<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandung Heboh! Bocah Dampingi Jasad Ayahnya Seorang Diri di Kontrakan Sempit</title><description>Peristiwa tersebut viral di media sosial.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/525/3133477/bandung-heboh-bocah-dampingi-jasad-ayahnya-seorang-diri-di-kontrakan-sempit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/24/525/3133477/bandung-heboh-bocah-dampingi-jasad-ayahnya-seorang-diri-di-kontrakan-sempit"/><item><title>Bandung Heboh! Bocah Dampingi Jasad Ayahnya Seorang Diri di Kontrakan Sempit</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/24/525/3133477/bandung-heboh-bocah-dampingi-jasad-ayahnya-seorang-diri-di-kontrakan-sempit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/24/525/3133477/bandung-heboh-bocah-dampingi-jasad-ayahnya-seorang-diri-di-kontrakan-sempit</guid><pubDate>Kamis 24 April 2025 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/24/525/3133477/viral-z4u0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah Dampingi Jenazah Ayahnya Seorang Diri di Kontrakan Sempit</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/24/525/3133477/viral-z4u0_large.jpg</image><title>Bocah Dampingi Jenazah Ayahnya Seorang Diri di Kontrakan Sempit</title></images><description>BANDUNG - Seorang remaja laki-laki mendampingi jenazah ayahnya seorang diri di sebuah kontrakan sempit di Kampung Cikandang RW 22, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Video pertama kali diunggah oleh akun TikTok @thisis2425 dan mendapat simpati luas dari warganet.&#13;
&#13;
Dalam video yang diunggah, terlihat jenazah sang ayah dibaringkan di dalam kontrakan petak sederhana, didampingi anaknya yang bernama Raka (13).&#13;
&#13;
Sejumlah warga turut hadir dan terlihat bermusyawarah untuk menentukan pemakaman almarhum Ayah Raka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Raka dan ayahnya baru satu minggu tinggal di kontrakan sini. Sebelumnya mereka tinggal di Kampung Sindangsari RW 21,&amp;rdquo; ungkap Eka Prasetia Santana, pemilik akun TikTok yang pertama kali mengunggah video tersebut, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
Menurut Eka, ayah Raka meninggal dunia pada Minggu (20/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, almarhum diketahui sedang tidur di samping Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Raka yang pertama menyadari ayahnya sudah tidak bernyawa. Dia menunggu jenazah ayahnya seorang diri sampai akhirnya warga datang membantu,&amp;rdquo; kata Eka&#13;
&#13;
Meski sempat muncul narasi di media sosial bahwa jenazah ditelantarkan, Eka membantah keras tudingan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga di sini dan dari tempat tinggal sebelumnya (Sindangsari) justru langsung bermusyawarah, memandikan, dan menyolatkan jenazah sambil menunggu kabar dari keluarga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Raka sempat mengungkap jika keluarganya berada di Limbangan, Kabupaten Garut. Karena tak kunjung ada kabar dari pihak keluarga, warga mengambil inisiatif untuk mengurus proses pemakaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akhirnya, pihak keluarga baru tiba sekitar pukul 20.00 WIB dan sepakat untuk memakamkan jenazah pada esok harinya, Senin (21/4/2025), di pemakaman Kampung Sindangsari RW 21.&#13;
&#13;
Eka menjelaskan jika ayah Raka adalah seorang karyawan perusahaan bus swasta dan menderita penyakit tumor paru-paru sejak lama.&#13;
&#13;
Almarhum sempat dirawat di beberapa rumah sakit, termasuk Rumah Sakit AMC Cileunyi dan Rumah Sakit Paru Cimbuleuit, Kota Bandung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kejadian yang dialami Raka juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina yang langsung datang ke Kontrakan Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ibu Wakil Bupati datang ke lokasi kontrakan sekitar pukul 23.00 WIB malam itu, bersama pihak desa dan kecamatan,&amp;rdquo; tutur Eka.&#13;
&#13;
Setelah prosesi pemakaman selesai, Raka kini tinggal bersama ibunya di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Meski demikian, pihak keluarga menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut kepada media.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Seorang remaja laki-laki mendampingi jenazah ayahnya seorang diri di sebuah kontrakan sempit di Kampung Cikandang RW 22, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tersebut viral di media sosial.&#13;
&#13;
Video pertama kali diunggah oleh akun TikTok @thisis2425 dan mendapat simpati luas dari warganet.&#13;
&#13;
Dalam video yang diunggah, terlihat jenazah sang ayah dibaringkan di dalam kontrakan petak sederhana, didampingi anaknya yang bernama Raka (13).&#13;
&#13;
Sejumlah warga turut hadir dan terlihat bermusyawarah untuk menentukan pemakaman almarhum Ayah Raka.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Raka dan ayahnya baru satu minggu tinggal di kontrakan sini. Sebelumnya mereka tinggal di Kampung Sindangsari RW 21,&amp;rdquo; ungkap Eka Prasetia Santana, pemilik akun TikTok yang pertama kali mengunggah video tersebut, Kamis (24/4/2025).&#13;
&#13;
Menurut Eka, ayah Raka meninggal dunia pada Minggu (20/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, almarhum diketahui sedang tidur di samping Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Raka yang pertama menyadari ayahnya sudah tidak bernyawa. Dia menunggu jenazah ayahnya seorang diri sampai akhirnya warga datang membantu,&amp;rdquo; kata Eka&#13;
&#13;
Meski sempat muncul narasi di media sosial bahwa jenazah ditelantarkan, Eka membantah keras tudingan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga di sini dan dari tempat tinggal sebelumnya (Sindangsari) justru langsung bermusyawarah, memandikan, dan menyolatkan jenazah sambil menunggu kabar dari keluarga,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Raka sempat mengungkap jika keluarganya berada di Limbangan, Kabupaten Garut. Karena tak kunjung ada kabar dari pihak keluarga, warga mengambil inisiatif untuk mengurus proses pemakaman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akhirnya, pihak keluarga baru tiba sekitar pukul 20.00 WIB dan sepakat untuk memakamkan jenazah pada esok harinya, Senin (21/4/2025), di pemakaman Kampung Sindangsari RW 21.&#13;
&#13;
Eka menjelaskan jika ayah Raka adalah seorang karyawan perusahaan bus swasta dan menderita penyakit tumor paru-paru sejak lama.&#13;
&#13;
Almarhum sempat dirawat di beberapa rumah sakit, termasuk Rumah Sakit AMC Cileunyi dan Rumah Sakit Paru Cimbuleuit, Kota Bandung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kejadian yang dialami Raka juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina yang langsung datang ke Kontrakan Raka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ibu Wakil Bupati datang ke lokasi kontrakan sekitar pukul 23.00 WIB malam itu, bersama pihak desa dan kecamatan,&amp;rdquo; tutur Eka.&#13;
&#13;
Setelah prosesi pemakaman selesai, Raka kini tinggal bersama ibunya di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. Meski demikian, pihak keluarga menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut kepada media.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
