<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Merinding! Ini Cerita Jenderal Kopassus Legendaris di Balik Lagu Hymne Komando Titiek Puspa</title><description>Sejumlah prajurit Kopassus juga ikut mengantarkan jenazah ke liang kubur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/13/337/3130362/bikin-merinding-ini-cerita-jenderal-kopassus-legendaris-di-balik-lagu-hymne-komando-titiek-puspa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/13/337/3130362/bikin-merinding-ini-cerita-jenderal-kopassus-legendaris-di-balik-lagu-hymne-komando-titiek-puspa"/><item><title>Bikin Merinding! Ini Cerita Jenderal Kopassus Legendaris di Balik Lagu Hymne Komando Titiek Puspa</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/13/337/3130362/bikin-merinding-ini-cerita-jenderal-kopassus-legendaris-di-balik-lagu-hymne-komando-titiek-puspa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/13/337/3130362/bikin-merinding-ini-cerita-jenderal-kopassus-legendaris-di-balik-lagu-hymne-komando-titiek-puspa</guid><pubDate>Minggu 13 April 2025 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/13/337/3130362/kopassus-2ydz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Cerita Jenderal Kopassus Legendaris di Balik Lagu Hymne Komando Titiek Puspa/  Saudi Gazette</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/13/337/3130362/kopassus-2ydz_large.jpg</image><title>Ini Cerita Jenderal Kopassus Legendaris di Balik Lagu Hymne Komando Titiek Puspa/  Saudi Gazette</title></images><description>JAKARTA- Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mempunyai Hymne Komando yang kerap menggema dalam berbagai agenda Korps Baret Merah. Lagu ini ternyata diciptakan penyanyi legendaris Indonesia Titiek Puspa.&#13;
&#13;
Bahkan, saat pemakaman jenazah Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (11/4) sejumlah prajurit Kopassus juga ikut mengantarkan jenazah ke liang kubur.&#13;
&#13;
Karya yang dibuat Titiek Puspa ini mampu membakar semangat juang prajurit saat menjalankan misi-misi berat yang penuh risiko. Diketahui, pasukan baret merah yang dulunya bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) ini sering&amp;nbsp;mendapat Operasi Militer Perang (OMP).&#13;
&#13;
Operasi yang dilakukan Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, operasi pembebasan sandera perompak Somalia dan lain sebagainya.&#13;
&#13;
Mantan Danjen Kopassus Jenderal (Purn) Agum Gumelar mempunyai cerita soal lagu Hymne Komando. Titiek Puspa adalah sosok yang menciptakan Hymne Komando.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kalian lihat prajurit baret merah disini mengantar almarhumah, itu karena hymne komando, hymne pasukan baret merah itu ciptakan eyang Titiek,&amp;rdquo; ujar Agum Gumelar saat menghadiri pemakaman Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita memberikan penghargaan kepada Eyang Titiek sebagai pencipta lagu Hyme Komando Kopassus,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polkam) dalam Kabinet Persatuan Nasional ini menambahkan, Titiek Puspa seharusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) karena jasanya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Almarhumah ini harusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan karena merupakan sosok yang berjasa,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut ini lirik Hymne Kopassus.&#13;
&#13;
HYMNE KOMANDO&#13;
&#13;
Sikap Nan tegap waspada dan wibawa&#13;
&#13;
Prajurit Komando berjiwa Satria&#13;
&#13;
Bagi Nusa bangsa dan negara&#13;
&#13;
Pantang kan menyerah di medan laga&#13;
&#13;
Dibawah Dwi Warna Sang Panji&#13;
&#13;
Diatas Persada negri kami&#13;
&#13;
Demi Tuhan kami ini berjanji&#13;
&#13;
Rela binasa membela bu pertiwi&#13;
&#13;
Indonesia kami puja&#13;
&#13;
Tanah Air kami cinta&#13;
&#13;
Baret Merah jiwa hamba&#13;
&#13;
Sudah janji kita semua&#13;
&#13;
Lebih baik pulang nama daripada gagal di medan Laga.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mempunyai Hymne Komando yang kerap menggema dalam berbagai agenda Korps Baret Merah. Lagu ini ternyata diciptakan penyanyi legendaris Indonesia Titiek Puspa.&#13;
&#13;
Bahkan, saat pemakaman jenazah Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (11/4) sejumlah prajurit Kopassus juga ikut mengantarkan jenazah ke liang kubur.&#13;
&#13;
Karya yang dibuat Titiek Puspa ini mampu membakar semangat juang prajurit saat menjalankan misi-misi berat yang penuh risiko. Diketahui, pasukan baret merah yang dulunya bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) ini sering&amp;nbsp;mendapat Operasi Militer Perang (OMP).&#13;
&#13;
Operasi yang dilakukan Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, operasi pembebasan sandera perompak Somalia dan lain sebagainya.&#13;
&#13;
Mantan Danjen Kopassus Jenderal (Purn) Agum Gumelar mempunyai cerita soal lagu Hymne Komando. Titiek Puspa adalah sosok yang menciptakan Hymne Komando.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kalian lihat prajurit baret merah disini mengantar almarhumah, itu karena hymne komando, hymne pasukan baret merah itu ciptakan eyang Titiek,&amp;rdquo; ujar Agum Gumelar saat menghadiri pemakaman Titiek Puspa di TPU Tanah Kusir, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita memberikan penghargaan kepada Eyang Titiek sebagai pencipta lagu Hyme Komando Kopassus,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polkam) dalam Kabinet Persatuan Nasional ini menambahkan, Titiek Puspa seharusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) karena jasanya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Almarhumah ini harusnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan karena merupakan sosok yang berjasa,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut ini lirik Hymne Kopassus.&#13;
&#13;
HYMNE KOMANDO&#13;
&#13;
Sikap Nan tegap waspada dan wibawa&#13;
&#13;
Prajurit Komando berjiwa Satria&#13;
&#13;
Bagi Nusa bangsa dan negara&#13;
&#13;
Pantang kan menyerah di medan laga&#13;
&#13;
Dibawah Dwi Warna Sang Panji&#13;
&#13;
Diatas Persada negri kami&#13;
&#13;
Demi Tuhan kami ini berjanji&#13;
&#13;
Rela binasa membela bu pertiwi&#13;
&#13;
Indonesia kami puja&#13;
&#13;
Tanah Air kami cinta&#13;
&#13;
Baret Merah jiwa hamba&#13;
&#13;
Sudah janji kita semua&#13;
&#13;
Lebih baik pulang nama daripada gagal di medan Laga.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
