<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Film di Rumah Kosong, Sejumlah Pelajar SMK di Bogor Diduga Kesurupan&amp;nbsp;</title><description>Sejumlah pelajar SMK diduga mengalami kesurupan di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136285/bikin-film-di-rumah-kosong-sejumlah-pelajar-smk-di-bogor-diduga-kesurupan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136285/bikin-film-di-rumah-kosong-sejumlah-pelajar-smk-di-bogor-diduga-kesurupan-nbsp"/><item><title>Bikin Film di Rumah Kosong, Sejumlah Pelajar SMK di Bogor Diduga Kesurupan&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136285/bikin-film-di-rumah-kosong-sejumlah-pelajar-smk-di-bogor-diduga-kesurupan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136285/bikin-film-di-rumah-kosong-sejumlah-pelajar-smk-di-bogor-diduga-kesurupan-nbsp</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2025 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/05/338/3136285/kesurupan-u5V2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah pelajar SMK di Bogor diduga kesurupan saat bikin film di rumah kosong (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/05/338/3136285/kesurupan-u5V2_large.jpg</image><title>Sejumlah pelajar SMK di Bogor diduga kesurupan saat bikin film di rumah kosong (Foto: Ist)</title></images><description>BOGOR - Sejumlah pelajar SMK diduga mengalami kesurupan di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Saat ini, para pelajar tersebut sudah sadar dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Dalam video yang dilihat iNews Media Group, tampak beberapa pelajar yang diduga mengalami kesurupan itu berteriak histeris. Warga sekitar terlihat membantu mereka sampai ada pelajar yang digotong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak anak sekolah SMA kesurupan. Saya tidak mengetahui ada kegiatan syuting karena tidak ada izin kepada pengurus RW. Tolong Babinmas, Babinsa, pak Lurah datang ke lokasi,&amp;quot; ucap pria dalam video dikutip iNews Media Group, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Camat Bogor Utara Riki Robiansyah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 4 Mei 2025. Berdasarkan informasi yang diterima, awalnya pelajar SMK itu membuat film di salah satu rumah kosong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi secara kronologi siswa tersebut ada tugas sekolah. Mereka jurusan broadcasting. Ada tugas untuk membuat film oleh sekolah seperti untuk memperkuat bidangnya. Jadi meraka syuting di rumah (kosong) itu,&amp;quot; kata Riki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski sudah mendapat izin pemilik rumah yang juga salah satu orangtua pelajar, namun kegiatan itu tidak ada informasi ke pengurus lingkungan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu sebenarnya rumah kosong tapi diizinkan oleh pemilik. Pemiliknya ini salah satu orangtua dari siswa SMK ini tapi tanpa memberitahukan ke pengurus wilayah RT, RW dan lurah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Hingga akhirnya, para pelajar itu diduga mengalami kesurupan dan sempat membuat panik warga. Beruntung, mereka langsung mendapatkan penanganan dari pemuka agama setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhmadulillah dibantu pemuka agama siswa ini dibawa ke masjid untuk diobati atau dinormalkan. Setelah selesai dijemput sekolah dan keluarga, kurang lebih ada 8 sampai 10 orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ke depan, diharapkan apapun bentuk kegiatan terutama anak sekolah di lingkungan warga untuk berkordinasi dengan pengurus setempat. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apapun bentuk kegiatannya harus memberitahukan. Minimal RT, RW dan lurah supaya memonitor. Karena kita kan tidak tahu kejadiannya nanti seperti apa. Apalagi tidak dilaporkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BOGOR - Sejumlah pelajar SMK diduga mengalami kesurupan di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Saat ini, para pelajar tersebut sudah sadar dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Dalam video yang dilihat iNews Media Group, tampak beberapa pelajar yang diduga mengalami kesurupan itu berteriak histeris. Warga sekitar terlihat membantu mereka sampai ada pelajar yang digotong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak anak sekolah SMA kesurupan. Saya tidak mengetahui ada kegiatan syuting karena tidak ada izin kepada pengurus RW. Tolong Babinmas, Babinsa, pak Lurah datang ke lokasi,&amp;quot; ucap pria dalam video dikutip iNews Media Group, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Camat Bogor Utara Riki Robiansyah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 4 Mei 2025. Berdasarkan informasi yang diterima, awalnya pelajar SMK itu membuat film di salah satu rumah kosong.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi secara kronologi siswa tersebut ada tugas sekolah. Mereka jurusan broadcasting. Ada tugas untuk membuat film oleh sekolah seperti untuk memperkuat bidangnya. Jadi meraka syuting di rumah (kosong) itu,&amp;quot; kata Riki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski sudah mendapat izin pemilik rumah yang juga salah satu orangtua pelajar, namun kegiatan itu tidak ada informasi ke pengurus lingkungan setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu sebenarnya rumah kosong tapi diizinkan oleh pemilik. Pemiliknya ini salah satu orangtua dari siswa SMK ini tapi tanpa memberitahukan ke pengurus wilayah RT, RW dan lurah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Hingga akhirnya, para pelajar itu diduga mengalami kesurupan dan sempat membuat panik warga. Beruntung, mereka langsung mendapatkan penanganan dari pemuka agama setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhmadulillah dibantu pemuka agama siswa ini dibawa ke masjid untuk diobati atau dinormalkan. Setelah selesai dijemput sekolah dan keluarga, kurang lebih ada 8 sampai 10 orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ke depan, diharapkan apapun bentuk kegiatan terutama anak sekolah di lingkungan warga untuk berkordinasi dengan pengurus setempat. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apapun bentuk kegiatannya harus memberitahukan. Minimal RT, RW dan lurah supaya memonitor. Karena kita kan tidak tahu kejadiannya nanti seperti apa. Apalagi tidak dilaporkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
