<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Sangat Resah Aksi Premanisme Berkedok Ormas</title><description>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto merasa sangat resah atas aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/09/337/3137813/prabowo-sangat-resah-aksi-premanisme-berkedok-ormas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/09/337/3137813/prabowo-sangat-resah-aksi-premanisme-berkedok-ormas"/><item><title>Prabowo Sangat Resah Aksi Premanisme Berkedok Ormas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/09/337/3137813/prabowo-sangat-resah-aksi-premanisme-berkedok-ormas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/09/337/3137813/prabowo-sangat-resah-aksi-premanisme-berkedok-ormas</guid><pubDate>Jum'at 09 Mei 2025 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/09/337/3137813/presiden_prabowo_subianto-XciZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/09/337/3137813/presiden_prabowo_subianto-XciZ_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres.</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto merasa sangat resah atas aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas).&#13;
&#13;
Pasalnya, kata dia, aksi-aksi tersebut membuat iklim investasi di Tanah Air menjadi tidak kondusif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Pak Presiden, Pemerintah, betul-betul resah,&amp;quot; kata Mensesneg di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/5/2025).&#13;
&#13;
Prasetyo menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu, Presiden sudah berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan Kapolri, untuk mencari jalan keluar terhadap aksi-aksi tersebut, terutama dalam kaitan pembinaan terhadap Ormas supaya tidak mengganggu iklim perusahaan dan mengganggu keamanan ketertiban masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga memastikan, tidak hanya sekadar pembinaan semata, hukum pidana akan dijatuhkan kepada mereka yang melakukan pelanggaran hukum.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau memang ditemukan tindak-tindak pidana ya sanksi, kan begitu. Apalagi kalau sampai tingkat tindak pidananya ya dianggap itu sudah tidak bisa ditoleransi, ya tidak menutup kemungkinan juga. Kan harus kita evaluasikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sehingga, kata dia, pembinaan dan penindakan tidak perlu menunggu satuan tugas (Satgas) anti premanisme itu mulai efektif bekerja. Saat ini pun jika ditemukan, sudah bisa segera ditindak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena fungsi-fungsi itu kan sebenarnya sudah bisa berjalan normal ya melalui teman-teman kepolisian bisa, melalui pembinaan di Kemendagri juga bisa, kalau itu berada di daerah-daerah, di kabupaten atau di provinsi, kemudian kalau misalnya itu sudah mulai masuk ke tindak kriminal bisa teman-teman polisi sudah masuk menangani disitu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ya sudah berjalan tidak perlu menunggu adanya Satgas atau tim khusus itu,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto merasa sangat resah atas aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas).&#13;
&#13;
Pasalnya, kata dia, aksi-aksi tersebut membuat iklim investasi di Tanah Air menjadi tidak kondusif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Pak Presiden, Pemerintah, betul-betul resah,&amp;quot; kata Mensesneg di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/5/2025).&#13;
&#13;
Prasetyo menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu, Presiden sudah berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan Kapolri, untuk mencari jalan keluar terhadap aksi-aksi tersebut, terutama dalam kaitan pembinaan terhadap Ormas supaya tidak mengganggu iklim perusahaan dan mengganggu keamanan ketertiban masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga memastikan, tidak hanya sekadar pembinaan semata, hukum pidana akan dijatuhkan kepada mereka yang melakukan pelanggaran hukum.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau memang ditemukan tindak-tindak pidana ya sanksi, kan begitu. Apalagi kalau sampai tingkat tindak pidananya ya dianggap itu sudah tidak bisa ditoleransi, ya tidak menutup kemungkinan juga. Kan harus kita evaluasikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sehingga, kata dia, pembinaan dan penindakan tidak perlu menunggu satuan tugas (Satgas) anti premanisme itu mulai efektif bekerja. Saat ini pun jika ditemukan, sudah bisa segera ditindak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena fungsi-fungsi itu kan sebenarnya sudah bisa berjalan normal ya melalui teman-teman kepolisian bisa, melalui pembinaan di Kemendagri juga bisa, kalau itu berada di daerah-daerah, di kabupaten atau di provinsi, kemudian kalau misalnya itu sudah mulai masuk ke tindak kriminal bisa teman-teman polisi sudah masuk menangani disitu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ya sudah berjalan tidak perlu menunggu adanya Satgas atau tim khusus itu,&amp;quot; kata dia melanjutkan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
