<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5.000 Rekening Terafiliasi Jaringan Judol Diblokir, PPATK: Nilainya Capai Rp600 Miliar&amp;nbsp;</title><description>Ivan menyebut data ribuan rekening itu telah ia sampaikan ke Polri dan dilakukan pemblokiran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/337/3135103/5-000-rekening-terafiliasi-jaringan-judol-diblokir-ppatk-nilainya-capai-rp600-miliar-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/30/337/3135103/5-000-rekening-terafiliasi-jaringan-judol-diblokir-ppatk-nilainya-capai-rp600-miliar-nbsp"/><item><title>5.000 Rekening Terafiliasi Jaringan Judol Diblokir, PPATK: Nilainya Capai Rp600 Miliar&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/337/3135103/5-000-rekening-terafiliasi-jaringan-judol-diblokir-ppatk-nilainya-capai-rp600-miliar-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/30/337/3135103/5-000-rekening-terafiliasi-jaringan-judol-diblokir-ppatk-nilainya-capai-rp600-miliar-nbsp</guid><pubDate>Rabu 30 April 2025 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/30/337/3135103/ilustrasi-03ez_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/30/337/3135103/ilustrasi-03ez_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus 5.000 rekening yang terafiliasi dengan kegiatan Judo Online (Judol). Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyebut ribuan rekening ini berjumlah ratusan miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada jaringan Judol yang kami bekukan rekeningnya lebih dari 5.000 Rekening. Nilai rekeningnya lebih dari Rp 600 M,&amp;quot; kata Ivan saat dihubungi Inews Media Group, Rabu (30/4/2025).&#13;
&#13;
Ivan menyebut data ribuan rekening itu telah ia sampaikan ke Polri dan dilakukan pemblokiran. Dengan langkah itu, dia mengapresiasi atas keseriusan Polri terhadap pemberantasan perjudian daring ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini sudah dilanjutkan blokir oleh Polri. Ini membuktikan kinerja Polri untuk menindaklanjuti informasi kami terkait penanganan judol sudah sangat bagus,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ditegaskan Ivan bahwa ribuan rekening tersebut bukanlah milik pemain judol, melainkan bandar. Dari satu nama bisa memiliki banyak nomor rekening bank.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jaringan Penampung dan bandar saja, bukan pemain,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus 5.000 rekening yang terafiliasi dengan kegiatan Judo Online (Judol). Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyebut ribuan rekening ini berjumlah ratusan miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada jaringan Judol yang kami bekukan rekeningnya lebih dari 5.000 Rekening. Nilai rekeningnya lebih dari Rp 600 M,&amp;quot; kata Ivan saat dihubungi Inews Media Group, Rabu (30/4/2025).&#13;
&#13;
Ivan menyebut data ribuan rekening itu telah ia sampaikan ke Polri dan dilakukan pemblokiran. Dengan langkah itu, dia mengapresiasi atas keseriusan Polri terhadap pemberantasan perjudian daring ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini sudah dilanjutkan blokir oleh Polri. Ini membuktikan kinerja Polri untuk menindaklanjuti informasi kami terkait penanganan judol sudah sangat bagus,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ditegaskan Ivan bahwa ribuan rekening tersebut bukanlah milik pemain judol, melainkan bandar. Dari satu nama bisa memiliki banyak nomor rekening bank.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jaringan Penampung dan bandar saja, bukan pemain,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
