<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nestapa Sopir Angkot di Tanjung Priok, Stres Tak Ada Pendapatan Akibat Macet Horor</title><description>Dia mengaku keluar dari rumah pukul 06.00 WIB untuk mencari nafkah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/18/338/3131904/nestapa-sopir-angkot-di-tanjung-priok-stres-tak-ada-pendapatan-akibat-macet-horor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/18/338/3131904/nestapa-sopir-angkot-di-tanjung-priok-stres-tak-ada-pendapatan-akibat-macet-horor"/><item><title>Nestapa Sopir Angkot di Tanjung Priok, Stres Tak Ada Pendapatan Akibat Macet Horor</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/18/338/3131904/nestapa-sopir-angkot-di-tanjung-priok-stres-tak-ada-pendapatan-akibat-macet-horor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/18/338/3131904/nestapa-sopir-angkot-di-tanjung-priok-stres-tak-ada-pendapatan-akibat-macet-horor</guid><pubDate>Jum'at 18 April 2025 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/18/338/3131904/viral-foIC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nestapa Sopir Angkot di Tanjung Priok, Stres Tak Ada Pendapatan Akibat Macet Horor</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/18/338/3131904/viral-foIC_large.jpg</image><title>Nestapa Sopir Angkot di Tanjung Priok, Stres Tak Ada Pendapatan Akibat Macet Horor</title></images><description>JAKARTA - Kemacetan yang terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara berdampak terhadap hilangnya pendapat sopir angkot. Mereka tidak bisa mencari nafkah karena memang jalanan sudah tidak bisa dilalui.&#13;
&#13;
Sopir angkot 01 jurusan Pulogebang-Tanjung Priok, Mustain (53), mengaku kemacetan parah di Jakarta Utara sebenarnya sudah terjadi sejak Senin (14/4) lalu. Namun puncaknya berlangsung kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau setahu saya sih mulai ya dari hari Senin udah mulai macet, mulai macet parah itu hari Rabu sampe malam Kamis,&amp;quot; kata Mustain ketika mangkal di daerah Jalan Raya Cakung Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (18/4/2025).&#13;
&#13;
Dia mengaku keluar dari rumah pukul 06.00 WIB untuk mencari nafkah. Namun karena mengetahui kemacetan sudah terjadi sejak Rabu malam, pagi itu dia mencoba mencari informasi terkait kondisi lalu lintas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau mau keluar (narik) mah pagi. Setelah nyari informasi dari teman. Ternyata mandek (macet). Saya tunggu sampe jam setengah satu siang. Jam satu keluar. Ternyata lebih parah lagi macetnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Karena tidak memungkinkan untuk narik pada hari itu, Mustain dengan sangat terpaksa kehilangan pendapatannya. Dia juga pusing karena harus memikirkan untuk membayar cicilan kendaraan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya stres yang ada. Gak ada penghasilan (kemarin). Gak ada yang buat rokok. Sedangkan mobil masih setoran ke bank,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia juga mengeluhkan dalam kondisi lalu lintas normal, ia hanya bisa mengantongi uang hasil nariknya maksimalkan Rp100 ribu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya sekarang-sekarang ini gak bisa dipastikan sih namanya narik. Itu sekarang ini dapet Rp 100 ribu, dibawa ke rumah buat belanja itu udah syukur alhamdulillah, sudah hebat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Adapun dia menduga, kemacetan kemarin disebabkan karena sistem masuk pelabuhan yang mengalami kendala.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya denger dari NPCT, imbas dari NPTC. Gerbang masuk pelabuhan NPTC katanya ada dua, itu Pelindo. Nah itu yang error mana kurang tahu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya,&amp;nbsp; Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara mengalami kemacetan sejak pagi pada Kamis (17/4/2025). Kemacetan ini disebabkan karena adanya antrean keluar masuk kendaraan truk di gerbang pelabuhan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jakarta Utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Antrean masuk gerbang NPCT 1,&amp;quot; kata kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKBP Donni Bagus Wibisono saat dihubungi, Kamis (17/4/2025).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kemacetan yang terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara berdampak terhadap hilangnya pendapat sopir angkot. Mereka tidak bisa mencari nafkah karena memang jalanan sudah tidak bisa dilalui.&#13;
&#13;
Sopir angkot 01 jurusan Pulogebang-Tanjung Priok, Mustain (53), mengaku kemacetan parah di Jakarta Utara sebenarnya sudah terjadi sejak Senin (14/4) lalu. Namun puncaknya berlangsung kemarin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau setahu saya sih mulai ya dari hari Senin udah mulai macet, mulai macet parah itu hari Rabu sampe malam Kamis,&amp;quot; kata Mustain ketika mangkal di daerah Jalan Raya Cakung Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (18/4/2025).&#13;
&#13;
Dia mengaku keluar dari rumah pukul 06.00 WIB untuk mencari nafkah. Namun karena mengetahui kemacetan sudah terjadi sejak Rabu malam, pagi itu dia mencoba mencari informasi terkait kondisi lalu lintas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau mau keluar (narik) mah pagi. Setelah nyari informasi dari teman. Ternyata mandek (macet). Saya tunggu sampe jam setengah satu siang. Jam satu keluar. Ternyata lebih parah lagi macetnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Karena tidak memungkinkan untuk narik pada hari itu, Mustain dengan sangat terpaksa kehilangan pendapatannya. Dia juga pusing karena harus memikirkan untuk membayar cicilan kendaraan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya stres yang ada. Gak ada penghasilan (kemarin). Gak ada yang buat rokok. Sedangkan mobil masih setoran ke bank,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia juga mengeluhkan dalam kondisi lalu lintas normal, ia hanya bisa mengantongi uang hasil nariknya maksimalkan Rp100 ribu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya sekarang-sekarang ini gak bisa dipastikan sih namanya narik. Itu sekarang ini dapet Rp 100 ribu, dibawa ke rumah buat belanja itu udah syukur alhamdulillah, sudah hebat,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Adapun dia menduga, kemacetan kemarin disebabkan karena sistem masuk pelabuhan yang mengalami kendala.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya denger dari NPCT, imbas dari NPTC. Gerbang masuk pelabuhan NPTC katanya ada dua, itu Pelindo. Nah itu yang error mana kurang tahu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya,&amp;nbsp; Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara mengalami kemacetan sejak pagi pada Kamis (17/4/2025). Kemacetan ini disebabkan karena adanya antrean keluar masuk kendaraan truk di gerbang pelabuhan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jakarta Utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Antrean masuk gerbang NPCT 1,&amp;quot; kata kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKBP Donni Bagus Wibisono saat dihubungi, Kamis (17/4/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
