<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bendera Pemuda Pancasila hingga FBR Dicopot di Tanah Abang, Kapolres: Premanisme Tak Boleh Dibiarkan Tumbuh!</title><description>Penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/12/338/3138302/bendera-pemuda-pancasila-hingga-fbr-dicopot-di-tanah-abang-kapolres-premanisme-tak-boleh-dibiarkan-tumbuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/12/338/3138302/bendera-pemuda-pancasila-hingga-fbr-dicopot-di-tanah-abang-kapolres-premanisme-tak-boleh-dibiarkan-tumbuh"/><item><title>Bendera Pemuda Pancasila hingga FBR Dicopot di Tanah Abang, Kapolres: Premanisme Tak Boleh Dibiarkan Tumbuh!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/12/338/3138302/bendera-pemuda-pancasila-hingga-fbr-dicopot-di-tanah-abang-kapolres-premanisme-tak-boleh-dibiarkan-tumbuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/12/338/3138302/bendera-pemuda-pancasila-hingga-fbr-dicopot-di-tanah-abang-kapolres-premanisme-tak-boleh-dibiarkan-tumbuh</guid><pubDate>Senin 12 Mei 2025 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/12/338/3138302/viral-Q6Sh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendera Pemuda Pancasila hingga FBR Dicopot di Tanah Abang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/12/338/3138302/viral-Q6Sh_large.jpg</image><title>Bendera Pemuda Pancasila hingga FBR Dicopot di Tanah Abang</title></images><description>JAKARTA- Polisi menggelar&amp;nbsp;Operasi Berantas Jaya 2025 di kawasan Tanah Abang. Hasilnya, petugas menertibkan 5 bendera ormas yang dipasang di ruang publik tanpa izin.&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, tindakan tersebut bagian dari upaya memberantas kesan premanisme yang muncul akibat atribut-atribut ormas yang mendominasi ruang publik tanpa izin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Operasi Berantas Jaya itu mengacu pada Perda No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, pihak kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban secara persuasif, berkelanjutan, dan professional,&amp;rdquo; ujarnya dikutip, Senin (12/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan ruang publik di Jakarta Pusat bersih dari simbol-simbol yang bisa memunculkan rasa takut atau ketimpangan sosial. Premanisme tidak boleh dibiarkan tumbuh dari hal-hal sepele seperti ini,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki menambahkan, penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah konflik horizontal antarormas yang kerap dipicu oleh pemasangan atribut di sembarang tempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penertiban tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Martua Malau bersama 10 personel kepolisian dengan menyisir sejumlah titik di wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas mencopot 5 bendera milik ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP), dimana bendera-bendera tersebut diturunkan secara sukarela oleh pihak ormas tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami koordinasikan secara humanis dengan para tokoh ormas. Mereka kooperatif dan mencopot sendiri benderanya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Polisi menggelar&amp;nbsp;Operasi Berantas Jaya 2025 di kawasan Tanah Abang. Hasilnya, petugas menertibkan 5 bendera ormas yang dipasang di ruang publik tanpa izin.&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, tindakan tersebut bagian dari upaya memberantas kesan premanisme yang muncul akibat atribut-atribut ormas yang mendominasi ruang publik tanpa izin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Operasi Berantas Jaya itu mengacu pada Perda No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, pihak kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban secara persuasif, berkelanjutan, dan professional,&amp;rdquo; ujarnya dikutip, Senin (12/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan ruang publik di Jakarta Pusat bersih dari simbol-simbol yang bisa memunculkan rasa takut atau ketimpangan sosial. Premanisme tidak boleh dibiarkan tumbuh dari hal-hal sepele seperti ini,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki menambahkan, penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah konflik horizontal antarormas yang kerap dipicu oleh pemasangan atribut di sembarang tempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penertiban tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Martua Malau bersama 10 personel kepolisian dengan menyisir sejumlah titik di wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas mencopot 5 bendera milik ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP), dimana bendera-bendera tersebut diturunkan secara sukarela oleh pihak ormas tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami koordinasikan secara humanis dengan para tokoh ormas. Mereka kooperatif dan mencopot sendiri benderanya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
