<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Catat Ada 308 Aduan dalam Pelaksanaan PSU Pilkada 2024</title><description>Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 ternyata masih diwarnai dugaan pelanggaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-catat-ada-308-aduan-dalam-pelaksanaan-psu-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-catat-ada-308-aduan-dalam-pelaksanaan-psu-pilkada-2024"/><item><title>Bawaslu Catat Ada 308 Aduan dalam Pelaksanaan PSU Pilkada 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-catat-ada-308-aduan-dalam-pelaksanaan-psu-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-catat-ada-308-aduan-dalam-pelaksanaan-psu-pilkada-2024</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2025 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-VREY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bawaslu rapat bersama Komisi II DPR RI (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/05/337/3136432/bawaslu-VREY_large.jpg</image><title>Bawaslu rapat bersama Komisi II DPR RI (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 ternyata masih diwarnai dugaan pelanggaran. Bahkan, ada ratusan aduan yang telah masuk ke dalam lembaganya hingga per 2 Mei 2025 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam penanganan pelanggaran PSU Bawaslu telah menerima 308 dugaan pelanggaran dengan rincian 293 laporan, dan 15 temuan,&amp;quot; kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja dalam rapat bersama di Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia memaparkan, laporan terbanyak datang dari Kabupaten Empat Lawang dengan total 76 aduan. Lalu, Kabupaten Banggai sebanyak 54 aduan dan Kabupaten Bengkulu Selatan sejumlah 28 aduan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Status penanganan (seluruh laporan) yang sekarang dilakukan, menurut data pelanggaran sampai dengan 2 Mei 2025, selesai ditangani ada 82 persen, sedang ditangani 18 persen,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dari laporan yang ditangani didapatkan hasil 73 bukan pelanggaran. Sebanyak, 8 pelanggaran hukum lainnya berkaitan netralitas aparatur sipil negara (ASN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, 11 pidana pemilihan, dan 8 pelanggaran administrasi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 ternyata masih diwarnai dugaan pelanggaran. Bahkan, ada ratusan aduan yang telah masuk ke dalam lembaganya hingga per 2 Mei 2025 lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam penanganan pelanggaran PSU Bawaslu telah menerima 308 dugaan pelanggaran dengan rincian 293 laporan, dan 15 temuan,&amp;quot; kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja dalam rapat bersama di Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia memaparkan, laporan terbanyak datang dari Kabupaten Empat Lawang dengan total 76 aduan. Lalu, Kabupaten Banggai sebanyak 54 aduan dan Kabupaten Bengkulu Selatan sejumlah 28 aduan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Status penanganan (seluruh laporan) yang sekarang dilakukan, menurut data pelanggaran sampai dengan 2 Mei 2025, selesai ditangani ada 82 persen, sedang ditangani 18 persen,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dari laporan yang ditangani didapatkan hasil 73 bukan pelanggaran. Sebanyak, 8 pelanggaran hukum lainnya berkaitan netralitas aparatur sipil negara (ASN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian, 11 pidana pemilihan, dan 8 pelanggaran administrasi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
