<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI soal Perang India-Pakistan: Ancaman Perang Terbuka Masih Ada</title><description>Serangan India ke Pakistan atau perang antara India dan Pakistan ini menjadi pelajaran juga buat kita bahwa ancaman terhadap timbulnya perang terbuka itu masih ada hari ini&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/10/337/3137994/tni-soal-perang-india-pakistan-ancaman-perang-terbuka-masih-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/10/337/3137994/tni-soal-perang-india-pakistan-ancaman-perang-terbuka-masih-ada"/><item><title>TNI soal Perang India-Pakistan: Ancaman Perang Terbuka Masih Ada</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/10/337/3137994/tni-soal-perang-india-pakistan-ancaman-perang-terbuka-masih-ada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/10/337/3137994/tni-soal-perang-india-pakistan-ancaman-perang-terbuka-masih-ada</guid><pubDate>Sabtu 10 Mei 2025 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/10/337/3137994/tni_soal_perang_india_pakistan_ancaman_perang_terbuka_masih_ada-uPwh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TNI soal Perang India-Pakistan: Ancaman Perang Terbuka Masih Ada (Foto Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/10/337/3137994/tni_soal_perang_india_pakistan_ancaman_perang_terbuka_masih_ada-uPwh_large.jpg</image><title>TNI soal Perang India-Pakistan: Ancaman Perang Terbuka Masih Ada (Foto Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) merespons perang antara India-Pakistan yang baru-baru ini terjadi. TNI menyebut hal itu menjadi pelajaran bahwa ancaman perang terbuka masih relevan di era sekarang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan India ke Pakistan atau perang antara India dan Pakistan ini menjadi pelajaran juga buat kita bahwa ancaman terhadap timbulnya perang terbuka itu masih ada hari ini,&amp;quot; ucap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, dikutip Sabtu (10/5/2025).&#13;
&#13;
Karena itu, ia mengatakan, kebutuhan akan pertahanan negara yang kuat, keberadaan tentara tentu sangat diperlukan. Negara, sambungnya, memang tidak mengharapkan adanya perang, namun demikian, bukan tidak mungkin perang juga bisa terjadi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi di negara kita juga. Karena itu program Presiden, program pemerintah untuk meningkatkan, memperkuat pertahanan negara, ya harus kita dukung,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Apalagi, menurutnya pertahanan di Indonesia menjadi tantangan sendiri karena lokasi geografisnya yang terpisah-pisah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi negara kita yang luas, terpisah-pisah pulau itu kan akan lebih susah dibandingkan dengan yang hanya dipisahkan dengan daratan saja. Lautnya saja berapa banyak itu, pulaunya berapa banyak, berbeda suku, berbeda bahasa. Tentu tantangan kita lebih berat apabila menghadapi invansi atau serangan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) merespons perang antara India-Pakistan yang baru-baru ini terjadi. TNI menyebut hal itu menjadi pelajaran bahwa ancaman perang terbuka masih relevan di era sekarang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serangan India ke Pakistan atau perang antara India dan Pakistan ini menjadi pelajaran juga buat kita bahwa ancaman terhadap timbulnya perang terbuka itu masih ada hari ini,&amp;quot; ucap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, dikutip Sabtu (10/5/2025).&#13;
&#13;
Karena itu, ia mengatakan, kebutuhan akan pertahanan negara yang kuat, keberadaan tentara tentu sangat diperlukan. Negara, sambungnya, memang tidak mengharapkan adanya perang, namun demikian, bukan tidak mungkin perang juga bisa terjadi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi di negara kita juga. Karena itu program Presiden, program pemerintah untuk meningkatkan, memperkuat pertahanan negara, ya harus kita dukung,&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Apalagi, menurutnya pertahanan di Indonesia menjadi tantangan sendiri karena lokasi geografisnya yang terpisah-pisah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi negara kita yang luas, terpisah-pisah pulau itu kan akan lebih susah dibandingkan dengan yang hanya dipisahkan dengan daratan saja. Lautnya saja berapa banyak itu, pulaunya berapa banyak, berbeda suku, berbeda bahasa. Tentu tantangan kita lebih berat apabila menghadapi invansi atau serangan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
