<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enam Warga di Manggarai Digigit Anjing Positif Rabies</title><description>Enam warga di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban gigitan anjing yang terinfeksi rabies, Sabtu (26/4/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3134064/enam-warga-di-manggarai-digigit-anjing-positif-rabies</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3134064/enam-warga-di-manggarai-digigit-anjing-positif-rabies"/><item><title>Enam Warga di Manggarai Digigit Anjing Positif Rabies</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3134064/enam-warga-di-manggarai-digigit-anjing-positif-rabies</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/26/340/3134064/enam-warga-di-manggarai-digigit-anjing-positif-rabies</guid><pubDate>Sabtu 26 April 2025 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Iren Leleng</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/26/340/3134064/anjing_rabies-Wi3d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anjing Rabies (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/26/340/3134064/anjing_rabies-Wi3d_large.jpg</image><title>Anjing Rabies (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
FLORES - Enam warga di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban gigitan anjing yang terinfeksi rabies, Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Lima korban berasal dari Kecamatan Langke Rembong, masing-masing berinisial AN, AK, GE, FA, dan LAM. Sementara satu korban lainnya, berinisial TB, adalah warga Kecamatan Cibal.&#13;
&#13;
Lurah Satar Tacik, Dionisius Hambur, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi di wilayah Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, dalam rentang waktu satu hari.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anjing itu pertama menggigit salah satu warga di dekat bengkel, tepat di bagian paha. Setelah itu, anjing bergerak menuju Kampung Kumba dan menggigit empat orang lainnya,&amp;quot; jelas Dionisius.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, seorang pengguna jalan dari Kecamatan Cibal yang melintas di kawasan tersebut juga turut menjadi korban gigitan anjing yang sama.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menindaklanjuti kejadian itu, pihak kelurahan bersama warga segera melakukan eksekusi terhadap anjing tersebut untuk mencegah bertambahnya korban. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memastikan kondisi hewan tersebut melalui pemeriksaan laboratorium.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan uji laboratorium di puskesmas terdekat, hasilnya menyatakan bahwa anjing itu positif rabies,&amp;quot; kata Dionisius.&#13;
&#13;
Saat ini, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas dan dalam pemantauan tenaga kesehatan setempat.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
FLORES - Enam warga di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban gigitan anjing yang terinfeksi rabies, Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Lima korban berasal dari Kecamatan Langke Rembong, masing-masing berinisial AN, AK, GE, FA, dan LAM. Sementara satu korban lainnya, berinisial TB, adalah warga Kecamatan Cibal.&#13;
&#13;
Lurah Satar Tacik, Dionisius Hambur, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa insiden terjadi di wilayah Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, dalam rentang waktu satu hari.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anjing itu pertama menggigit salah satu warga di dekat bengkel, tepat di bagian paha. Setelah itu, anjing bergerak menuju Kampung Kumba dan menggigit empat orang lainnya,&amp;quot; jelas Dionisius.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, seorang pengguna jalan dari Kecamatan Cibal yang melintas di kawasan tersebut juga turut menjadi korban gigitan anjing yang sama.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menindaklanjuti kejadian itu, pihak kelurahan bersama warga segera melakukan eksekusi terhadap anjing tersebut untuk mencegah bertambahnya korban. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memastikan kondisi hewan tersebut melalui pemeriksaan laboratorium.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah dilakukan uji laboratorium di puskesmas terdekat, hasilnya menyatakan bahwa anjing itu positif rabies,&amp;quot; kata Dionisius.&#13;
&#13;
Saat ini, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas dan dalam pemantauan tenaga kesehatan setempat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
