<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemicu Pembunuhan Pria Paruh Baya di Pamulang Diduga soal Harta Warisan</title><description>Seorang pria paruh baya bernama Narun tewas usai mengalami luka sabetan senjata tajam di Jalan Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/338/3135084/pemicu-pembunuhan-pria-paruh-baya-di-pamulang-diduga-soal-harta-warisan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/30/338/3135084/pemicu-pembunuhan-pria-paruh-baya-di-pamulang-diduga-soal-harta-warisan"/><item><title>Pemicu Pembunuhan Pria Paruh Baya di Pamulang Diduga soal Harta Warisan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/338/3135084/pemicu-pembunuhan-pria-paruh-baya-di-pamulang-diduga-soal-harta-warisan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/30/338/3135084/pemicu-pembunuhan-pria-paruh-baya-di-pamulang-diduga-soal-harta-warisan</guid><pubDate>Rabu 30 April 2025 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/30/338/3135084/pemicu_pembunuhan_pria_paruh_baya_di_pamulang_diduga_soal_harta_warisan-AToh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemicu Pembunuhan Pria Paruh Baya di Pamulang Diduga soal Harta Warisan (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/30/338/3135084/pemicu_pembunuhan_pria_paruh_baya_di_pamulang_diduga_soal_harta_warisan-AToh_large.jpg</image><title>Pemicu Pembunuhan Pria Paruh Baya di Pamulang Diduga soal Harta Warisan (Foto : Okezone)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Seorang pria paruh baya bernama Narun tewas usai mengalami luka sabetan senjata tajam (Sajam) di Jalan Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (30/04/25). Jasadnya tergeletak persis di depan sebuah warung Sembako, sekira pukul 10.00 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa pembunuhan itu diduga dipicu persoalan harta warisan dengan adiknya sendiri yang diketahui kerap disapa Daus.&#13;
&#13;
Jenazah Narun telah dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian.&#13;
&#13;
Beberapa warga sempat menyaksikan jika pelaku Daus mengejar korban sambil membawa senjata tajam. Namun mereka tak berani mendekat lantaran pelaku terlihat kalap dan emosional.&#13;
&#13;
Salah satu keluarga korban mengatakan, belakangan ini pelaku sering mendatangi kediaman Narun di Kampung Bulak, Kedaung, guna menanyakan haknya mendapat bagian harta warisan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya jadi emang sering datang mau nemuin ke rumah (korban), tapi mungkin nggak pernah ada hasil,&amp;quot; tutur salah satu keluarga korban yang enggan namanya disebut.&#13;
&#13;
Kabar soal perselisihan warisan itu juga santer di lingkungan kediaman korban. Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Seorang pria paruh baya bernama Narun tewas usai mengalami luka sabetan senjata tajam (Sajam) di Jalan Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (30/04/25). Jasadnya tergeletak persis di depan sebuah warung Sembako, sekira pukul 10.00 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa pembunuhan itu diduga dipicu persoalan harta warisan dengan adiknya sendiri yang diketahui kerap disapa Daus.&#13;
&#13;
Jenazah Narun telah dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian.&#13;
&#13;
Beberapa warga sempat menyaksikan jika pelaku Daus mengejar korban sambil membawa senjata tajam. Namun mereka tak berani mendekat lantaran pelaku terlihat kalap dan emosional.&#13;
&#13;
Salah satu keluarga korban mengatakan, belakangan ini pelaku sering mendatangi kediaman Narun di Kampung Bulak, Kedaung, guna menanyakan haknya mendapat bagian harta warisan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya jadi emang sering datang mau nemuin ke rumah (korban), tapi mungkin nggak pernah ada hasil,&amp;quot; tutur salah satu keluarga korban yang enggan namanya disebut.&#13;
&#13;
Kabar soal perselisihan warisan itu juga santer di lingkungan kediaman korban. Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
