<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Beberkan Alasan Membeludaknya Pelamar PPSU</title><description>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan kouta lowongan sebanyak 1.100 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136367/pramono-beberkan-alasan-membeludaknya-pelamar-ppsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136367/pramono-beberkan-alasan-membeludaknya-pelamar-ppsu"/><item><title>Pramono Beberkan Alasan Membeludaknya Pelamar PPSU</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136367/pramono-beberkan-alasan-membeludaknya-pelamar-ppsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/05/338/3136367/pramono-beberkan-alasan-membeludaknya-pelamar-ppsu</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2025 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/05/338/3136367/pramono_anung-s84Y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/05/338/3136367/pramono_anung-s84Y_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: M Refi Sandi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan kouta lowongan sebanyak 1.100 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Namun, pelamar yang mendaftar melebihi dari kouta yang disediakan.&#13;
&#13;
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut jika banyaknya pendatang yang ke Jakarta menjadi salah satu faktor membeludaknya pelamar PPSU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saudara-saudara sekalian, ini cerminan dari kita semua bahwa kuota 1.100 yang mendaftar memang banyak sekali. Karena memang kemarin setelah lebaran yang arus mudiknya pada waktu itu berkurang, yang datang bertambah,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan yang datang bertambah inilah yang kemudian mereka banyak mencari peluang bekerja, salah satunya di PPSU,&amp;quot; tambah Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengaku telah memonitor proses rekruitmen PPSU di tingkat kelurahan hingga kota administrasi. Pramono menegaskan, proses rekruitmen akan dilaksanakan secara transparan tanpa ada istilah orang dalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya bilang supaya ini fairness, tidak ada istilah orang dalam, transparan, keputusan penyelesaian orang itu nanti berdasarkan nilai kriteria yang akan diatur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pria yang akrab disapa Mas Pram ini telah menyampaikan permohonan maaf atas membeludaknya pelamar PPSU dari kouta yang tersedia. Ia menegaskan, kouta 1.100 tak akan ditambah tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, alokasi untuk PPSU tetap, mohon maaf, belum bisa kita tambah 1.100. Sekarang yang mendaftar lebih dari itu,&amp;quot; ujar Pramono di Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Mei 2025.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan kouta lowongan sebanyak 1.100 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Namun, pelamar yang mendaftar melebihi dari kouta yang disediakan.&#13;
&#13;
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut jika banyaknya pendatang yang ke Jakarta menjadi salah satu faktor membeludaknya pelamar PPSU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saudara-saudara sekalian, ini cerminan dari kita semua bahwa kuota 1.100 yang mendaftar memang banyak sekali. Karena memang kemarin setelah lebaran yang arus mudiknya pada waktu itu berkurang, yang datang bertambah,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (5/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan yang datang bertambah inilah yang kemudian mereka banyak mencari peluang bekerja, salah satunya di PPSU,&amp;quot; tambah Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengaku telah memonitor proses rekruitmen PPSU di tingkat kelurahan hingga kota administrasi. Pramono menegaskan, proses rekruitmen akan dilaksanakan secara transparan tanpa ada istilah orang dalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya bilang supaya ini fairness, tidak ada istilah orang dalam, transparan, keputusan penyelesaian orang itu nanti berdasarkan nilai kriteria yang akan diatur,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pria yang akrab disapa Mas Pram ini telah menyampaikan permohonan maaf atas membeludaknya pelamar PPSU dari kouta yang tersedia. Ia menegaskan, kouta 1.100 tak akan ditambah tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, alokasi untuk PPSU tetap, mohon maaf, belum bisa kita tambah 1.100. Sekarang yang mendaftar lebih dari itu,&amp;quot; ujar Pramono di Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Mei 2025.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
