<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei KedaiKOPI: 91,2% Masyarakat Puas dengan Rekayasa Lalin Arus Mudik 2025</title><description>Lembaga Survei KedaiKOPI baru saja merilis hasil survei terbarunya terkait mudik Idulfitri 2025, yang mencatat tingginya kepuasan masyarakat terhadap kelancaran dan keamanan mudik tahun ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/14/337/3130804/survei-kedaikopi-91-2-masyarakat-puas-dengan-rekayasa-lalin-arus-mudik-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/14/337/3130804/survei-kedaikopi-91-2-masyarakat-puas-dengan-rekayasa-lalin-arus-mudik-2025"/><item><title>Survei KedaiKOPI: 91,2% Masyarakat Puas dengan Rekayasa Lalin Arus Mudik 2025</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/14/337/3130804/survei-kedaikopi-91-2-masyarakat-puas-dengan-rekayasa-lalin-arus-mudik-2025</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/14/337/3130804/survei-kedaikopi-91-2-masyarakat-puas-dengan-rekayasa-lalin-arus-mudik-2025</guid><pubDate>Senin 14 April 2025 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/14/337/3130804/mudik_lebaran-Uihf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik Lebaran (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/14/337/3130804/mudik_lebaran-Uihf_large.jpg</image><title>Mudik Lebaran (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Lembaga Survei KedaiKOPI baru saja merilis hasil survei terbarunya terkait mudik Idulfitri 2025, yang mencatat tingginya kepuasan masyarakat terhadap kelancaran dan keamanan mudik tahun ini.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1.062 responden itu, sebanyak 91,2% menyatakan puas dengan rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way dan contra flow.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepuasan terhadap rekayasa lalu lintas mencapai 91,2 persen, melonjak dari 60,1 persen pada 2024. Kami berharap ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada mudik tahun depan,&amp;rdquo; kata Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo kepada wartawan, Senin (14/4/2025).&#13;
&#13;
Survei menggunakan metode Computerized Assisted Self Interview (CASI) pada 2&amp;ndash;8 April 2025 itu juga memperlihatkan, bahwa kinerja polisi lalu lintas (polantas) menuai apresiasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan 87,9 persen responden puas terhadap keamanan arus mudik, dan 86,3 persen puas dengan kelancaran arus mudik 2025, naik 3,8 persen dibandingkan 2024,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibnu menambahkan, tren penggunaan transportasi umum meningkat signifikan. Pada 2025, 53,4% pemudik memilih angkutan umum, naik dari 49,2% pada 2024. Bus menjadi moda favorit (69%), diikuti kereta api (13,4%).&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Jabodetabek, 67 persen responden memilih transportasi umum karena kemudahan akses dan ketersediaan armada. Namun, penggunaan sepeda motor pribadi juga naik, dengan 53,1 persen pengguna transportasi pribadi memilih motor,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Infrastruktur tol, kata dia, juga berperan besar, dengan 54,4 persen responden melintasi Tol Trans Jawa dan 96,1 persen puas dengan kondisinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain Pengamat Otomotif Aries Aditya Putra mencatat perilaku pengendara juga lebih baik, dengan angka kecelakaan menurun dibandingkan 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecelakaan masif tidak terlihat, meski arus balik di Cikampek terkendala karena pengendara lelah. Perjalanan Semarang&amp;ndash;Jakarta pada 5 April hanya memakan 7 jam hingga Serpong, termasuk istirahat di rest area 260,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Lembaga Survei KedaiKOPI baru saja merilis hasil survei terbarunya terkait mudik Idulfitri 2025, yang mencatat tingginya kepuasan masyarakat terhadap kelancaran dan keamanan mudik tahun ini.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1.062 responden itu, sebanyak 91,2% menyatakan puas dengan rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way dan contra flow.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepuasan terhadap rekayasa lalu lintas mencapai 91,2 persen, melonjak dari 60,1 persen pada 2024. Kami berharap ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada mudik tahun depan,&amp;rdquo; kata Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo kepada wartawan, Senin (14/4/2025).&#13;
&#13;
Survei menggunakan metode Computerized Assisted Self Interview (CASI) pada 2&amp;ndash;8 April 2025 itu juga memperlihatkan, bahwa kinerja polisi lalu lintas (polantas) menuai apresiasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan 87,9 persen responden puas terhadap keamanan arus mudik, dan 86,3 persen puas dengan kelancaran arus mudik 2025, naik 3,8 persen dibandingkan 2024,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibnu menambahkan, tren penggunaan transportasi umum meningkat signifikan. Pada 2025, 53,4% pemudik memilih angkutan umum, naik dari 49,2% pada 2024. Bus menjadi moda favorit (69%), diikuti kereta api (13,4%).&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Jabodetabek, 67 persen responden memilih transportasi umum karena kemudahan akses dan ketersediaan armada. Namun, penggunaan sepeda motor pribadi juga naik, dengan 53,1 persen pengguna transportasi pribadi memilih motor,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Infrastruktur tol, kata dia, juga berperan besar, dengan 54,4 persen responden melintasi Tol Trans Jawa dan 96,1 persen puas dengan kondisinya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain Pengamat Otomotif Aries Aditya Putra mencatat perilaku pengendara juga lebih baik, dengan angka kecelakaan menurun dibandingkan 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kecelakaan masif tidak terlihat, meski arus balik di Cikampek terkendala karena pengendara lelah. Perjalanan Semarang&amp;ndash;Jakarta pada 5 April hanya memakan 7 jam hingga Serpong, termasuk istirahat di rest area 260,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
