<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>11 Rumah Terancam Longsor Susulan di Pangalengan Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada</title><description>Bencana longsor yang menutup Jalan Raya Pangalengan di Kampung Babakan Sukasari, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (14/4/2025) dini hari.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/14/525/3130699/11-rumah-terancam-longsor-susulan-di-pangalengan-bandung-warga-diminta-tetap-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/14/525/3130699/11-rumah-terancam-longsor-susulan-di-pangalengan-bandung-warga-diminta-tetap-waspada"/><item><title>11 Rumah Terancam Longsor Susulan di Pangalengan Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/14/525/3130699/11-rumah-terancam-longsor-susulan-di-pangalengan-bandung-warga-diminta-tetap-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/14/525/3130699/11-rumah-terancam-longsor-susulan-di-pangalengan-bandung-warga-diminta-tetap-waspada</guid><pubDate>Senin 14 April 2025 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/14/525/3130699/longsor_di_pangalengan_bandung-suzI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Pangalengan Bandung (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/14/525/3130699/longsor_di_pangalengan_bandung-suzI_large.jpg</image><title>Longsor di Pangalengan Bandung (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Bencana longsor yang menutup Jalan Raya Pangalengan di Kampung Babakan Sukasari, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (14/4/2025) dini hari. Tidak hanya melumpuhkan akses lalu lintas, tetapi juga mengancam permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Kepala Desa Margamulya, Suhendar Rohmani mengungkapkan, bahwa sedikitnya 11 rumah warga berada di area yang cukup dekat dengan titik longsor. Ia menyebut, rumah-rumah tersebut terletak di RT 01 RW 23, tepat di bawah area longsoran yang berasal dari perkebunan di RW 11.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang berdekatan dengan longsor ada 11 rumah. Lokasinya di bawah tebing yang longsor, cukup rawan jika terjadi longsor susulan,&amp;rdquo; ujar Suhendar saat ditemui di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak hari sebelumnya.&#13;
&#13;
Ia menerima laporan kejadian sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya langsung ke lokasi untuk mengecek apakah ada rumah yang tertimbun atau rusak. Alhamdulillah, untuk sementara waktu tidak ada bangunan yang terdampak,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Suhendar menegaskan pihaknya tetap siaga karena curah hujan masih cukup tinggi dan kondisi tanah belum sepenuhnya stabil.&#13;
&#13;
Ia khawatir longsor susulan dapat mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar area rawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tetap waspada. Apalagi hujan belum berhenti. Kami juga minta warga tetap siaga dan menghindari lokasi longsor untuk sementara,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Pemerintah Desa bersama BPBD dan aparat gabungan terus memantau kondisi di lapangan. Hingga saat ini, enam alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah antisipasi, termasuk jika sewaktu-waktu perlu dilakukan evakuasi warga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Bencana longsor yang menutup Jalan Raya Pangalengan di Kampung Babakan Sukasari, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Senin (14/4/2025) dini hari. Tidak hanya melumpuhkan akses lalu lintas, tetapi juga mengancam permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Kepala Desa Margamulya, Suhendar Rohmani mengungkapkan, bahwa sedikitnya 11 rumah warga berada di area yang cukup dekat dengan titik longsor. Ia menyebut, rumah-rumah tersebut terletak di RT 01 RW 23, tepat di bawah area longsoran yang berasal dari perkebunan di RW 11.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang berdekatan dengan longsor ada 11 rumah. Lokasinya di bawah tebing yang longsor, cukup rawan jika terjadi longsor susulan,&amp;rdquo; ujar Suhendar saat ditemui di lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak hari sebelumnya.&#13;
&#13;
Ia menerima laporan kejadian sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya langsung ke lokasi untuk mengecek apakah ada rumah yang tertimbun atau rusak. Alhamdulillah, untuk sementara waktu tidak ada bangunan yang terdampak,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Suhendar menegaskan pihaknya tetap siaga karena curah hujan masih cukup tinggi dan kondisi tanah belum sepenuhnya stabil.&#13;
&#13;
Ia khawatir longsor susulan dapat mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar area rawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tetap waspada. Apalagi hujan belum berhenti. Kami juga minta warga tetap siaga dan menghindari lokasi longsor untuk sementara,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Pemerintah Desa bersama BPBD dan aparat gabungan terus memantau kondisi di lapangan. Hingga saat ini, enam alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah antisipasi, termasuk jika sewaktu-waktu perlu dilakukan evakuasi warga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
