<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpin Sidang Parlemen OKI, Puan: Islam Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru Dunia</title><description>Sidang ini merupakan pertemuan ke-26 Komite Umum PUIC, di mana DPR bertindak sebagai tuan rumah Konferensi ke-19 PUIC.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/14/337/3138934/pimpin-sidang-parlemen-oki-puan-islam-miliki-modal-jadi-kekuatan-baru-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/14/337/3138934/pimpin-sidang-parlemen-oki-puan-islam-miliki-modal-jadi-kekuatan-baru-dunia"/><item><title>Pimpin Sidang Parlemen OKI, Puan: Islam Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/14/337/3138934/pimpin-sidang-parlemen-oki-puan-islam-miliki-modal-jadi-kekuatan-baru-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/14/337/3138934/pimpin-sidang-parlemen-oki-puan-islam-miliki-modal-jadi-kekuatan-baru-dunia</guid><pubDate>Rabu 14 Mei 2025 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Vitriana D </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/14/337/3138934/puan-Jvo6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/14/337/3138934/puan-Jvo6_large.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, Islam memiliki modal sebagai kekuatan baru dunia. Saat ini, umat muslim di dunia yang mencapai 2 miliar orang telah mendominasi hampir 25 persen populasi global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Idealnya, kita dapat menjadi elemen kekuatan baru dari tatanan dunia. Pada satu titik, Islam memiliki modal untuk menjadi kekuatan baru dunia. Kita adalah kekuatan peradaban yang menekankan persatuan umat,&amp;rdquo; ungkap Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/5/2025).&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan saat memimpin sidang Komite Umum (General Committee) Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau konferensi persatuan parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI).&#13;
&#13;
Sesi sidang digelar di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 14 Mei 2025. Sidang ini merupakan pertemuan ke-26 Komite Umum PUIC, di mana DPR bertindak sebagai tuan rumah Konferensi ke-19 PUIC.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua DPP PDIP ini mengatakan, Islam adalah peradaban yang menghargai keberagaman dan pluralisme, sebagaimana tercermin di Piagam Madinah. &amp;quot;Bahkan, Islam pernah mencapai masa kejayaan dan keemasan yang melahirkan filsuf, ilmuwan, insinyur, yang berkontribusi terhadap perkembangan teknologi dan kebudayaan dunia,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Puan menyebut beragam tantangan baik domestik dan global saat ini membayangi negara muslim dan negara berpenduduk muslim mayoritas dalam menampilkan perannya sebagai kelompok yang diperhitungkan di dunia.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Di level domestik, kita masih perlu menjawab berbagai pertanyaan dari publik mengenai mampukah kita menyediakan pelayanan publik yang baik, transparan, dan akuntabel,&amp;rdquo; ujar Puan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di sisi lain, kita juga harus menavigasi beragam cengkeram kepentingan politik global dan memperkuat upaya menjaga soliditas antarnegara anggota OKI,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Puan mengaku merasa berbahagia melihat Delegasi Parlemen Negara-Negara OKI dapat hadir mendiskusikan topik utama konferensi kali ini yakni &amp;ldquo;PUIC Silver Jubilee &amp;ndash; Good Governance and Strong Institutions as Pillar of Resilience&amp;rdquo;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Topik ini menjadi pilihan sebagai upaya kita melihat dan membangun ke dalam, baik sebagai negara, parlemen, maupun organisasi PUIC, agar dapat berkontribusi lebih baik ke umat dan publik serta dunia,&amp;rdquo; sebut Puan.&#13;
&#13;
Konferensi ke-19 PUIC dihadiri oleh delegasi parlemen 37 negara anggota OKI. Total ada sekitar 500 anggota delegasi yang hadir, termasuk dari negara-negara observer.&#13;
&#13;
Konferensi ke-19 PUIC yang akan dibuka nanti malam, rencananya turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Puan siang ini juga dijadwalkan menerima estafet presidensi PUIC dari Ketua Parlemen Pantai Gading.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, Islam memiliki modal sebagai kekuatan baru dunia. Saat ini, umat muslim di dunia yang mencapai 2 miliar orang telah mendominasi hampir 25 persen populasi global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Idealnya, kita dapat menjadi elemen kekuatan baru dari tatanan dunia. Pada satu titik, Islam memiliki modal untuk menjadi kekuatan baru dunia. Kita adalah kekuatan peradaban yang menekankan persatuan umat,&amp;rdquo; ungkap Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/5/2025).&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan saat memimpin sidang Komite Umum (General Committee) Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau konferensi persatuan parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI).&#13;
&#13;
Sesi sidang digelar di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 14 Mei 2025. Sidang ini merupakan pertemuan ke-26 Komite Umum PUIC, di mana DPR bertindak sebagai tuan rumah Konferensi ke-19 PUIC.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua DPP PDIP ini mengatakan, Islam adalah peradaban yang menghargai keberagaman dan pluralisme, sebagaimana tercermin di Piagam Madinah. &amp;quot;Bahkan, Islam pernah mencapai masa kejayaan dan keemasan yang melahirkan filsuf, ilmuwan, insinyur, yang berkontribusi terhadap perkembangan teknologi dan kebudayaan dunia,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Puan menyebut beragam tantangan baik domestik dan global saat ini membayangi negara muslim dan negara berpenduduk muslim mayoritas dalam menampilkan perannya sebagai kelompok yang diperhitungkan di dunia.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Di level domestik, kita masih perlu menjawab berbagai pertanyaan dari publik mengenai mampukah kita menyediakan pelayanan publik yang baik, transparan, dan akuntabel,&amp;rdquo; ujar Puan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di sisi lain, kita juga harus menavigasi beragam cengkeram kepentingan politik global dan memperkuat upaya menjaga soliditas antarnegara anggota OKI,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Puan mengaku merasa berbahagia melihat Delegasi Parlemen Negara-Negara OKI dapat hadir mendiskusikan topik utama konferensi kali ini yakni &amp;ldquo;PUIC Silver Jubilee &amp;ndash; Good Governance and Strong Institutions as Pillar of Resilience&amp;rdquo;.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Topik ini menjadi pilihan sebagai upaya kita melihat dan membangun ke dalam, baik sebagai negara, parlemen, maupun organisasi PUIC, agar dapat berkontribusi lebih baik ke umat dan publik serta dunia,&amp;rdquo; sebut Puan.&#13;
&#13;
Konferensi ke-19 PUIC dihadiri oleh delegasi parlemen 37 negara anggota OKI. Total ada sekitar 500 anggota delegasi yang hadir, termasuk dari negara-negara observer.&#13;
&#13;
Konferensi ke-19 PUIC yang akan dibuka nanti malam, rencananya turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Puan siang ini juga dijadwalkan menerima estafet presidensi PUIC dari Ketua Parlemen Pantai Gading.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
