<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Ungkap Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis</title><description>Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) ada kekurangan. Menurutnya, salah satunya dikarenakan kebiasaan masyarakat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136479/prabowo-ungkap-kekurangan-program-makan-bergizi-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136479/prabowo-ungkap-kekurangan-program-makan-bergizi-gratis"/><item><title>Prabowo Ungkap Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136479/prabowo-ungkap-kekurangan-program-makan-bergizi-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/05/337/3136479/prabowo-ungkap-kekurangan-program-makan-bergizi-gratis</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2025 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/05/337/3136479/presiden_prabowo_subianto-0Wn2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/05/337/3136479/presiden_prabowo_subianto-0Wn2_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) ada kekurangan. Menurutnya, salah satunya dikarenakan kebiasaan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makan Bergizi berjalan. Apakah ada kekurangan? Ada. Dan kekurangannya itu juga karena juga adat istiadat budaya kita juga,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo lantas menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi salah satu kelas yang diisi oleh 30 murid. Dia memperhatikan dimana 20 murid menggunakan sendok untuk menyantap MBG, sedangkan 10 lainnya menggunakan tangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak salah dia, dia terbiasa makan enggak pakai sendok. Tapi kita mendidik dia, kita mengajarkan dia cuci tangan,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena masalah sepele tersebut, Prabowo mengatakan siswa pun mengalami keracunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi bisa saja yang keracunan adalah hal-hal yang seperti itu. Hal-hal sepele tapi mendasar. Mungkin gurunya sayang sama anak-anaknya. Dan mungkin juga dalam paket itu Kepala BGN dalam ompreng yang diberikan mungkin tidak ada sendoknya, benar kan?&amp;ldquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo memperingatkan kepada orang tua agar bisa membawakan sendok dari rumah. &amp;ldquo;Jadi inisiatif orang tua membekali dengan sendok. Ya mungkin ini mungkin harus disosialisasikan atau memang kita bisa cari sendok-sendok yang tidak terlalu mahal,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) ada kekurangan. Menurutnya, salah satunya dikarenakan kebiasaan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makan Bergizi berjalan. Apakah ada kekurangan? Ada. Dan kekurangannya itu juga karena juga adat istiadat budaya kita juga,&amp;rdquo; kata Prabowo dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo lantas menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi salah satu kelas yang diisi oleh 30 murid. Dia memperhatikan dimana 20 murid menggunakan sendok untuk menyantap MBG, sedangkan 10 lainnya menggunakan tangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak salah dia, dia terbiasa makan enggak pakai sendok. Tapi kita mendidik dia, kita mengajarkan dia cuci tangan,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena masalah sepele tersebut, Prabowo mengatakan siswa pun mengalami keracunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi bisa saja yang keracunan adalah hal-hal yang seperti itu. Hal-hal sepele tapi mendasar. Mungkin gurunya sayang sama anak-anaknya. Dan mungkin juga dalam paket itu Kepala BGN dalam ompreng yang diberikan mungkin tidak ada sendoknya, benar kan?&amp;ldquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Prabowo memperingatkan kepada orang tua agar bisa membawakan sendok dari rumah. &amp;ldquo;Jadi inisiatif orang tua membekali dengan sendok. Ya mungkin ini mungkin harus disosialisasikan atau memang kita bisa cari sendok-sendok yang tidak terlalu mahal,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
