<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesal Kebijakan Bina Siswa Nakal di Barak Dikritik Elite, Dedi Mulyadi: Cuma Komentar Aja Bisanya!</title><description>Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku merasa kesal banyak elite yang mengkritisi kebijakannya untuk membina siswa nakal di barak TNI-Polri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/337/3134799/kesal-kebijakan-bina-siswa-nakal-di-barak-dikritik-elite-dedi-mulyadi-cuma-komentar-aja-bisanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/29/337/3134799/kesal-kebijakan-bina-siswa-nakal-di-barak-dikritik-elite-dedi-mulyadi-cuma-komentar-aja-bisanya"/><item><title>Kesal Kebijakan Bina Siswa Nakal di Barak Dikritik Elite, Dedi Mulyadi: Cuma Komentar Aja Bisanya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/337/3134799/kesal-kebijakan-bina-siswa-nakal-di-barak-dikritik-elite-dedi-mulyadi-cuma-komentar-aja-bisanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/29/337/3134799/kesal-kebijakan-bina-siswa-nakal-di-barak-dikritik-elite-dedi-mulyadi-cuma-komentar-aja-bisanya</guid><pubDate>Selasa 29 April 2025 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/29/337/3134799/gubernur_jawa_barat_dedi_mulyadi-yNtm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/29/337/3134799/gubernur_jawa_barat_dedi_mulyadi-yNtm_large.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku merasa kesal banyak elite yang mengkritisi kebijakannya untuk membina siswa nakal di barak TNI-Polri. Dia menyebut, mereka hanya bisa berkomentar saja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertanyaannya, elite-elite ini ngurusin nggak yang tawuran tiap hari? Elite-elite ini ngurusin nggak itu anak-anak yang di kolong jembatan tidurnya tiap hari? Kan nggak ada yang ngurusin. Cuma komentar aja biasanya,&amp;quot; kata Dedi usai menghadiri rapat bersama Komisi II DPR, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2025).&#13;
&#13;
Dedi tak menjawab apakah dirinya sebagai Kepala daerah sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hanya saja, ia yakin, Kementerian tersebut juga telah memantau kebijakannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan kita kalau kooridnasi kan tentu kementerian pendidikan nasional sudah melihat langkah-langkah yang dilakukan di Jabar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengklaim, bahwa kebijakan tersebut sudah disetujui oleh orangtua. Bahkan, warga Jawa Barat juga mendukungnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dicek di media sosial siapa yang paling mendukung kebijakan saya, rakyat Jabar. Siapa yang menentang, para elite,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku merasa kesal banyak elite yang mengkritisi kebijakannya untuk membina siswa nakal di barak TNI-Polri. Dia menyebut, mereka hanya bisa berkomentar saja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertanyaannya, elite-elite ini ngurusin nggak yang tawuran tiap hari? Elite-elite ini ngurusin nggak itu anak-anak yang di kolong jembatan tidurnya tiap hari? Kan nggak ada yang ngurusin. Cuma komentar aja biasanya,&amp;quot; kata Dedi usai menghadiri rapat bersama Komisi II DPR, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2025).&#13;
&#13;
Dedi tak menjawab apakah dirinya sebagai Kepala daerah sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hanya saja, ia yakin, Kementerian tersebut juga telah memantau kebijakannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan kita kalau kooridnasi kan tentu kementerian pendidikan nasional sudah melihat langkah-langkah yang dilakukan di Jabar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengklaim, bahwa kebijakan tersebut sudah disetujui oleh orangtua. Bahkan, warga Jawa Barat juga mendukungnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dicek di media sosial siapa yang paling mendukung kebijakan saya, rakyat Jabar. Siapa yang menentang, para elite,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
