<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bejat! Pria Ini Cabuli Anak di Bawah Umur Usai Nikahi Ibunya</title><description>Ayah sambung di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tega memperkosa anak tirinya yang masih di bawah umur. Mirisnya, N (54) melampiaskan hawa nafsunya di rumahnya sendiri. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/512/3134840/bejat-pria-ini-cabuli-anak-di-bawah-umur-usai-nikahi-ibunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/04/30/512/3134840/bejat-pria-ini-cabuli-anak-di-bawah-umur-usai-nikahi-ibunya"/><item><title>Bejat! Pria Ini Cabuli Anak di Bawah Umur Usai Nikahi Ibunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/04/30/512/3134840/bejat-pria-ini-cabuli-anak-di-bawah-umur-usai-nikahi-ibunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/04/30/512/3134840/bejat-pria-ini-cabuli-anak-di-bawah-umur-usai-nikahi-ibunya</guid><pubDate>Rabu 30 April 2025 03:05 WIB</pubDate><dc:creator>Vitriana D </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/29/512/3134840/kasus_pencabulan-a6g8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Pencabulan (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/29/512/3134840/kasus_pencabulan-a6g8_large.jpg</image><title>Kasus Pencabulan (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
WONOGIRI - Ayah sambung di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tega memperkosa anak tirinya yang masih di bawah umur. Mirisnya, N (54) melampiaskan hawa nafsunya di rumahnya sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo mengatakan, aksi bejat pelaku dilakukan sejak Februari 2023 hingga Juli 2024. Bahkan, perbuatan tersebut mulai dilakukan sebulan setelah pelaku menikahi ibu korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku adalah bapak sambung korban atau ayah tiri. Pelaku melakukan perbuatannya sejak tahun 2023, satu bulan setelah pelaku dengan ibu kandung menikah,&amp;quot; kata Jarot saat konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Selasa (29/4/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, pelaku kerap melakukan pengancaman kepada korban jika tidak mau menuruti hawa nafsunya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Modusnya pelaku mengancam korban, apabila tidak mau menuruti kemauannya akan diusir dari rumah,&amp;quot; terangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jarot menjelaskan, semula, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban berinisial A. Namun di kemudian hari, pelaku justru memperkosa korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap kurban lebih lima kali. Pertama pelaku melakukan pencabulan, selebihnya pelaku melakukan tindakan persetubuhan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini korban mendapat pendampingan dari Unit PPA Polres Wonogiri. Sementara dalam proses hukum, polisi melakukan pemeriksaan visum dan juga mengamankan sejumlah pakaian korban sebagai barang bukti.&#13;
&#13;
Pelaku kini terancam Pasal 82 atau Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak, tentang tindak pidana pencabulan atau persetubuhan anak di bawah umur, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
WONOGIRI - Ayah sambung di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tega memperkosa anak tirinya yang masih di bawah umur. Mirisnya, N (54) melampiaskan hawa nafsunya di rumahnya sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo mengatakan, aksi bejat pelaku dilakukan sejak Februari 2023 hingga Juli 2024. Bahkan, perbuatan tersebut mulai dilakukan sebulan setelah pelaku menikahi ibu korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku adalah bapak sambung korban atau ayah tiri. Pelaku melakukan perbuatannya sejak tahun 2023, satu bulan setelah pelaku dengan ibu kandung menikah,&amp;quot; kata Jarot saat konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Selasa (29/4/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, pelaku kerap melakukan pengancaman kepada korban jika tidak mau menuruti hawa nafsunya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Modusnya pelaku mengancam korban, apabila tidak mau menuruti kemauannya akan diusir dari rumah,&amp;quot; terangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jarot menjelaskan, semula, pelaku melakukan pencabulan terhadap korban berinisial A. Namun di kemudian hari, pelaku justru memperkosa korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap kurban lebih lima kali. Pertama pelaku melakukan pencabulan, selebihnya pelaku melakukan tindakan persetubuhan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini korban mendapat pendampingan dari Unit PPA Polres Wonogiri. Sementara dalam proses hukum, polisi melakukan pemeriksaan visum dan juga mengamankan sejumlah pakaian korban sebagai barang bukti.&#13;
&#13;
Pelaku kini terancam Pasal 82 atau Pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak, tentang tindak pidana pencabulan atau persetubuhan anak di bawah umur, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
