<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Besar Terjang Maluku Utara, Satu Orang Meninggal dan Ratusan Warga Mengungsi</title><description>Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3133928/banjir-besar-terjang-maluku-utara-satu-orang-meninggal-dan-ratusan-warga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3133928/banjir-besar-terjang-maluku-utara-satu-orang-meninggal-dan-ratusan-warga-mengungsi"/><item><title>Banjir Besar Terjang Maluku Utara, Satu Orang Meninggal dan Ratusan Warga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3133928/banjir-besar-terjang-maluku-utara-satu-orang-meninggal-dan-ratusan-warga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3133928/banjir-besar-terjang-maluku-utara-satu-orang-meninggal-dan-ratusan-warga-mengungsi</guid><pubDate>Sabtu 26 April 2025 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/26/340/3133928/banjir-rYjT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Besar Terjang Maluku Utara, Satu Orang Meninggal dan Ratusan Warga Mengungsi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/26/340/3133928/banjir-rYjT_large.jpg</image><title>Banjir Besar Terjang Maluku Utara, Satu Orang Meninggal dan Ratusan Warga Mengungsi</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan ratusan lainnya harus mengungsi. Laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, peristiwa itu&amp;nbsp;terjadi di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Barat.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir di Kabupaten Pulau Morotai terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (25/4) sore.&#13;
&#13;
Debit air sungai di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, meningkat drastis hingga meluap dan menyeret tiga orang warga yang tengah menyeberangi sungai. Dari hasil pencarian satu orang ditemukan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari ketiga warga itu, telah berhasil ditemukan dua orang dengan rincian satu orang selamat dan satu orang meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu satu orang lainnya belum dapat ditemukan. Sampai saat ini BPBD bersama tim gabungan setempat masih terus berupaya melakukan pencarian satu orang warga tersebut,&amp;rdquo; lanjut pria yang akrab disapa Aam tersebut.&#13;
&#13;
Sementara itu di Kabupaten Halmahera Barat, banjir melanda sejak Kamis (24/4) dan memaksa warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data sementara menyebutkan sebanyak 776 warga di Kecamatan Ibu dan 76 kepala keluarga di Kecamatan Ibu Selatan terpaksa mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banjir ini menyebabkan masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman, merujuk data yang diterima, terdapat 776 warga di Kecamatan Ibu mengungsi dan 76 kepala keluarga di Kecamatan Ibu Selatan juga mengungsi,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
Aam memastikan BPBD setempat bersama aparat TNI, Polri, serta relawan masih terus melakukan penanganan darurat dan pemantauan di lokasi terdampak banjir.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan ratusan lainnya harus mengungsi. Laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, peristiwa itu&amp;nbsp;terjadi di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Barat.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir di Kabupaten Pulau Morotai terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (25/4) sore.&#13;
&#13;
Debit air sungai di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, meningkat drastis hingga meluap dan menyeret tiga orang warga yang tengah menyeberangi sungai. Dari hasil pencarian satu orang ditemukan meninggal dunia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari ketiga warga itu, telah berhasil ditemukan dua orang dengan rincian satu orang selamat dan satu orang meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu satu orang lainnya belum dapat ditemukan. Sampai saat ini BPBD bersama tim gabungan setempat masih terus berupaya melakukan pencarian satu orang warga tersebut,&amp;rdquo; lanjut pria yang akrab disapa Aam tersebut.&#13;
&#13;
Sementara itu di Kabupaten Halmahera Barat, banjir melanda sejak Kamis (24/4) dan memaksa warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Data sementara menyebutkan sebanyak 776 warga di Kecamatan Ibu dan 76 kepala keluarga di Kecamatan Ibu Selatan terpaksa mengungsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banjir ini menyebabkan masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman, merujuk data yang diterima, terdapat 776 warga di Kecamatan Ibu mengungsi dan 76 kepala keluarga di Kecamatan Ibu Selatan juga mengungsi,&amp;rdquo; kata Aam.&#13;
&#13;
Aam memastikan BPBD setempat bersama aparat TNI, Polri, serta relawan masih terus melakukan penanganan darurat dan pemantauan di lokasi terdampak banjir.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
