<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Pilih Manggarai Bershalawat Sebagai Solusi Atasi Tawuran</title><description>Pramono mengatakan pendekatan kultural dan keagamaan dinilai ampuh untuk mencegah tawuran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/338/3138587/pramono-pilih-manggarai-bershalawat-sebagai-solusi-atasi-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/13/338/3138587/pramono-pilih-manggarai-bershalawat-sebagai-solusi-atasi-tawuran"/><item><title>Pramono Pilih Manggarai Bershalawat Sebagai Solusi Atasi Tawuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/13/338/3138587/pramono-pilih-manggarai-bershalawat-sebagai-solusi-atasi-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/13/338/3138587/pramono-pilih-manggarai-bershalawat-sebagai-solusi-atasi-tawuran</guid><pubDate>Selasa 13 Mei 2025 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/13/338/3138587/pramono_anung-hZpF_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/13/338/3138587/pramono_anung-hZpF_large.JPG</image><title>Pramono Anung</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyiapkan solusi untuk mengatasi permasalah tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan dengan &amp;#39;Manggarai Bershalawat&amp;#39;. Ia menyebut masalah Pengangguran menjadi faktor dari peristiwa tawuran di Manggarai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya ingin menyelesaikan persoalan tawuran di Manggarai. Salah satunya itu secara substansi. Karena saya sudah mempelajari. Salah satu faktor adalah ketidakberuntungan banyak anak-anak di sana. Yang mohon maaf belum punya pekerjaan tetap. Kemudian ada sarana olahraga dan sarana-sarana lain yang tidak termanfaatkan secara baik,&amp;quot; ujar Pramono di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga saya akan menggagas apa yang dinamakan Manggarai Bershalawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana. Ada RW 4, RW 5, RW berapa begitu. Duduk bareng. Apa sih akar permasalahan yang sebenarnya? Karena gak bisa hanya menyalahkan saja. Karena menurut saya cara-cara seperti itu lain,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pramono mengatakan pendekatan kultural dan keagamaan dinilai ampuh untuk mencegah tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian ada pendekatan kultural, keagamaan, orang dihargai. Tapi juga mereka problemnya memang banyak yang belum mendapatkan pekerjaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, tawuran pertama terjadi di Manggarai pada Minggu (4/5). Kemudian terjadi kembali pada Selasa (6/5). Tawuran antar kelompok warga itu kerap kali membawa senjata tajam (Sajam), bambu, batu, kembang api atau petasan dan lainnya serta memblokade lalu lintas di wilayah tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyiapkan solusi untuk mengatasi permasalah tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan dengan &amp;#39;Manggarai Bershalawat&amp;#39;. Ia menyebut masalah Pengangguran menjadi faktor dari peristiwa tawuran di Manggarai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya ingin menyelesaikan persoalan tawuran di Manggarai. Salah satunya itu secara substansi. Karena saya sudah mempelajari. Salah satu faktor adalah ketidakberuntungan banyak anak-anak di sana. Yang mohon maaf belum punya pekerjaan tetap. Kemudian ada sarana olahraga dan sarana-sarana lain yang tidak termanfaatkan secara baik,&amp;quot; ujar Pramono di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga saya akan menggagas apa yang dinamakan Manggarai Bershalawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana. Ada RW 4, RW 5, RW berapa begitu. Duduk bareng. Apa sih akar permasalahan yang sebenarnya? Karena gak bisa hanya menyalahkan saja. Karena menurut saya cara-cara seperti itu lain,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pramono mengatakan pendekatan kultural dan keagamaan dinilai ampuh untuk mencegah tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian ada pendekatan kultural, keagamaan, orang dihargai. Tapi juga mereka problemnya memang banyak yang belum mendapatkan pekerjaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sekedar informasi, tawuran pertama terjadi di Manggarai pada Minggu (4/5). Kemudian terjadi kembali pada Selasa (6/5). Tawuran antar kelompok warga itu kerap kali membawa senjata tajam (Sajam), bambu, batu, kembang api atau petasan dan lainnya serta memblokade lalu lintas di wilayah tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
