusia untuk &amp;quot;bergerak&amp;quot;.&#13;
&#13;
Setelah serangan pada Minggu, Zelensky meminta AS dan Eropa untuk bersikap keras terhadap Rusia dalam menanggapi apa yang ia gambarkan sebagai terorisme.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rusia menginginkan teror seperti ini dan memperpanjang perang ini. Tanpa tekanan pada agresor, perdamaian tidak mungkin terjadi. Pembicaraan tidak pernah menghentikan rudal balistik dan bom udara,&amp;quot; tulisnya.&#13;
&#13;
Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada Februari 2022 dan saat ini menguasai sekira 20% wilayah negara itu di timur dan selatan. Pasukan Rusia telah perlahan maju di timur akhir-akhir ini, meskipun serangan rudal dan pesawat tak berawak sekarang mendominasi perang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
