<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan Amunisi di Garut, TNI Lakukan Investigasi Menyeluruh&amp;nbsp;</title><description>Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana menyebutkan, pihaknya bakal melakukan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan penyebab terjadinya ledakan amunisi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/12/337/3138399/ledakan-amunisi-di-garut-tni-lakukan-investigasi-menyeluruh-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/12/337/3138399/ledakan-amunisi-di-garut-tni-lakukan-investigasi-menyeluruh-nbsp"/><item><title>Ledakan Amunisi di Garut, TNI Lakukan Investigasi Menyeluruh&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/12/337/3138399/ledakan-amunisi-di-garut-tni-lakukan-investigasi-menyeluruh-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/12/337/3138399/ledakan-amunisi-di-garut-tni-lakukan-investigasi-menyeluruh-nbsp</guid><pubDate>Senin 12 Mei 2025 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/12/337/3138399/kadispenad_brigjen_wahyu_yudhayana-FLfX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/12/337/3138399/kadispenad_brigjen_wahyu_yudhayana-FLfX_large.jpg</image><title>Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana menyebutkan, pihaknya bakal melakukan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan penyebab terjadinya ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh terkait dengan kejadian dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya berkaitan perkembangan penyidikan atau investigasi yang dilaksanakan,&amp;quot; ujarnya melalui konferensi persnya, Senin (12/5/2025).&#13;
&#13;
Kata dia, pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki penyebab terjadinya ledakan amunisi tersebut. Adapun lokasi ledakan tersebut merupakan milik BKSDA Kabupaten Garut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, lahan tersebut sejatinya sudah biasa digunakan untuk memusnahkan amunisi akhir. Lokasinya juga berada jauh dari pemukiman penduduk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebab dari kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Tim TNI AD, termasuk dengan korban sipil,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, ledakan amunisi tidak layak pakai terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin (12/5/2025), pukul 09.30 WIB. Adapun ledakan ini menyebabkan banyaknya korban berjatuhan.&#13;
&#13;
Insiden tragis ini diduga setelah adanya ledakan pertama. Warga sekitar diduga mengambil material sisa ledakan pertama tersebut dan menimbulkan ledakan kedua.&#13;
&#13;
Berikut 13 daftar nama korban yang meninggal dunia:&#13;
&#13;
1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kolonel Cpl Antonius Hermawan&#13;
&#13;
2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mayor Cpl Anda Rohanda&#13;
&#13;
3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kopda Eri Priambodo&#13;
&#13;
4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pratu Apriyo Hermawan&#13;
&#13;
5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Agus Bin Kasmin.&#13;
&#13;
6. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Ipan Bin Obur.&#13;
&#13;
7. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Anwar Bin Inon.&#13;
&#13;
8. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. lyus Ibing Bin Inon.&#13;
&#13;
9. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. lyus Rizal Bin Saepuloh.&#13;
&#13;
10. &amp;nbsp;Sdr. Toto&#13;
&#13;
11. &amp;nbsp;Sdr. Dadang.&#13;
&#13;
12. &amp;nbsp;Sdr. Rustiawan.&#13;
&#13;
13. &amp;nbsp;Sdr. Endang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana menyebutkan, pihaknya bakal melakukan investigasi secara menyeluruh untuk memastikan penyebab terjadinya ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh terkait dengan kejadian dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya berkaitan perkembangan penyidikan atau investigasi yang dilaksanakan,&amp;quot; ujarnya melalui konferensi persnya, Senin (12/5/2025).&#13;
&#13;
Kata dia, pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki penyebab terjadinya ledakan amunisi tersebut. Adapun lokasi ledakan tersebut merupakan milik BKSDA Kabupaten Garut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, lahan tersebut sejatinya sudah biasa digunakan untuk memusnahkan amunisi akhir. Lokasinya juga berada jauh dari pemukiman penduduk.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyebab dari kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh Tim TNI AD, termasuk dengan korban sipil,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, ledakan amunisi tidak layak pakai terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Senin (12/5/2025), pukul 09.30 WIB. Adapun ledakan ini menyebabkan banyaknya korban berjatuhan.&#13;
&#13;
Insiden tragis ini diduga setelah adanya ledakan pertama. Warga sekitar diduga mengambil material sisa ledakan pertama tersebut dan menimbulkan ledakan kedua.&#13;
&#13;
Berikut 13 daftar nama korban yang meninggal dunia:&#13;
&#13;
1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kolonel Cpl Antonius Hermawan&#13;
&#13;
2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mayor Cpl Anda Rohanda&#13;
&#13;
3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kopda Eri Priambodo&#13;
&#13;
4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pratu Apriyo Hermawan&#13;
&#13;
5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Agus Bin Kasmin.&#13;
&#13;
6. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Ipan Bin Obur.&#13;
&#13;
7. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. Anwar Bin Inon.&#13;
&#13;
8. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. lyus Ibing Bin Inon.&#13;
&#13;
9. &amp;nbsp; &amp;nbsp; Sdr. lyus Rizal Bin Saepuloh.&#13;
&#13;
10. &amp;nbsp;Sdr. Toto&#13;
&#13;
11. &amp;nbsp;Sdr. Dadang.&#13;
&#13;
12. &amp;nbsp;Sdr. Rustiawan.&#13;
&#13;
13. &amp;nbsp;Sdr. Endang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
