<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Ambang Perang, Tentara India dan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan</title><description>Ketegangan antara India dan Pakistan semakin memuncak dalam sepekan terakhir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/27/18/3134200/di-ambang-perang-tentara-india-dan-pakistan-baku-tembak-di-perbatasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/27/18/3134200/di-ambang-perang-tentara-india-dan-pakistan-baku-tembak-di-perbatasan"/><item><title>Di Ambang Perang, Tentara India dan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/27/18/3134200/di-ambang-perang-tentara-india-dan-pakistan-baku-tembak-di-perbatasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/27/18/3134200/di-ambang-perang-tentara-india-dan-pakistan-baku-tembak-di-perbatasan</guid><pubDate>Minggu 27 April 2025 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/27/18/3134200/ilustrasi-tpnu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/27/18/3134200/ilustrasi-tpnu_large.jpg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Baku Tembak antara pasukan India dan Pakistan di sepanjang perbatasan Kashmir berlangsung untuk malam ketiga berturut-turut, kata pejabat New Delhi pada Minggu, (27/4/2025). Insiden ini pecah di tengah meningkatnya ketegangan yang membawa kedua negara ke ambang perang menyusul serangan mematikan di tempat wisata di wilayah mayoritas Muslim yang dikelola oleh India.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
India menuduh Pakistan mendukung &amp;quot;terorisme lintas batas&amp;quot; setelah orang-orang bersenjata melakukan serangan terburuk terhadap warga sipil di wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim selama seperempat abad.&#13;
&#13;
Islamabad membantah terlibat, menyebut upaya untuk menghubungkan Pakistan dengan serangan itu &amp;quot;tidak masuk akal&amp;quot; dan bertekad untuk menanggapi tindakan India apa pun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Baku Tembak Pecah di Perbatasan&#13;
&#13;
Pasukan keamanan India telah melancarkan perburuan besar-besaran terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan 26 turis di tempat wisata di Pahalgam pada 22 April.&#13;
&#13;
Militer India mengatakan pada Minggu telah terjadi penembakan senjata ringan &amp;quot;tanpa alasan&amp;quot; yang &amp;quot;dimulai oleh Pakistan&amp;quot; di sepanjang Garis Kontrol yang memisahkan kedua negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Pasukan) kami sendiri merespons secara efektif dengan tembakan senjata ringan yang tepat,&amp;quot; tambahnya, sebagaimana dilansir AFP.&#13;
&#13;
Pakistan belum mengonfirmasi baku tembak terbaru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perburuan Besar-besaran&#13;
&#13;
Polisi India telah mengeluarkan poster pencarian untuk tiga orang &amp;ndash; dua warga negara Pakistan dan satu warga negara India &amp;ndash; yang mereka katakan sebagai anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, sebuah organisasi teroris yang ditetapkan PBB.&#13;
&#13;
Kementerian Dalam Negeri Federal India menyerahkan penyelidikan serangan itu kepada Badan Investigasi Nasional, yang berfokus pada antiterorisme.&#13;
&#13;
Badan tersebut memeriksa saksi mata, meneliti titik masuk dan keluar, selain mengumpulkan bukti forensik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para saksi mata sedang diperiksa secara mendetail untuk mengumpulkan rangkaian peristiwa yang menyebabkan salah satu serangan teror terburuk di Kashmir,&amp;quot; katanya dalam sebuah pernyataan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumah-rumah Dibom&#13;
&#13;
Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan mereka pada 1947. Keduanya mengklaim wilayah tersebut secara penuh tetapi memerintah sebagian wilayahnya secara terpisah.&#13;
&#13;
Kelompok pemberontak telah melancarkan pemberontakan di Kashmir yang dikuasai India sejak 1989, menuntut kemerdekaan atau penggabungan dengan Pakistan.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, (26/4/2025) tentara di Kashmir yang dikelola India mengebom rumah keluarga salah satu tersangka Pahalgam.&#13;
&#13;
Rumah Farooq Ahmad Tadwa dihancurkan oleh pihak berwenang di distrik Kupwara, salah satu dari serangkaian pembongkaran yang menargetkan rumah-rumah para militan yang diduga.&#13;
&#13;
Sejauh ini sembilan rumah milik militan telah dibom sejak serangan Pahalgam, kata seorang pejabat polisi kepada AFP pada hari Minggu dengan syarat anonim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah serangan Kashmir, New Delhi menangguhkan perjanjian pembagian air, mengumumkan penutupan perbatasan darat utama dengan Pakistan, menurunkan hubungan diplomatik, dan mencabut visa bagi warga Pakistan.&#13;
&#13;
Sebagai tanggapan, Islamabad telah memerintahkan pengusiran diplomat dan penasihat militer India, membatalkan visa bagi warga negara India &amp;ndash; kecuali peziarah Sikh &amp;ndash; dan menutup perbatasan utama dari sisinya.&#13;
&#13;
Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mendesak kedua musuh bebuyutan tersebut untuk menunjukkan &amp;quot;pengekangan diri semaksimal mungkin&amp;quot; sehingga masalah-masalah dapat &amp;quot;diselesaikan secara damai melalui keterlibatan bersama yang bermakna.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pahalgam menandai perubahan dramatis dalam serangan pemberontak Kashmir baru-baru ini, yang biasanya menargetkan pasukan keamanan India.&#13;
&#13;
Para analis mengatakan bahwa respon militer India mungkin masih dalam proses.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan ada pembalasan militer dan kami siap. Kami sedang membahas sifat serangan itu,&amp;quot; surat kabar Indian Express mengutip sumber utama pemerintah pada Minggu.&#13;
&#13;
Pada 2019, serangan bunuh diri menewaskan 41 tentara India di Kashmir dan memicu serangan udara India di Pakistan, membawa kedua negara ke ambang perang habis-habisan.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Baku Tembak antara pasukan India dan Pakistan di sepanjang perbatasan Kashmir berlangsung untuk malam ketiga berturut-turut, kata pejabat New Delhi pada Minggu, (27/4/2025). Insiden ini pecah di tengah meningkatnya ketegangan yang membawa kedua negara ke ambang perang menyusul serangan mematikan di tempat wisata di wilayah mayoritas Muslim yang dikelola oleh India.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
India menuduh Pakistan mendukung &amp;quot;terorisme lintas batas&amp;quot; setelah orang-orang bersenjata melakukan serangan terburuk terhadap warga sipil di wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim selama seperempat abad.&#13;
&#13;
Islamabad membantah terlibat, menyebut upaya untuk menghubungkan Pakistan dengan serangan itu &amp;quot;tidak masuk akal&amp;quot; dan bertekad untuk menanggapi tindakan India apa pun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Baku Tembak Pecah di Perbatasan&#13;
&#13;
Pasukan keamanan India telah melancarkan perburuan besar-besaran terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan 26 turis di tempat wisata di Pahalgam pada 22 April.&#13;
&#13;
Militer India mengatakan pada Minggu telah terjadi penembakan senjata ringan &amp;quot;tanpa alasan&amp;quot; yang &amp;quot;dimulai oleh Pakistan&amp;quot; di sepanjang Garis Kontrol yang memisahkan kedua negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Pasukan) kami sendiri merespons secara efektif dengan tembakan senjata ringan yang tepat,&amp;quot; tambahnya, sebagaimana dilansir AFP.&#13;
&#13;
Pakistan belum mengonfirmasi baku tembak terbaru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perburuan Besar-besaran&#13;
&#13;
Polisi India telah mengeluarkan poster pencarian untuk tiga orang &amp;ndash; dua warga negara Pakistan dan satu warga negara India &amp;ndash; yang mereka katakan sebagai anggota kelompok Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, sebuah organisasi teroris yang ditetapkan PBB.&#13;
&#13;
Kementerian Dalam Negeri Federal India menyerahkan penyelidikan serangan itu kepada Badan Investigasi Nasional, yang berfokus pada antiterorisme.&#13;
&#13;
Badan tersebut memeriksa saksi mata, meneliti titik masuk dan keluar, selain mengumpulkan bukti forensik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para saksi mata sedang diperiksa secara mendetail untuk mengumpulkan rangkaian peristiwa yang menyebabkan salah satu serangan teror terburuk di Kashmir,&amp;quot; katanya dalam sebuah pernyataan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumah-rumah Dibom&#13;
&#13;
Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan mereka pada 1947. Keduanya mengklaim wilayah tersebut secara penuh tetapi memerintah sebagian wilayahnya secara terpisah.&#13;
&#13;
Kelompok pemberontak telah melancarkan pemberontakan di Kashmir yang dikuasai India sejak 1989, menuntut kemerdekaan atau penggabungan dengan Pakistan.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, (26/4/2025) tentara di Kashmir yang dikelola India mengebom rumah keluarga salah satu tersangka Pahalgam.&#13;
&#13;
Rumah Farooq Ahmad Tadwa dihancurkan oleh pihak berwenang di distrik Kupwara, salah satu dari serangkaian pembongkaran yang menargetkan rumah-rumah para militan yang diduga.&#13;
&#13;
Sejauh ini sembilan rumah milik militan telah dibom sejak serangan Pahalgam, kata seorang pejabat polisi kepada AFP pada hari Minggu dengan syarat anonim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah serangan Kashmir, New Delhi menangguhkan perjanjian pembagian air, mengumumkan penutupan perbatasan darat utama dengan Pakistan, menurunkan hubungan diplomatik, dan mencabut visa bagi warga Pakistan.&#13;
&#13;
Sebagai tanggapan, Islamabad telah memerintahkan pengusiran diplomat dan penasihat militer India, membatalkan visa bagi warga negara India &amp;ndash; kecuali peziarah Sikh &amp;ndash; dan menutup perbatasan utama dari sisinya.&#13;
&#13;
Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mendesak kedua musuh bebuyutan tersebut untuk menunjukkan &amp;quot;pengekangan diri semaksimal mungkin&amp;quot; sehingga masalah-masalah dapat &amp;quot;diselesaikan secara damai melalui keterlibatan bersama yang bermakna.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pahalgam menandai perubahan dramatis dalam serangan pemberontak Kashmir baru-baru ini, yang biasanya menargetkan pasukan keamanan India.&#13;
&#13;
Para analis mengatakan bahwa respon militer India mungkin masih dalam proses.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan ada pembalasan militer dan kami siap. Kami sedang membahas sifat serangan itu,&amp;quot; surat kabar Indian Express mengutip sumber utama pemerintah pada Minggu.&#13;
&#13;
Pada 2019, serangan bunuh diri menewaskan 41 tentara India di Kashmir dan memicu serangan udara India di Pakistan, membawa kedua negara ke ambang perang habis-habisan.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
