<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bencana Pergerakan Tanah di Brebes Meluas ke Pedukuhan Ares</title><description>Abdul Muhari mengungkap potensi perluasan pergerakan tanah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/512/3133543/bencana-pergerakan-tanah-di-brebes-meluas-ke-pedukuhan-ares</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/24/512/3133543/bencana-pergerakan-tanah-di-brebes-meluas-ke-pedukuhan-ares"/><item><title>Bencana Pergerakan Tanah di Brebes Meluas ke Pedukuhan Ares</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/512/3133543/bencana-pergerakan-tanah-di-brebes-meluas-ke-pedukuhan-ares</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/24/512/3133543/bencana-pergerakan-tanah-di-brebes-meluas-ke-pedukuhan-ares</guid><pubDate>Kamis 24 April 2025 19:37 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/24/512/3133543/bencana-H7fG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pergerakan tanah (Foto: Ant/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/24/512/3133543/bencana-H7fG_large.jpg</image><title>Ilustrasi pergerakan tanah (Foto: Ant/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengungkap potensi perluasan pergerakan tanah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Hal itu diungkap berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes berupa hasil asesmen kejadian pergerakan tanah yang melanda Kecamatan Sirampog per Rabu 23 April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terpantau potensi perluasan wilayah terdampak pada satu desa lainnya, yaitu Pedukuhan Ares. Di lokasi ini ada sebanyak 63 warga terancam bencana pergerakan tanah,&amp;quot; katanya, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul mengatakan, dengan adanya perluasan wilayah terdampak, maka total wilayah terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes menjadi lima pedukuhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Antara lain Pedukuhan Krajan, Karanganyar, Babakan, Cupang Bungur, dan Ares,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Untuk itu, kata Abdul, BPBD Kabupaten Brebes menyediakan beberapa titik pengungsian sementara bagi warga terdampak. &amp;quot;Pemerintah daerah setempat juga menyiapkan lokasi evakuasi bagi hewan ternak milik warga di dekat lokasi pengungsian,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengungkap potensi perluasan pergerakan tanah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Hal itu diungkap berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes berupa hasil asesmen kejadian pergerakan tanah yang melanda Kecamatan Sirampog per Rabu 23 April 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terpantau potensi perluasan wilayah terdampak pada satu desa lainnya, yaitu Pedukuhan Ares. Di lokasi ini ada sebanyak 63 warga terancam bencana pergerakan tanah,&amp;quot; katanya, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul mengatakan, dengan adanya perluasan wilayah terdampak, maka total wilayah terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes menjadi lima pedukuhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Antara lain Pedukuhan Krajan, Karanganyar, Babakan, Cupang Bungur, dan Ares,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Untuk itu, kata Abdul, BPBD Kabupaten Brebes menyediakan beberapa titik pengungsian sementara bagi warga terdampak. &amp;quot;Pemerintah daerah setempat juga menyiapkan lokasi evakuasi bagi hewan ternak milik warga di dekat lokasi pengungsian,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
