<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilu! Status Terakhir Kolonel Antonius Hermawan Sebelum Tewas Akibat Ledakan Amunisi di Garut</title><description>Johanes Sugiarto sangat terpukul dengan peristiwa yang merenggut anaknya tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138631/pilu-status-terakhir-kolonel-antonius-hermawan-sebelum-tewas-akibat-ledakan-amunisi-di-garut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138631/pilu-status-terakhir-kolonel-antonius-hermawan-sebelum-tewas-akibat-ledakan-amunisi-di-garut"/><item><title>Pilu! Status Terakhir Kolonel Antonius Hermawan Sebelum Tewas Akibat Ledakan Amunisi di Garut</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138631/pilu-status-terakhir-kolonel-antonius-hermawan-sebelum-tewas-akibat-ledakan-amunisi-di-garut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/13/337/3138631/pilu-status-terakhir-kolonel-antonius-hermawan-sebelum-tewas-akibat-ledakan-amunisi-di-garut</guid><pubDate>Selasa 13 Mei 2025 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dilla Nur Fadhilah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/13/337/3138631/tni-12tg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilu! Status Terakhir Kolonel Antonius Hermawan Sebelum Tewas Akibat Ledakan Amunisi di Garut</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/13/337/3138631/tni-12tg_large.jpg</image><title>Pilu! Status Terakhir Kolonel Antonius Hermawan Sebelum Tewas Akibat Ledakan Amunisi di Garut</title></images><description>JAKARTA - Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat (Puspalad), Kolonel (Cpl) Antonius Hermawan, menjadi salah satu korban tewas ledakan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat. Peristiwa tersebut &amp;nbsp;menewaskan 13 orang.&#13;
&#13;
Ayah Kolonel Antonius, Johanes Sugiarto sangat terpukul dengan peristiwa yang merenggut anaknya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami benar-benar sangat terpukul, kebetulan kita ini kan orang nggak mampu atau boleh dinamakan tidak seperti orang-orang yang normal dalam arti kehidupannya,&amp;rdquo; kata Sugiarto, Selasa (13/5/2025).&#13;
&#13;
Kolonel Antonius Hermawan, merupakan salah satu kebanggaan keluarganya. Anak keempat dari lima bersaudara ini menjadi seorang perwira yang menjabat Kepala Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Pusat Peralatan Angkatan Darat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita punya anak apalagi bisa masuk di perwira itu adalah kebanggaan. Dengan adanya ini jelas itu merupakan yang terpukul bagi kami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Sebelum insiden itu, Kolonel Antonius Hermawan&amp;nbsp;membagikan unggahan di media sosial yang kini dianggap sebagai kenangan terakhirnya.&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, ia menampilkan momen liburan bersama keluarga di Banda Neira, dengan kutipan dari Sutan Syahrir: &amp;quot;Jangan mati sebelum ke Banda Neira,&amp;rdquo;tulisnya.&#13;
&#13;
Unggahan ini kini menjadi kenangan mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Namun tak hanya itu, Kolonel Antonius Hermawan&amp;nbsp;juga sempat membagikan video kenangan saat bertugas di Maluku sebagai Kapaldam XVI/Pattimura.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekilas kenangan di Tanah Maluku @paldam_pattimura 2022-2025,&amp;rdquo; tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.&#13;
&#13;
Unggahan-unggahan ini kini menjadi kenangan terakhir yang sangat membekas bagi keluarga, kerabat, dan para sahabat mendiang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat (Puspalad), Kolonel (Cpl) Antonius Hermawan, menjadi salah satu korban tewas ledakan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat. Peristiwa tersebut &amp;nbsp;menewaskan 13 orang.&#13;
&#13;
Ayah Kolonel Antonius, Johanes Sugiarto sangat terpukul dengan peristiwa yang merenggut anaknya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami benar-benar sangat terpukul, kebetulan kita ini kan orang nggak mampu atau boleh dinamakan tidak seperti orang-orang yang normal dalam arti kehidupannya,&amp;rdquo; kata Sugiarto, Selasa (13/5/2025).&#13;
&#13;
Kolonel Antonius Hermawan, merupakan salah satu kebanggaan keluarganya. Anak keempat dari lima bersaudara ini menjadi seorang perwira yang menjabat Kepala Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Pusat Peralatan Angkatan Darat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita punya anak apalagi bisa masuk di perwira itu adalah kebanggaan. Dengan adanya ini jelas itu merupakan yang terpukul bagi kami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Sebelum insiden itu, Kolonel Antonius Hermawan&amp;nbsp;membagikan unggahan di media sosial yang kini dianggap sebagai kenangan terakhirnya.&#13;
&#13;
Dalam unggahan tersebut, ia menampilkan momen liburan bersama keluarga di Banda Neira, dengan kutipan dari Sutan Syahrir: &amp;quot;Jangan mati sebelum ke Banda Neira,&amp;rdquo;tulisnya.&#13;
&#13;
Unggahan ini kini menjadi kenangan mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Namun tak hanya itu, Kolonel Antonius Hermawan&amp;nbsp;juga sempat membagikan video kenangan saat bertugas di Maluku sebagai Kapaldam XVI/Pattimura.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekilas kenangan di Tanah Maluku @paldam_pattimura 2022-2025,&amp;rdquo; tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.&#13;
&#13;
Unggahan-unggahan ini kini menjadi kenangan terakhir yang sangat membekas bagi keluarga, kerabat, dan para sahabat mendiang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
