<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Wajah Indonesia yang Selalu Diingat Paus Fransiskus: Selalu Senyum, Tak Ada yang Sangar</title><description>Uskup Agung Keuskupan Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo mengungkap kembali sosok Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/21/337/3132653/inilah-wajah-indonesia-yang-selalu-diingat-paus-fransiskus-selalu-senyum-tak-ada-yang-sangar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/21/337/3132653/inilah-wajah-indonesia-yang-selalu-diingat-paus-fransiskus-selalu-senyum-tak-ada-yang-sangar"/><item><title>Inilah Wajah Indonesia yang Selalu Diingat Paus Fransiskus: Selalu Senyum, Tak Ada yang Sangar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/21/337/3132653/inilah-wajah-indonesia-yang-selalu-diingat-paus-fransiskus-selalu-senyum-tak-ada-yang-sangar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/21/337/3132653/inilah-wajah-indonesia-yang-selalu-diingat-paus-fransiskus-selalu-senyum-tak-ada-yang-sangar</guid><pubDate>Senin 21 April 2025 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/21/337/3132653/ignatius_suharyo-Wphu_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ignatius Suharyo (Foto: Okezone/Jonathan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/21/337/3132653/ignatius_suharyo-Wphu_large.JPG</image><title>Ignatius Suharyo (Foto: Okezone/Jonathan)</title></images><description>JAKARTA - Uskup Agung Keuskupan Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo mengungkap kembali sosok Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus. Ia menyebut Paus Fransiskus sangat gembira saat berkunjung ke Indonesia pada 2024 silam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pernah dua kali dalam satu mobil bersama beliau, beliau selalu bercerita dia merasa senang sekali berada di Indonesia, senang sekali,&amp;quot; kata Ignatius di Gereja Katedral Jakarta, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
Ignatius menyebut Paus Fransiskus selalu melihat wajah-wajah tersenyum dari masyarakat Indonesia yang menyambutnya. Paus menyebut tak pernah melihat kemarahan dari wajah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena apa? beliau selalu mengatakan saya selalu melihat wajah-wajah dengan senyum tidak ada wajah-wajah yang sangar, yang marah, selalu dengan senyum,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ignatius menilai Paus Fransiskus merupakan sosok yang sederhana. Kesederhanaan itu menurutnya menjadi teladan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesederhanaan seperti itu sungguh-sungguh menarik perhatian bukan mengajar, tetapi memberi teladan dan justru itu sangat menarik dan mengesankan. Karena kalau hanya kotbah itu lewat, tetapi kalau teladan itu bisa menunjukkan keperibadian yang tulus,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Uskup Agung Keuskupan Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo mengungkap kembali sosok Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus. Ia menyebut Paus Fransiskus sangat gembira saat berkunjung ke Indonesia pada 2024 silam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pernah dua kali dalam satu mobil bersama beliau, beliau selalu bercerita dia merasa senang sekali berada di Indonesia, senang sekali,&amp;quot; kata Ignatius di Gereja Katedral Jakarta, Senin (21/4/2025).&#13;
&#13;
Ignatius menyebut Paus Fransiskus selalu melihat wajah-wajah tersenyum dari masyarakat Indonesia yang menyambutnya. Paus menyebut tak pernah melihat kemarahan dari wajah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena apa? beliau selalu mengatakan saya selalu melihat wajah-wajah dengan senyum tidak ada wajah-wajah yang sangar, yang marah, selalu dengan senyum,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ignatius menilai Paus Fransiskus merupakan sosok yang sederhana. Kesederhanaan itu menurutnya menjadi teladan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesederhanaan seperti itu sungguh-sungguh menarik perhatian bukan mengajar, tetapi memberi teladan dan justru itu sangat menarik dan mengesankan. Karena kalau hanya kotbah itu lewat, tetapi kalau teladan itu bisa menunjukkan keperibadian yang tulus,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
