<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>POM TNI Bakal Gelar Razia Gadget Prajurit, Cegah Main Judol hingga Michat</title><description>Polisi Militer (POM) TNI berencana akan menggelar razia gadget para prajurit. Hal itu dilakukan untuk mencegah paparan praktik judi online (judol).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/07/337/3137042/pom-tni-bakal-gelar-razia-gadget-prajurit-cegah-main-judol-hingga-michat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/07/337/3137042/pom-tni-bakal-gelar-razia-gadget-prajurit-cegah-main-judol-hingga-michat"/><item><title>POM TNI Bakal Gelar Razia Gadget Prajurit, Cegah Main Judol hingga Michat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/07/337/3137042/pom-tni-bakal-gelar-razia-gadget-prajurit-cegah-main-judol-hingga-michat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/07/337/3137042/pom-tni-bakal-gelar-razia-gadget-prajurit-cegah-main-judol-hingga-michat</guid><pubDate>Rabu 07 Mei 2025 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/07/337/3137042/danpuspom_tni_mayjen_yusri_nuryanto-QMci_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto. Foto: Okezone/Fiqri.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/07/337/3137042/danpuspom_tni_mayjen_yusri_nuryanto-QMci_large.jpg</image><title>Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto. Foto: Okezone/Fiqri.</title></images><description>JAKARTA - Polisi Militer (POM) TNI berencana akan menggelar razia gadget para prajurit. Hal itu dilakukan untuk mencegah paparan praktik judi online (judol).&#13;
&#13;
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengatakan, salah satu tantangan dengan adanya perkembangan teknologi yakni judol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana judol ini sudah cukup masif di masyarakat maupun di TNI sendiri. Tapi di TNI sendiri sudah kita tindak lanjuti. Dalam arti pelaku-pelaku judol ini sudah kita berikan sanksi kepada mereka,&amp;quot; kata Yusri di Kompleks Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025).&#13;
&#13;
Dengan penindakan itu, ia berharap, para prajurit bisa berhenti bermain judol. Selain itu, kata Yusri, TNI juga telah membentuk sejumlah Satgas untuk mencegah personel terlibat masalah pidana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Satgas yang pertama adalah terkait dengan judol, kemudian narkoba, penyelundupan, dan korupsi, dan itu sudah kita lakukan. Dan kita sudah ada beberapa kegiatan yang membuahkan hasil,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Yusri menyampaikan, pihaknya telah memberikan penyuluhan pada satuan-satuan yang ada di daerah, termasuk bagi para Dansat. Penyuluhan itu ditujukan juga sebagai bentuk peringatan dan pengingat bagi para prajurit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena gimana pun namanya prajurit ini adalah tetap manusia ya. Dimana dengan generasi sekarang ini mereka lebih cenderung aktif dengan gadget-nya ya, di mana gadget itu sering disana kan banyak aplikasi-aplikasi seperti Michat ya kan, kemudian untuk istilahnya aplikasi judol itu akan mudah,&amp;quot; ucap Yusri.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Yusri berkata, pihaknya akan melakukan razia gawai para prajurit TNI guna mencegah terpaparnya judol. &amp;quot;Sehingga ke depan kita akan senantiasa memberikan semacam pengarahan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga kita memberikan semacam razia, razia gadget ini. Untuk melihat apakah di dalam ini ada aplikasi-aplikasi yang tidak seharusnya ada di gadget tersebut,&amp;quot; pungkas Yusri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi Militer (POM) TNI berencana akan menggelar razia gadget para prajurit. Hal itu dilakukan untuk mencegah paparan praktik judi online (judol).&#13;
&#13;
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengatakan, salah satu tantangan dengan adanya perkembangan teknologi yakni judol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana judol ini sudah cukup masif di masyarakat maupun di TNI sendiri. Tapi di TNI sendiri sudah kita tindak lanjuti. Dalam arti pelaku-pelaku judol ini sudah kita berikan sanksi kepada mereka,&amp;quot; kata Yusri di Kompleks Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025).&#13;
&#13;
Dengan penindakan itu, ia berharap, para prajurit bisa berhenti bermain judol. Selain itu, kata Yusri, TNI juga telah membentuk sejumlah Satgas untuk mencegah personel terlibat masalah pidana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Satgas yang pertama adalah terkait dengan judol, kemudian narkoba, penyelundupan, dan korupsi, dan itu sudah kita lakukan. Dan kita sudah ada beberapa kegiatan yang membuahkan hasil,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Yusri menyampaikan, pihaknya telah memberikan penyuluhan pada satuan-satuan yang ada di daerah, termasuk bagi para Dansat. Penyuluhan itu ditujukan juga sebagai bentuk peringatan dan pengingat bagi para prajurit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena gimana pun namanya prajurit ini adalah tetap manusia ya. Dimana dengan generasi sekarang ini mereka lebih cenderung aktif dengan gadget-nya ya, di mana gadget itu sering disana kan banyak aplikasi-aplikasi seperti Michat ya kan, kemudian untuk istilahnya aplikasi judol itu akan mudah,&amp;quot; ucap Yusri.&#13;
&#13;
Atas dasar itu, Yusri berkata, pihaknya akan melakukan razia gawai para prajurit TNI guna mencegah terpaparnya judol. &amp;quot;Sehingga ke depan kita akan senantiasa memberikan semacam pengarahan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga kita memberikan semacam razia, razia gadget ini. Untuk melihat apakah di dalam ini ada aplikasi-aplikasi yang tidak seharusnya ada di gadget tersebut,&amp;quot; pungkas Yusri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
