<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkomdigi Ungkap Lebih dari 1 Juta Konten Judol Diblokir Sejak Oktober 2024</title><description>Pemblokiran dilakukan sejak Kabinet Merah dilantik oleh Putih Presiden Prabowk Subianto pada Oktober 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi-ungkap-lebih-dari-1-juta-konten-judol-diblokir-sejak-oktober-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi-ungkap-lebih-dari-1-juta-konten-judol-diblokir-sejak-oktober-2024"/><item><title>Menkomdigi Ungkap Lebih dari 1 Juta Konten Judol Diblokir Sejak Oktober 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi-ungkap-lebih-dari-1-juta-konten-judol-diblokir-sejak-oktober-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi-ungkap-lebih-dari-1-juta-konten-judol-diblokir-sejak-oktober-2024</guid><pubDate>Kamis 08 Mei 2025 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi_meutya_hafid-fC3d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok IST.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/08/337/3137481/menkomdigi_meutya_hafid-fC3d_large.jpg</image><title>Menkomdigi Meutya Hafid. Foto: Dok IST.</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengaku, pihaknya telah memblokir lebih dari 1 juta konten judi online (judol). Pemblokiran dilakukan sejak Kabinet Merah dilantik oleh Putih Presiden Prabowk Subianto pada Oktober 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ditugaskan yaitu 21 Oktober sampai awal Mei 2025, kita mencatat ada 1.335.000 lebih konten yang di-take down,&amp;quot; ucap Meutya saat memberi sambutan di acara Program Monitoring Berbasis Resiko (Promensisko) 2025 TPPU dan TPPT Dari Tindak Pidana Siber yang digelar oleh PPATK secara daring, Kamis (8/5/2025).&#13;
&#13;
Dari jumlah itu, Meutya mengatakan, mayoritas konten yang diblokir bermuatan judol. &amp;quot;Di antaranya 1,2 juta lebih konten situs judi online, kemudian 132.000 dari platform media sosial,&amp;quot; terang Meutya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, mantan Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Ia menyebut, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan platform media sosial untuk memblokir konten.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami tidak dapat langsung take down. Nah kecepatan komunikasi dengan platform ini mungkin nanti Pak Dirjen, beliau selalu, jadi kami juga dalam seminggu itu sering sekali bertemu dengan platform-platform yang memasukan konten judi online karena merasa bahwa kebijakan pusatnya itu tidak melarang judi online,&amp;quot; ujar Meutya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, pihaknya akan meminta platform media sosial untuk cepat melakukan pemblokiran konten judol. Namun, ia berkata, kecepatan pemblokiran tergantung dari platform media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sekali lagi ini juga amat bergantung kepada platform media sosial yang terus kita berikan teguran keras, karena kadang-kadang ini bukan hanya yang seliweran, tapi dalam bentuk iklan yang sah di platform itu yang terkait dengan judi,&amp;quot; ucap Meutya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi itu ada PR kita satu untuk juga melakukan penegakan atau kerja sama yang juga kuat dengan para platform media sosial, terutama yang besar-besar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengaku, pihaknya telah memblokir lebih dari 1 juta konten judi online (judol). Pemblokiran dilakukan sejak Kabinet Merah dilantik oleh Putih Presiden Prabowk Subianto pada Oktober 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ditugaskan yaitu 21 Oktober sampai awal Mei 2025, kita mencatat ada 1.335.000 lebih konten yang di-take down,&amp;quot; ucap Meutya saat memberi sambutan di acara Program Monitoring Berbasis Resiko (Promensisko) 2025 TPPU dan TPPT Dari Tindak Pidana Siber yang digelar oleh PPATK secara daring, Kamis (8/5/2025).&#13;
&#13;
Dari jumlah itu, Meutya mengatakan, mayoritas konten yang diblokir bermuatan judol. &amp;quot;Di antaranya 1,2 juta lebih konten situs judi online, kemudian 132.000 dari platform media sosial,&amp;quot; terang Meutya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, mantan Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Ia menyebut, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan platform media sosial untuk memblokir konten.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami tidak dapat langsung take down. Nah kecepatan komunikasi dengan platform ini mungkin nanti Pak Dirjen, beliau selalu, jadi kami juga dalam seminggu itu sering sekali bertemu dengan platform-platform yang memasukan konten judi online karena merasa bahwa kebijakan pusatnya itu tidak melarang judi online,&amp;quot; ujar Meutya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, pihaknya akan meminta platform media sosial untuk cepat melakukan pemblokiran konten judol. Namun, ia berkata, kecepatan pemblokiran tergantung dari platform media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi sekali lagi ini juga amat bergantung kepada platform media sosial yang terus kita berikan teguran keras, karena kadang-kadang ini bukan hanya yang seliweran, tapi dalam bentuk iklan yang sah di platform itu yang terkait dengan judi,&amp;quot; ucap Meutya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi itu ada PR kita satu untuk juga melakukan penegakan atau kerja sama yang juga kuat dengan para platform media sosial, terutama yang besar-besar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
