<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Kandungan Cabuli Ibu Hamil saat USG, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><description>Video tersebut viral di media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/15/525/3130949/dokter-kandungan-cabuli-ibu-hamil-saat-usg-begini-kronologi-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/15/525/3130949/dokter-kandungan-cabuli-ibu-hamil-saat-usg-begini-kronologi-lengkapnya"/><item><title>Dokter Kandungan Cabuli Ibu Hamil saat USG, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/15/525/3130949/dokter-kandungan-cabuli-ibu-hamil-saat-usg-begini-kronologi-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/15/525/3130949/dokter-kandungan-cabuli-ibu-hamil-saat-usg-begini-kronologi-lengkapnya</guid><pubDate>Selasa 15 April 2025 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/15/525/3130949/viral-apTw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokter Kandungan Cabuli Ibu Hamil saat USG, Begini Kronologi Lengkapnya!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/15/525/3130949/viral-apTw_large.jpg</image><title>Dokter Kandungan Cabuli Ibu Hamil saat USG, Begini Kronologi Lengkapnya!</title></images><description>GARUT &amp;ndash; Seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat bernama M Syafril Firdaus, diduga melakukan tindakan tidak senonoh saat memeriksa pasiennya. Video tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Kronologinya bermula saat dokter tersebut melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) terhadap seorang ibu hamil. Dokter tersebut melakukan pemeriksaan kepada pasien dengan tangan kanannya tampak memegang alat USG dan mengitari daerah perut pasien.&#13;
&#13;
Sementara,&amp;nbsp;terlihat tangan kiri pelaku meraba ke area lain yakni dada pasien.Bahkan aksi seorang dokter tersebut terlihat jelas, dari kamera CCTV yang ada di dalam ruangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, membenarkan peristiwa tersebut. Namun sang dokter yang bernama dr Syafril alias dr Iril pernah berdinas di Rumah Sakit pemerintah. Sejak 2024 akhir, kontraknya telah dihentikan dan tidak lagi bekerja di pemerintah.&#13;
&#13;
Mengenai beredarnya video tersebut, Dinas Kesehatan akan memeriksa lebih lanjut kebenaran video yang beredar. Hal ini karena pada 2024 juga ada laporan terkait aksi dokter tersebut, yang melakulan aksi cabulnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih perlu melakukan klarifikasi lagi, apakah kasus dulu atau baru lagi, tapi sejak 2024 akhir, &amp;nbsp;dokter tersebut sudah tidak bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah,&amp;rdquo; ujar Kadinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani.&#13;
</description><content:encoded>GARUT &amp;ndash; Seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat bernama M Syafril Firdaus, diduga melakukan tindakan tidak senonoh saat memeriksa pasiennya. Video tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Kronologinya bermula saat dokter tersebut melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) terhadap seorang ibu hamil. Dokter tersebut melakukan pemeriksaan kepada pasien dengan tangan kanannya tampak memegang alat USG dan mengitari daerah perut pasien.&#13;
&#13;
Sementara,&amp;nbsp;terlihat tangan kiri pelaku meraba ke area lain yakni dada pasien.Bahkan aksi seorang dokter tersebut terlihat jelas, dari kamera CCTV yang ada di dalam ruangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, membenarkan peristiwa tersebut. Namun sang dokter yang bernama dr Syafril alias dr Iril pernah berdinas di Rumah Sakit pemerintah. Sejak 2024 akhir, kontraknya telah dihentikan dan tidak lagi bekerja di pemerintah.&#13;
&#13;
Mengenai beredarnya video tersebut, Dinas Kesehatan akan memeriksa lebih lanjut kebenaran video yang beredar. Hal ini karena pada 2024 juga ada laporan terkait aksi dokter tersebut, yang melakulan aksi cabulnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masih perlu melakukan klarifikasi lagi, apakah kasus dulu atau baru lagi, tapi sejak 2024 akhir, &amp;nbsp;dokter tersebut sudah tidak bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah,&amp;rdquo; ujar Kadinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
