<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal Jago Silat Betawi yang Lumpuhkan Tentara Belanda dengan Kotoran Kerbau</title><description>Bapak Pencak Silat Dunia ini pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138546/profil-eddie-marzuki-nalapraya-jenderal-jago-silat-betawi-yang-lumpuhkan-tentara-belanda-dengan-kotoran-kerbau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138546/profil-eddie-marzuki-nalapraya-jenderal-jago-silat-betawi-yang-lumpuhkan-tentara-belanda-dengan-kotoran-kerbau"/><item><title>Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal Jago Silat Betawi yang Lumpuhkan Tentara Belanda dengan Kotoran Kerbau</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138546/profil-eddie-marzuki-nalapraya-jenderal-jago-silat-betawi-yang-lumpuhkan-tentara-belanda-dengan-kotoran-kerbau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138546/profil-eddie-marzuki-nalapraya-jenderal-jago-silat-betawi-yang-lumpuhkan-tentara-belanda-dengan-kotoran-kerbau</guid><pubDate>Selasa 13 Mei 2025 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/13/337/3138546/viral-r0BE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil Eddie Marzuki Nalapraya,  Pendekar Silat Betawi yang Lumpuhkan Tentara Belanda dengan Kotoran Kerbau</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/13/337/3138546/viral-r0BE_large.jpg</image><title>Profil Eddie Marzuki Nalapraya,  Pendekar Silat Betawi yang Lumpuhkan Tentara Belanda dengan Kotoran Kerbau</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Wakil Gubernur Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya tutup usia pada Selasa (13/5/2025) di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan dalam usia 93 tahun. Eddie juga merupakan tokoh pencak silat asal Betawi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya tokoh sekaligus Bapak Pencak Silat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gubernur dan Wakil Gubernur turut berduka yang mendalam,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Cyril Raoul Hakim.&#13;
&#13;
Chico -- panggilan akrabnya-- menyebut Pramono-Doel akan melayat jenazah Eddie Nalapraya yang akan disemayamkan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa (13/5) pukul 13.00 WIB. &amp;nbsp;&amp;quot;Dipastikan akan melayat, tapi jam pastinya belum tahu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Profil Eddie Marzuki Nalapraya&#13;
&#13;
Eddie Marzuki merupakan legenda hidup pencak silat. Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta, 6 Juni 1931 tersebut memiliki berkontribusi besar kepada dunia pencak silat, olahraga beladiri asli dan kebanggaan Tanah Air.&#13;
&#13;
Bapak Pencak Silat Dunia ini pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Letjen TNI (Purn) Raden Soeprapto selama periode 1982-1987.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Karier Militer&#13;
&#13;
Eddie memulai karier militernya dengan bergabung ke dalam Detasemen Garuda Putih saat Agresi Militer Belanda I. Saat itu dia menjabat Bintara Detasemen Pertahanan MBAD pada tahun 1950.&#13;
&#13;
Eddie&amp;nbsp;juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) selama 21 tahun, dari 1981-2003.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mantan Asisten Teritorial Hankam ini&amp;nbsp;memiliki peran penting agar pencak silat diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda pada 12 Desember 2019.&#13;
&#13;
Hidup di era kemerdekaan membuat Eddie pernah terlibat dalam berbagai gerakan perjuangan melawan Belanda. Kisah perjuangan mantan&amp;nbsp;Kasdam V/Jaya ini&amp;nbsp;salah satunya ketika ia menanam bom batok yang ditutupi kotoran kerbau untuk melumpuhkan penjajah&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Wakil Gubernur Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya tutup usia pada Selasa (13/5/2025) di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan dalam usia 93 tahun. Eddie juga merupakan tokoh pencak silat asal Betawi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya tokoh sekaligus Bapak Pencak Silat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gubernur dan Wakil Gubernur turut berduka yang mendalam,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Cyril Raoul Hakim.&#13;
&#13;
Chico -- panggilan akrabnya-- menyebut Pramono-Doel akan melayat jenazah Eddie Nalapraya yang akan disemayamkan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa (13/5) pukul 13.00 WIB. &amp;nbsp;&amp;quot;Dipastikan akan melayat, tapi jam pastinya belum tahu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Profil Eddie Marzuki Nalapraya&#13;
&#13;
Eddie Marzuki merupakan legenda hidup pencak silat. Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta, 6 Juni 1931 tersebut memiliki berkontribusi besar kepada dunia pencak silat, olahraga beladiri asli dan kebanggaan Tanah Air.&#13;
&#13;
Bapak Pencak Silat Dunia ini pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Letjen TNI (Purn) Raden Soeprapto selama periode 1982-1987.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Karier Militer&#13;
&#13;
Eddie memulai karier militernya dengan bergabung ke dalam Detasemen Garuda Putih saat Agresi Militer Belanda I. Saat itu dia menjabat Bintara Detasemen Pertahanan MBAD pada tahun 1950.&#13;
&#13;
Eddie&amp;nbsp;juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) selama 21 tahun, dari 1981-2003.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mantan Asisten Teritorial Hankam ini&amp;nbsp;memiliki peran penting agar pencak silat diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda pada 12 Desember 2019.&#13;
&#13;
Hidup di era kemerdekaan membuat Eddie pernah terlibat dalam berbagai gerakan perjuangan melawan Belanda. Kisah perjuangan mantan&amp;nbsp;Kasdam V/Jaya ini&amp;nbsp;salah satunya ketika ia menanam bom batok yang ditutupi kotoran kerbau untuk melumpuhkan penjajah&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
