<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Buka-bukaan soal Eks Jenderal Kopassus Ahli Telik Sandi Jadi Komisaris Ancol</title><description>Pramono menekankan bahwa di era kepemimpinannya, Ancol akan mendapatkan perhatian khusus.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/338/3134664/pramono-buka-bukaan-soal-eks-jenderal-kopassus-ahli-telik-sandi-jadi-komisaris-ancol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/29/338/3134664/pramono-buka-bukaan-soal-eks-jenderal-kopassus-ahli-telik-sandi-jadi-komisaris-ancol"/><item><title>Pramono Buka-bukaan soal Eks Jenderal Kopassus Ahli Telik Sandi Jadi Komisaris Ancol</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/338/3134664/pramono-buka-bukaan-soal-eks-jenderal-kopassus-ahli-telik-sandi-jadi-komisaris-ancol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/29/338/3134664/pramono-buka-bukaan-soal-eks-jenderal-kopassus-ahli-telik-sandi-jadi-komisaris-ancol</guid><pubDate>Selasa 29 April 2025 12:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/29/338/3134664/pramono_anung-I56i_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Buka-bukaan soal Eks Jenderal Kopassus Ahli Telik Sandi Jadi Komisaris Ancol/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/29/338/3134664/pramono_anung-I56i_large.jpg</image><title>Pramono Buka-bukaan soal Eks Jenderal Kopassus Ahli Telik Sandi Jadi Komisaris Ancol/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara perihal pengangkatan Letjen (purn) Sutiyoso sebagai Komisaris Ancol. Diketahui, mantan Jenderal Kopassus ini&amp;nbsp;pernah menjabat Kepala BIN saat pemerintahan Jokowi.&#13;
&#13;
Selain itu, eks bos Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra &amp;nbsp;juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Pembangunan Jaya Ancol melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (25/4). Tak hanya itu Eks Ketua Tim Pemenangan Pramono-Doel, Lies Hartono alias Cak Lontong.&#13;
&#13;
Pramono menekankan bahwa di era kepemimpinan Ancol akan mendapatkan perhatian khusus terutama soal konektivitas Ancol dengan Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama jajaran direksinya tidak dirubah. Sebenarnya adalah orang-orang yang memang selama ini bertugas untuk Ancol,&amp;rdquo; ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena memang dalam periode saya di awal-awal ini Ancol akan mendapatkan perhatian yang khusus. Terutama untuk melakukan konektivitas Ancol dengan JIS. Supaya kalau JIS ada acara itu parkirnya gampang,&amp;quot; lanjutnya,&#13;
&#13;
Dia juga sudah meminta kepada jajaran direksi Ancol untuk melakukan cara berpikir yang lebih modern, terbuka dan transparan.&#13;
&#13;
Pramono juga tidak meragukan kemampuan Bang Yos, Cak Lontong hingga Eks Direktur Garuda Indonesia untuk membawa Ancol ke arah yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin kebetulan juga ada demo mengenai CSR Ancol. Maka dengan demikian untuk urusan Ancol ini kemudian kenapa ada tiga orang yang kami angkat, pendekatannya ya karena kemampuan mereka,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Dirut Garuda, dan juga Cak Lontong. Ya apapun adalah orang-orang yang memang profesional untuk itu,&amp;quot;tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merombak jajaran dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat (25/4/2025). Salah satu keputusannya adalah mengangkat mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Ancol.&#13;
&#13;
Manajemen Ancol menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan strategi bisnis ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan,&amp;rdquo; tulis manajemen Ancol, dikutip Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Berikut adalah susunan Dewan Komisaris PJAA yang berlaku efektif setelah RUPST 2025:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris:&#13;
&#13;
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Irfan Setiaputra&#13;
&#13;
Komisaris: Lies Hartono (Cak Lontong)&#13;
&#13;
Komisaris: Sutiyoso&#13;
&#13;
Direksi:&#13;
&#13;
Direktur Utama: Winarto&#13;
&#13;
Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso&#13;
&#13;
Direktur: Daniel Nainggolan&#13;
&#13;
Direktur: Eddy Prastiyo&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara perihal pengangkatan Letjen (purn) Sutiyoso sebagai Komisaris Ancol. Diketahui, mantan Jenderal Kopassus ini&amp;nbsp;pernah menjabat Kepala BIN saat pemerintahan Jokowi.&#13;
&#13;
Selain itu, eks bos Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra &amp;nbsp;juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Pembangunan Jaya Ancol melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (25/4). Tak hanya itu Eks Ketua Tim Pemenangan Pramono-Doel, Lies Hartono alias Cak Lontong.&#13;
&#13;
Pramono menekankan bahwa di era kepemimpinan Ancol akan mendapatkan perhatian khusus terutama soal konektivitas Ancol dengan Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama jajaran direksinya tidak dirubah. Sebenarnya adalah orang-orang yang memang selama ini bertugas untuk Ancol,&amp;rdquo; ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena memang dalam periode saya di awal-awal ini Ancol akan mendapatkan perhatian yang khusus. Terutama untuk melakukan konektivitas Ancol dengan JIS. Supaya kalau JIS ada acara itu parkirnya gampang,&amp;quot; lanjutnya,&#13;
&#13;
Dia juga sudah meminta kepada jajaran direksi Ancol untuk melakukan cara berpikir yang lebih modern, terbuka dan transparan.&#13;
&#13;
Pramono juga tidak meragukan kemampuan Bang Yos, Cak Lontong hingga Eks Direktur Garuda Indonesia untuk membawa Ancol ke arah yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin kebetulan juga ada demo mengenai CSR Ancol. Maka dengan demikian untuk urusan Ancol ini kemudian kenapa ada tiga orang yang kami angkat, pendekatannya ya karena kemampuan mereka,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Dirut Garuda, dan juga Cak Lontong. Ya apapun adalah orang-orang yang memang profesional untuk itu,&amp;quot;tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merombak jajaran dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat (25/4/2025). Salah satu keputusannya adalah mengangkat mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Ancol.&#13;
&#13;
Manajemen Ancol menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan strategi bisnis ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan,&amp;rdquo; tulis manajemen Ancol, dikutip Sabtu (26/4/2025).&#13;
&#13;
Berikut adalah susunan Dewan Komisaris PJAA yang berlaku efektif setelah RUPST 2025:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris:&#13;
&#13;
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Irfan Setiaputra&#13;
&#13;
Komisaris: Lies Hartono (Cak Lontong)&#13;
&#13;
Komisaris: Sutiyoso&#13;
&#13;
Direksi:&#13;
&#13;
Direktur Utama: Winarto&#13;
&#13;
Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso&#13;
&#13;
Direktur: Daniel Nainggolan&#13;
&#13;
Direktur: Eddy Prastiyo&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
