<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Kasus Keracunan, Badan Gizi Nasional Tambah SOP dalam Pelaksanaan MBG</title><description>Badan Gizi Nasional (BGN) menambah satu standar operasional prosedur (SOP), dalam pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) usai adanya insiden keracunan massal&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/337/3133324/cegah-kasus-keracunan-badan-gizi-nasional-tambah-sop-dalam-pelaksanaan-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/24/337/3133324/cegah-kasus-keracunan-badan-gizi-nasional-tambah-sop-dalam-pelaksanaan-mbg"/><item><title>Cegah Kasus Keracunan, Badan Gizi Nasional Tambah SOP dalam Pelaksanaan MBG</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/337/3133324/cegah-kasus-keracunan-badan-gizi-nasional-tambah-sop-dalam-pelaksanaan-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/24/337/3133324/cegah-kasus-keracunan-badan-gizi-nasional-tambah-sop-dalam-pelaksanaan-mbg</guid><pubDate>Kamis 24 April 2025 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/24/337/3133324/program_makan_bergizi_gratis-rtJT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program Makan Bergizi Gratis (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/24/337/3133324/program_makan_bergizi_gratis-rtJT_large.jpg</image><title>Program Makan Bergizi Gratis (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menambah satu standar operasional prosedur (SOP), dalam pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) usai adanya insiden keracunan massal yang menimpa siswa-siswi di Cianjur, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menerangkan, SOP yang akan diterapkan yakni sisa dari makanan tersebut akan dibersihkan di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari peristiwa ini, Badan Gizi Nasional menambah satu SOP dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, yaitu, sisa makanan tidak dibersihkan di sekolah tapi di SPPG,&amp;rdquo; kata Dadan dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Dadan juga menerangkan pihaknyga juga akan memberikan pelatihan tambahan dalam rangka penguatan SDM di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu akan dilakukan beberapa pelatihan tambahan untuk penguatan SDM di lapangan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, puluhan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur, Jawa Barat diduga keracunan massal seusai menyantap makan bergizi gratis (MBG) pada Senin (21/4/2025). Para pelajar tersebut dirawat di dua rumah sakit yakni 28 siswa dirawat di RSUD Sayang Cianjur dan 10 pelajar dirawat di RS Bhayangkara Cianjur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Frida Layla Yahya mengatakan, puluhan pelajar yang dirawat tersebut rata-rata mengeluhkan gejala meyerupai keracunan, seperti pusing, mual, muntah, hingga diare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelajar tersebut mengeluhkan keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di sekolah. Namun berbeda-beda ada yang mengalami gejalanya disekolah dan ada juga yang merasakan sakit setelah di rumah. Jadi kemungkinan ada yang masih dirawat di rumah atau di Puskesmas,&amp;quot; terang Frida.&#13;
&#13;
Dia mengimbau kepada Puskesmas untuk mendata pasien yang diduga mengalami keracunan, terutama pelajar untuk memastikan jumlah korban.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menambah satu standar operasional prosedur (SOP), dalam pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) usai adanya insiden keracunan massal yang menimpa siswa-siswi di Cianjur, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menerangkan, SOP yang akan diterapkan yakni sisa dari makanan tersebut akan dibersihkan di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari peristiwa ini, Badan Gizi Nasional menambah satu SOP dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, yaitu, sisa makanan tidak dibersihkan di sekolah tapi di SPPG,&amp;rdquo; kata Dadan dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
Selain itu, Dadan juga menerangkan pihaknyga juga akan memberikan pelatihan tambahan dalam rangka penguatan SDM di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu akan dilakukan beberapa pelatihan tambahan untuk penguatan SDM di lapangan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, puluhan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur, Jawa Barat diduga keracunan massal seusai menyantap makan bergizi gratis (MBG) pada Senin (21/4/2025). Para pelajar tersebut dirawat di dua rumah sakit yakni 28 siswa dirawat di RSUD Sayang Cianjur dan 10 pelajar dirawat di RS Bhayangkara Cianjur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Frida Layla Yahya mengatakan, puluhan pelajar yang dirawat tersebut rata-rata mengeluhkan gejala meyerupai keracunan, seperti pusing, mual, muntah, hingga diare.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelajar tersebut mengeluhkan keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) di sekolah. Namun berbeda-beda ada yang mengalami gejalanya disekolah dan ada juga yang merasakan sakit setelah di rumah. Jadi kemungkinan ada yang masih dirawat di rumah atau di Puskesmas,&amp;quot; terang Frida.&#13;
&#13;
Dia mengimbau kepada Puskesmas untuk mendata pasien yang diduga mengalami keracunan, terutama pelajar untuk memastikan jumlah korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
