<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral, Sejumlah Warga Tenteng Parang di Depan Puskesmas Bangkalan</title><description>Viral video sejumlah warga membawa senjata tajam jenis Parang diduga terlibat cekcok di depan sebuah puskesmas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/519/3134554/viral-sejumlah-warga-tenteng-parang-di-depan-puskesmas-bangkalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/29/519/3134554/viral-sejumlah-warga-tenteng-parang-di-depan-puskesmas-bangkalan"/><item><title>Viral, Sejumlah Warga Tenteng Parang di Depan Puskesmas Bangkalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/29/519/3134554/viral-sejumlah-warga-tenteng-parang-di-depan-puskesmas-bangkalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/29/519/3134554/viral-sejumlah-warga-tenteng-parang-di-depan-puskesmas-bangkalan</guid><pubDate>Selasa 29 April 2025 00:45 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/28/519/3134554/sampang-LKya_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah warga tenteng parang di depan Puskesmas Bangkalan (Foto: Diwan M Zahri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/28/519/3134554/sampang-LKya_large.jpg</image><title>Sejumlah warga tenteng parang di depan Puskesmas Bangkalan (Foto: Diwan M Zahri/Okezone)</title></images><description>SAMPANG - Viral video sejumlah warga membawa senjata tajam jenis Parang diduga terlibat cekcok di depan sebuah puskesmas. Dalam video berdurasi 23 detik terlihat beberapa orang menenteng senjata layaknya siap perang.&#13;
&#13;
Warga yang berada di lokasi panik, namun ada juga yang melerainya. Salah satu dari sejumlah orang yang membawa senjata itu nampak memaksa mau masuk ke dalam ke puskesmas.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi yang diterima iNews Media Group, peristiwa itu terjadi di depan Puskesmas Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (28/4/2025) pukul 14.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Risna Wijayati membenarkan viralnya video tersebut terjadi di wilayah hukumya. &amp;quot;Iya benar, sekarang Wakapolres beserta jajaran sedang di tempat kejadian perkara (TKP),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan insiden tersebut. &amp;quot;Petugas masih melakukan olah TKP di lokasi, tunggu laporan resminya,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab keributan tersebut. Adapun juga lokasi kejadian masih dijaga aparat kepolisian.&#13;
</description><content:encoded>SAMPANG - Viral video sejumlah warga membawa senjata tajam jenis Parang diduga terlibat cekcok di depan sebuah puskesmas. Dalam video berdurasi 23 detik terlihat beberapa orang menenteng senjata layaknya siap perang.&#13;
&#13;
Warga yang berada di lokasi panik, namun ada juga yang melerainya. Salah satu dari sejumlah orang yang membawa senjata itu nampak memaksa mau masuk ke dalam ke puskesmas.&#13;
&#13;
Berdasarkan informasi yang diterima iNews Media Group, peristiwa itu terjadi di depan Puskesmas Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (28/4/2025) pukul 14.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Risna Wijayati membenarkan viralnya video tersebut terjadi di wilayah hukumya. &amp;quot;Iya benar, sekarang Wakapolres beserta jajaran sedang di tempat kejadian perkara (TKP),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan insiden tersebut. &amp;quot;Petugas masih melakukan olah TKP di lokasi, tunggu laporan resminya,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab keributan tersebut. Adapun juga lokasi kejadian masih dijaga aparat kepolisian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
